Status Penyakit Bercak Coklat pada Pembibitan Kelapa Sawit di Kabupaten Sanggau

Authors

  • Dede Solehudin
  • Imam Suswanto
  • Supriyanto Supriyanto

DOI:

https://doi.org/10.26418/plt.v2i1.1955

Keywords:

bercak coklat, Curvularia spp, pembibitan kelapa sawit

Abstract

Bercak coklat merupakan penyakit penting pembibitan kelapa sawit. Penelitian bertujuan mempelajari distribusi dan perkembangan penyakit. Pengamatan dilakukan pada lima Kecamatan di Kabupaten Sanggau.Variabel pengamatan terdiri dari intensitas penyakit, jenis-jenis fungi, faktor cuaca dan konidia di udara. Intensitas penyakit bercak coklat pada lima kecamatan yang diamati berkisar antara 4%-38%. Terdapat dua gejala bercak yang khas yaitu bercak  Curvularia  dan bercak antraknosa. Bercak  Curvularia  disebabkan oleh  Curvularia  sp. Bercak antraknosa disebabkan oleh  Glomerella  sp. Pada saat penelitian, perkembangan penyakit melambat pada bibit yang berumur 4 bulan. Curah hujan, kelembaban, suhu harian, dan konidia di udara mempunyai hubungan yang kurang erat terhadap perkembangan penyakit.

Downloads

Published

2013-04-30

Issue

Section

Articles