Respons Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) Akibat Pemberian Arang Tempurung Kelapa dan Pupuk Nitrogen pada Tanah Podsolik Merah Kuning
DOI:
https://doi.org/10.26418/plt.v15i2.91365Keywords:
, arang tempurung kelapa, nitrogen, sawi pagoda, tanah podsolik merah kuningAbstract
Agriculture in Indonesia has various types of crop commodities that can be cultivated and developed for food, clothing, and medicinal needs. One such crop is pagoda mustard (Brassica narinosa L.). This study aims to determine the effect of the interaction and optimal dosages of coconut shell charcoal and nitrogen fertilizer on the growth and yield of pagoda mustard in yellow-red podzolic soil. The research was conducted in the Greenhouse of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak, from July, 2024, to September, 2024. This study employed a factorial completely randomized design (CRD) with two factors. The first factor being coconut shell charcoal (K) with two levels, and the second factor being nitrogen fertilizer (N) with three levels, each replicated four times. The first treatment factor consisted of coconut shell charcoal at two levels: 40 g/polybag and 80 g/polybag. The second treatment factor involved nitrogen application at three levels: 2.25 g/plant, 2.8 g/plant, and 3.3 g/plant. In total, there were six treatment combinations, each replicated four times, resulting in 24 experimental units. Each experimental unit contained five sample plants, leading to a total of 120 plants. The observed variables included leaf count, root volume, dry weight of the plants, and fresh weight of the plants. The results indicated an interaction between the application of coconut shell charcoal and nitrogen fertilizer on the dry weight and root volume variables. The use of 80 g/plant coconut shell charcoal combined with 3.30 g/plant nitrogen fertilizer produced the best growth and yield for pagoda mustard in yellow-red podsolic soil.References
Akmal, S., dan B. H. Simanjuntak. (2019). Pengaruh Pemberian Biochar terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pakchoy (Brassica rapa subsp. Chinensis). Jurnal Ilmu Pertanian, 7(2): 168-174.
Ali, M., Kogoya, W., & Pratiwi, Y. I. (2018) Teknik budidaya tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Surabaya. Universitas Merdeka Surabaya.
Amilah, S. (2012). Penggunaan Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Pekembangan Tanaman Brokoli (Brassicaoleracea varitalica) dan Baby Kailan (Brassica oleracea var. Alboglabra bailey) Jurnal wahana. 59(2): 11-12.
Aminah, R. I. S., Marlina, N., & Idrus, M. D. R. S. (2021). Uji Pupuk Organik dan Nitrogen pada Sawi Pakcoy (Brassica rapa L.) di Lahan Kering. Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian, 16(1): 27-32.
Asmad, M. (2020). Pengaruh Pemberian Arang Tempurung Kelapa Dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Indonesia. Skripsi. Tarakan: Universitas Borneo Tarakan, Fakultas Pertanian.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2022). Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2023). Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik.
Cahyono, B. (2003). Tehnik dan Strategi Budidaya Sawi Hijau (Pat-Tshai). Yogyakarta; Yayasan Pustaka Nusatama.
Gani, A. (2009). Potensi Arang Hayati “Biochar” sebagai Komponen Teknologi Perbaikan Produktivitas Lahan Pertanian. Iptek Tanaman Pangan, 4(1): 33-48.
Hadid, A., Wahyudi, I., & Sarif, P. (2015). Pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) akibat pemberian berbagai dosis pupuk urea. Jurnal Agrotekbis 3 (5): 585-591.
Indrihastuti, D. (2013). Kandungan Kalsium pada Biomassa Tanaman Acacia mangium Willd dan pada Tanah Podsolik Merah Kuning di Hutan Tanaman Industri. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan.
Isnaeni, S., Rosmala A., dan Syifa T. (2020). Pengaruh Jenis Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassicaee narinosa L.). J. Agroscript. 2 (1): 21-33.
Jayanti, R. D., dan Susanti, I. (2019) Perbedaan Pertumbuhan Dan Produktivitas Tanaman Sawi Pagoda Menggunakan Pupupk Organik Cair Dari Enceng Gondok Dan Limbah Sayur. Jurnal Biosilampari, 1(2): 73-77.
Lakitan, B. (2008). Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta, PT Raja Grafindo Persada.
Lingga, P. dan Marsono. (2007). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta. Edisi Revisi Penebar Swadaya.
Rahmawati, R., Sevindrajuta, S., Yuliesi, P., Yunita, S., Yustitia, A., Desriana, D. & Suryani, S. (2022). Pupuk Organik Cair Lamtoro Dan Arang Tempurung Kelapa Meningkatkan Kualitas Kimia Tanah. Jurnal Katalisator, 7(2): 366-378.
Rolanda, I. A., Arifin, A. Z., & Sulistyawati, S. (2021). Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pahit (Brassica juncea L.). Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 5(2): 1-6.
Suhastyo, A. A., dan Raditya, T. F. (2019). Respon Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) Terhadap Pemberian Mol Daun Kelor. Jurnal Agroteknologi Research 3(1): 56-60.
Sundram, V., & Tahir, S. (2014). The potential of coconut shell biochar for improving soil properties and carbon sequestration. International Jurnal of Agriculture and Biology.
Wahyudi. (2010). Petunjuk Praktis Bertanam Sayuran. Jakarta. Agromedia Pustaka.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2022). Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2023). Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik.
Cahyono, B. (2003). Tehnik dan Strategi Budidaya Sawi Hijau (Pat-Tshai). Yogyakarta; Yayasan Pustaka Nusatama.
Gani, A. (2009). Potensi Arang Hayati “Biochar†sebagai Komponen Teknologi Perbaikan Produktivitas Lahan Pertanian. Iptek Tanaman Pangan, 4(1): 33-48.
Hadid, A., Wahyudi, I., & Sarif, P. (2015). Pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) akibat pemberian berbagai dosis pupuk urea. Jurnal Agrotekbis 3 (5): 585-591.
Indrihastuti, D. (2013). Kandungan Kalsium pada Biomassa Tanaman Acacia mangium Willd dan pada Tanah Podsolik Merah Kuning di Hutan Tanaman Industri. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan.
Isnaeni, S., Rosmala A., dan Syifa T. (2020). Pengaruh Jenis Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassicaee narinosa L.). J. Agroscript. 2 (1): 21-33.
Jayanti, R. D., dan Susanti, I. (2019) Perbedaan Pertumbuhan Dan Produktivitas Tanaman Sawi Pagoda Menggunakan Pupupk Organik Cair Dari Enceng Gondok Dan Limbah Sayur. Jurnal Biosilampari, 1(2): 73-77.
Lakitan, B. (2008). Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta, PT Raja Grafindo Persada.
Lingga, P. dan Marsono. (2007). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta. Edisi Revisi Penebar Swadaya.
Rahmawati, R., Sevindrajuta, S., Yuliesi, P., Yunita, S., Yustitia, A., Desriana, D., ... & Suryani, S. (2022). Pupuk Organik Cair Lamtoro Dan Arang Tempurung Kelapa Meningkatkan Kualitas Kimia Tanah. Jurnal Katalisator, 7(2): 366-378.
Rolanda, I. A., Arifin, A. Z., & Sulistyawati, S. (2021). Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pahit (Brassica juncea L.). Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 5(2): 1-6.
Suhastyo, A. A., dan Raditya, T. F. (2019). Respon Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) Terhadap Pemberian Mol Daun Kelor. Jurnal Agroteknologi Research 3(1): 56-60.
Sundram, V., & Tahir, S. (2014). The potential of coconut shell biochar for improving soil properties and carbon sequestration. International Jurnal of Agriculture and Biology.
Wahyudi. (2010). Petunjuk Praktis Bertanam Sayuran. Jakarta. Agromedia Pustaka.