Respon Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L.) Akibat Pemberian Biochar Sekam Padi dan Pupuk NPK pada Tanah Gambut

Authors

  • Wida Barokah Tanjungpura University
  • Rini Susana Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura
  • Muhammad Pramulya Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/plt.v16i1.98936

Abstract

Shallot (Allium cepa L.) is a high-value horticultural commodity, but its production in West Kalimantan remains low. The use of extensive peatlands could increase production. However, cultivation on peat soil is constrained by low fertility and high acidity. This study aimed to determine the effects and identify the optimal interaction dose between rice husk biochar and NPK fertilizer on shallot growth and yield on peat soil. The experiment was conducted at the Experimental land of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, from November 2024 to February 2025 using a factorial Completely Randomized Design (CRD) with two factors. The first factor was rice husk biochar applied at three levels: 10, 20, and 30 tons/ha. The second factor was NPK fertilizer at three levels: 200 kg/ha, 300 kg/ha, and 400 kg/ha. Nine treatment combinations were tested with three replications and four plant samples per replication, resulting in a total of 108 observed plants. The results showed no significant interaction between biochar and NPK across all observed variables. Application of rice husk biochar at 30 tons/ha significantly affected plant height, number of bulbs per clump, fresh and air-dry bulb weight, and plant dry weight, but had no significant effect on the number of leaves. NPK fertilizer at 200 kg/ha significantly affected only the number of leaves.

References

Amira .L, Supriyanto, Ramadhan TH. 2024. Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Trichoderma sp. Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Panjang di Tanah Gambut. Perkebunan dan Lahan Tropika, 14 (2): 74-79.

Deden. 2014. Pengaruh Dosis Pupuk N itrogen Terhadap Serapan Unsur Hara N, Pertumbuhan dan Hasil pada Beberapa Varietas Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Jurnal Agrijati, 27(1): 40-54

Fajjriyah, N. 2017. Kiat Sukses Budidaya Bawang Merah. Yogyakarta: Biogenesis

Hamdani, K.K., Susanto, H., Nurawan, A., Rodhian, S., Rahayu, S.P. 2023. Aplikasi Pupuk NPK Pada Tanaman Bawang Merah di Kabupaten Cirebon. Jurnal Vegetalika, 12(2): 160-173

Herman, W., dan Resigia, E. 2018. Pemanfaatan Biochar Sekam Padi dan Kompos Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza sativa) pada Tanah Ordo Ultisol. Jurnal Ilmiah Pertanian, 15(1): 42-50

Irma, Pasigai, M.A., dan Mas’ud, H. 2018. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Berbagai Dosis Pupuk NPK. Jurnal Agrotekbis, 6(1): 18-26

Iswidayanti, O., dan Sulhaswardi. 2022. Aplikasi Biochar Sekam Padi dan Pupuk KCL Terhadap Pertumbuhan serta Produksi Bawang Merah (Allium ascolanicum L.) di Tanah Gambut. Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur, 2(2): 107-119

Jali, S., Alby, S., dan Andrianto, A.E. 2022. Pengaruh Pemberian Beberapa Dosis Biochar Sekam Padi dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas, 4(2): 268-275

Janu, Y. F., & Mutiara, C. 2021. Pengaruh Biochar Sekam Padi Terhadap Sifat Fisik Tanah dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays) Di Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa. Jurnal AGRICA, 14(1), 67–82.

KEMENTAN. 2024. Buku Angka Tetap Hortikultura. 2023. Jakarta : Kementerian Pertanian

Nur, M., dan Sutriana, S. 2018. Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascolanicum L) pada Media Gambut dengan Pupuk Kompos Serasah Jagung dan Frekuensi NPK 16:16:16. Dalam: Tantangan dan Solusi Pengembangan PAJALE dan Kelapa Sawit Generasi Kedua (Replanting) di Lahan Suboptimal. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal. 18-19 Oktober 2018. Palembang

Nurida, N. L., Rachman, A., dan Sutono, S. 2015. Biochar, Pembenah Tanah Yang Potensial. Jakarta : Indonesian Agency For Agricultural Research and Development (IAARD) Press

Prasetyo, A., dan Ernita. 2022. Respon Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap PUPUK NPK Organik dan POC Urin Sapi. Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur, 2(2): 1-13

Puteri AAN., Supriyanto & Aprizkiyandari S. 2025. Pengaruh Pemberian Abu Cangkang Kerang Laut dan Pupuk SP-36 Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat Pada Tanah Gambut. Perkebunan dan Lahan Tropika 15 (1): 1-8.

Sholikin, A.R., dan Haryono, D. 2019. Studi Peubahan Curah Hujan terhadap Produktivitas Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Beberapa Sentra Produksi. Jurnal Produksi Tanaman, 7(9): 1587-1594

Siregar, A., Walida, H., Sitanggang, K.D., Harahap, F.S., dan Triyanto, Y. 2021. Karakteristik Sifat Kimia Tanah Lahan Gambut di Perkebunan Kencur Desa Sei Baru Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu. Agrotehnologi Research Journal, 5(1): 56-62

Sumadi, B dan Cahyono, B. 2005. Seri Budidaya Bawang Merah Intensifikasi Usahatani. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Sumini dan Wartono. 2025. Aplikasi Kascing dan Pupuk NPK dalam meningkatkan Produksi Tanaman Bawang Merah Pada Tanah Ultisol. Jurnal Agriculture, 20(1): 54-63

Tridarmawan, D,. Aryanto, D,. dan Krisbiyantoro, J. 2022. Peran Unsur Hara Makro Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L.). Jurnal AGRIFOR, 21(1): 27-32

Ula, S., Sunaryo dan Barunawati, N. 2018. Respon Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa var. ascalonicum L.) Varietas Bima Brebes Terhadap Dosis Fosfor dan Waktu Aplikasi PGPR. Jurnal Produksi Tanaman, 6(10): 2763-2742

Wahyunto, S. Ritung, Suprapto, dan Subagyo. 2005. Sebaran Gambut dan Kandungan Karbon di Sumatera dan Kalimantan. Proyek Climate Change, Foresta and Peatlands in Indonesia. Wetlands International. Indonesia Programmed an Wildlife Habitat Canada. Bogor

Wibowo, S., 2009. Budidaya Bawang. Jakarta: Penebar Swadaya

Downloads

Published

2026-04-05

Issue

Section

Articles