PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK ASET BERSEJARAH (STUDI KASUS PADA MUSEUM KALIMANTAN BARAT)

Authors

  • Vivian Margaretta Universitas Tanjungpura
  • Sri Rahayu Universitas Tanjungpura
  • Ayu Puspitasari Universitas Tanjungpura
  • Sari Rusmita Universitas Tanjungpura

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana seharusnya aset museum sejarah di Kalimantan Barat diperlakukan secara finansial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dan metodologi pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada fenomena perlakuan akuntansi aset bersejarah, dimulai dari pengakuan, penilaian, penyajian, dan pengungkapan aset bersejarah dalam laporan keuangan. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan peneliti, dapat dikatakan bahwa aset bersejarah Museum Kalimantan barat dalam hal ini telah diperlakukan sesuai dengan standar akuntansi aset bersejarah yang berlaku. Museum Kalimantan Barat merupakan sumber daya yang diakui pemerintah. Hal ini telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang "Standar Akuntansi Pemerintahan" dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 17 Tahun 2007 tentang "Pedoman Teknis Pengelolaan Aset Daerah." Mengingat masa manfaat Museum Kalimantan Barat tidak terbatas dan nilainya tidak terukur, tentunya mengevaluasi nilai museum masih terasa menantang. Karena sulitnya menilai nilai museum dan tidak akan diperdagangkan, maka penyajian dan pengungkapan Museum Kalimantan Barat dalam Catatan atas Laporan Keuangan saat ini tidak berguna dan hanya mencerminkan besaran satuan saja karena tidak disebutkan dalam neraca. Tentunya perlu dilakukan penilaian terhadap museum jika dimasukkan ke dalam neraca.

References

Agustini, A. T., & Putra, H. S. (2011). Aset Bersejarah Dalam Pelaporan Keuangan Entitas Pemerintah. JEAM, 10(1), 1-29.

Anggraini, F. G., & Chariri, A. (2014). Perlakuan Akuntansi Untuk Aset Bersejarah (Studi Fenomenologi pada Pengelolaan Candi Borobudur). Diponegoro Journal of Accounting, 2(2), 1-13.

Aversano, N., & Ferrone, C. (2012). The Accounting Problem of Heritage Assets. Advanced Research in Scientific Areas.

Darmawan, C. B., Yadnyana, I. K., & Sudana, I. P. (2017). Menguak Perlakuan Akuntansi Aset Bersejarah (Studi Interpretif Pada Museum Semarajaya Klungkung). E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 6(5), 1785-1816.

Isna, N. (2021, Desember). Heritage Asset: Perlakuan Akuntansi Atas Benteng Jum Pandang. Tangible: Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 6(2), 1-16.

Mariati. (2017). Analisis Kinerja Pengembangan dan Perlakuan Akuntansi Untuk Aset Bersejarah (Studi Fenomenologi Pada Pengelola Museum Anjuk Ladang). Simki-Economic, 1(9), 1-14.

Museum Kalimantan Barat. (2020). Koleksi. Retrieved Oktober 9, 2022, from Museum Kalimantan Barat: https://museum.Kalimantan Baratprov.go.id/koleksi.

Museum Kalimantan Barat. (2020). Tentang Museum. Retrieved Oktober 9, 2022, from Museum Kalimantan Barat: https://museum.Kalimantan Baratprov.go.id/tentang/museum

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2005. Standar Akuntansi Pemerintahan Pernyataan Nomor 7 Aset Bersejarah Paragraf 64-71.

Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 7. (2010).

Safitri, M. R., & Indriani, M. (2017). Praktik Akuntansi Untuk Aset Bersejarah Studi Fenomenologi Pada Museum Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiwa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA), 2(2), 1-9.

Sholikah, M., & Achadiyah, B. N. (2017). Perlakuan Akuntansi Untuk Aset Bersejarah "Candi Rimbi" Jombang. Jurnal Nominal, 6(2), 29-47.

Sunanto. (2017, Januari-Juni). Perlakuan Akuntansi Untuk Aset Bersejarah Di Kabupaten Musi Banyuasin. Jurnal ACSY Politeknik Sekayu, 6(1), 22-30.

Sunyoto, D. (2013). Metodologi Penelitian Akuntansi. Bandung: Refia Aditama.

Utami, L. R. (2019, Januari). Perlakuan Akuntansi Untuk Aset Bersejarah Studi Kasus Pada Candi Sambisari. Jurnal MONEX, 8(1), 94-114.

Wulandari, D., & Utama, A. G. (2016). Perlakuan Akuntansi Untuk Aset Bersejarah: Pengakuan, Penilaian, dan Pengungkapannya Dalam Laporan Keuangan Studi Kasus Pada Museum Anjuk Ladang Kabupaten Nganjuk. Dinamika Global: Rebranding Keunggulan Kompetitif Berbasis Kearifan Lokal (pp. 801-812). Jember: Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember.

Downloads

Published

2026-03-31