LUAS DAUN SPESIFIK DAN INDEKS LUAS DAUN TANAMAN SAGU DI DESA SUNGAI AMBANGAH KALIMANTAN BARAT

Authors

  • Evi Gusmayanti, Sholahuddin FMIPA UNTAN

Abstract

Indeks luas daun merupakan salah satu parameter penting dalam pengelolaan tanaman.   Dalam pemodelan simulasi tanaman, indeks luas daun berfungsi untuk menghitung banyaknya radiasi matahari yang diserap daun untuk fotosintesis, yang selanjutnya menentukan produksi biomassa tanaman. Dalam kegiatan ini kami menghitung indeks luas daun tanaman sagu milik petani yang terletak di Desa Sungai Ambangah, Kab Kubu Raya, Prov Kalimantan Barat. Sebanyak 15 tanaman sagu dari fase perkembangan yang berbeda digunakan sebagai tanaman sampel, dan pada setiap tanaman dipilih daun dari pelepah bagian atas, tengah, dan bawah sebagai sampel. Perbandingan luas sampel daun dan berat keringnya dinamakan Luas Daun Spesifik (LDS). Selanjutnya LDS digunakan untuk memperoleh nilai luas daun (LD), dan indeks luas daun (ILD). Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata nilai LDS   berkisar 21 "“ 36 cm2/g, LD berkisar 47 "“ 502 cm2 dan ILD bernilai 1.2 "“ 4.4 yang besarnya dipengaruhi oleh fase perkembangan. Nilai LDS cenderung makin kecil dengan meningkatnya fase perkembangan tanaman, sedangkan nilai LD dan ILD menunjukkan pola peningkatan dari fase roset sampai mencapai maksimum pada akhir fase pembentukan batang, dan selanjutnya mengalami  penurunan, terutama pada fase pematangan buah.

Kata kunci: Indeks Luas Daun, Luas Daun Spesifik, Sagu

Author Biography

Evi Gusmayanti, Sholahuddin, FMIPA UNTAN

Teknologi Informasi dan Multi Disiplin

Downloads

Published

2016-02-23