ESTERIFIKASI BAKTERIAL SELULOSA DENGAN ASAM SITRAT MENGGUNAKAN LIPASE DARI Mucor miehei

Authors

  • Anna Roosdiana, Aulanniam, Diah Mardiana Jurusan Kimia FMIPA Universitas Brawijaya

Abstract

Bakterial selulose merupakan selulosa yang dihasilkan dari fermentasi gula dalam suasana asam oleh Acetobacter xylinum. Gugus fungsi dari bacterial elulosa dapat dimodifikasi   dengan berbagai cara yaitu esterifikasi,eterifikasi dan alkilasi. Esterifikasi dapat dilakukan secara enzimatis. Tujuan penelitian ini adalah menentukan waktu reaksi optimum dan rasio reaktan optimum esterifikasi bakterial selulosa secara enzimatis.Bakterial selulosa dipreparasi dengan fermentasi air kelapa pada pH 4 dan kadar sukrosa 12% oleh Acetobacter xylinum selama 7 hari. Selulosa yang dihasilkan dicuci sampai bebas asam asetat , digerus dalam keadaan basah, dikeringkan pada suhu 50 °C. selanjutnya selulosa kering digerus sehingga dihasilkan serbuk selulosa. Esterifikasi dilakukan pada berbagai variasi waktu reaksi ( 6-30jam)   dan rasio berat selulosa: asam sitrat (1:1-1:5) , 10mL t-butanol   dan 0,1 g lipase amobil pada suhu 50 °C. Sisa asam yang tidak bereaksi ditentukan dengan titrasi alkalimetri. Ester selulosa yang dihasilkan diidentifikasi dengan Spektrofotometer FTIR   dan dikarakterisasi   untuk Indeks Swelling( IS) dan   Derajat Substitusi (DS) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu reaksi optimum esterifikasi diperoleh 24 jam dan ratio selulosa asam sitrat (1:4)   menghasilkan sel;ulosa sitrat dengan DS 0,34 dan IS 33,90% . Spektra FTIR   selulosa sitrat menunjukkan puncak pada bilangan gelombang pada 1743, 1141 -1176 Cm-1

 

Katakunci:   asam sitrat , lipase amobil , Mucor miehei, selulosa

Downloads

Published

2016-02-29

Issue

Section

Articles