Pembuatan Pupuk Organik POC Limbah Rumah Tangga dengan Teknologi Ember Tumpuk di KWT Mentari, Kota Pontianak

Authors

  • Nur Arifin Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Sinta ID: 6721546], Indonesia
  • Sarbino Sarbino Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Sinta ID: 6721546], Indonesia
  • Henny Sulistyowati Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Sinta ID: 6721546], Indonesia
  • Supriyanto Supriyanto Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Sinta ID: 6721546], Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/skjpm.v1i1.90331

Keywords:

ember tumpuk, pertanian kota, pupuk organik cair

Abstract

Pembuatan Pupuk Organik POC Limbah Rumah Tangga   dengan Teknologi Ember Tumpuk di KWT Mentari, Kota Pontianak. Pertanian juga merupakan kegiatan penduduk kota.   Banyak masyarakat perkotaan yang menjadi sadar untuk menanam tanaman obat, tanaman hias, dan tanaman sayuran di pekarangan yang umumnya sempit. Target budidaya yang dilakukan juga bukan untuk tujuan komersial, hanya untuk memenuhi konsumsi keluarga saja. Beberapa orang dalam satu kawasan yang mempunyai hobi bertanam membentuk Kelompok Wanita Tani. Walaupun demikian, banyak diantara mereka yang menjumpai masalah kesuburan tanaman. Harga pupuk sintesis relatif mahal dan sering beredar pupuk palsu sehingga dapat merugikan petani. Upaya untuk mendapatkan pupuk secara gratis bagi petani perlu dilakukan. Penyuluhan pembuatan pupuk organik cair (POC) dengan ember tumpuk ini dilakukan untuk memberikan penyadaran, pengetahuan, dan keterampilan petani membuat pupuk organik sendiri dari sampah limbah rumah tangga, sekaligus mengurangi volume sampah yang harus dibuang sehingga membantu mengatasi permasalahan sampah di perkotaan. Penyuluhan yang telah dilakukan meliputi penyadaran mengenai permasalahan sampah perkotaan, informasi dasar tentang pupuk dan pemupukan, pembuatan alat berupa ember tumpuk, pembuatan, penyimpanan, dan penggunaan POC pada tanaman. Peserta penyuluhan aktif menyimak dan merespons dengan mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pengalaman. Hasil evaluasi kegiatan PKM menunjukkan bahwa mitra sudah meningkat pemahaman nya tentang pemupukan dan dapat mempraktikkan pembuatan POC dari limbah rumah tangga serta menggunakannya untuk memupuk tanaman di pekarangannya.

References

Ashlihah, Saputri,M.M., Fauzan, A. 2020. Pelatihan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Organik menjadi Pupuk Kompos. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian. 1(1). 30- 33

Martínez-Alcántara, Belén & Martínez-Cuenca, Mary-Rus & Bermejo, Almudena & Legaz, Francisco & Quiñones Oliver, Ana. (2016). Liquid Organic Fertilizers for Sustainable Agriculture: Nutrient Uptake of Organic versus Mineral Fertilizers in Citrus Trees. PLOS ONE. 11. e0161619. 10.1371/journal.pone.0161619.

Polprasert, C. 2007. Organic Waste Recycling, Technology and Management. IWA Publishing, London.

Downloads

Published

2025-01-30

Issue

Section

Articles