Pemanfaatan POC Limbah Rumah Tangga Untuk Budidaya Sayuran Di KWT Mentari Kota Pontianak

Authors

  • Henny Sulistyowati Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Sinta ID: 6662981]
  • Supriyanto Supriyanto
  • Agus Ruliyansyah
  • Muhammad Pramulya

DOI:

https://doi.org/10.26418/skjpm.v1i1.90343

Keywords:

limbah rumah tangga, pupuk organik cair, sayuran

Abstract

KWT Mentari merupakan salah satu kelompok tani di Kota Pontianak yang aktif melakukan kegiatan pertanian, salah satunya menanam sayuran untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Penggunaan pupuk anorganik dalam bercocok tanam sayuran masih dilakukan, hal ini dapat memberikan dampak buruk jika dilakukan terus menerus. Pupuk organik cair (POC) limbah rumah tangga merupakan alternatif yang baik untuk budidaya sayuran terutama yang berumur pendek seperti sawi-sawian, bayam, kangkung, kubis. POC lebih cepat diserap oleh tanaman karena sudah berbentuk larutan, lebih mudah diaplikasikan, dapat diberikan berulang-ulang tidak hanya pada tanah tapi dapat juga diberikan ke seluruh bagian tanaman, dan dapat dicampur dengan pestisida jika diperlukan sehingga menghemat waktu dan tenaga. Teknologi POC limbah rumah tangga, mulai dari pembuatan dan pemanfaatannya untuk budidaya sayur-sayuran belum dipahami oleh KWT Mentari. Berdasarkan hal tersebut, dalam upaya mengurangi limbah rumah tangga, dan memberdayakan wanita tani agar dapat meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan mereka dalam berbagai aspek pertanian, tim PKM melaksanakan penyuluhan, praktik dan pendampingan tentang pemanfaatan POC limbah rumah tangga sebagai pengganti pupuk anorganik untuk budidaya sayur-sayuran. Hasil evaluasi dari kegiatan PKM ini menyimpulkan: 1) Pengetahuan mitra tentang dampak buruk penggunaan pupuk anorganik dan dampak positip penggunaan pupuk organik untuk budidaya sayuran meningkat setelah kegiatan PKM; 2) Bertambahnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengelolaan limbah rumah tangga menjadi POC; 3) Mitra dapat mengimplementasikan penggunaan POC limbah rumah tangga untuk budidaya sayuran.

References

Majid, A., Hery P., dan Nurcholis. 2014. Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga untuk Tanaman Sayuran. Jakarta: Kanisius.

Rachmawati, dan Nurul H. 2017. Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Pertanian Organik. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rahmi, R. S., dan Wahyuni, S. 2018. Pemanfaatan Limbah Organik sebagai Pupuk Cair untuk Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 23(2), 129-136.

Rini, I.N.K., Putra, D.P.E., & Lestari, W. 2019. Pupuk Organik Cair Limbah Rumah Tangga sebagai Pengganti Pupuk Kimia untuk Pertumbuhan Kangkung (Ipomoea aquatica Forssk.). Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 8(2), 139-146.

Saragih, F. D., dan Al Azhar, F. 2019. Pemanfaatan Pupuk Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). Jurnal Pertanian Tropik, 4(2), 193-199.

Suryana, E. A., dan Rokhmat, A. 2020. Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Agroteknologi Tropika, 4(1), 1-6.

Widiyati, E., dan Hadiyanto, H. 2021. Peningkatan Kualitas Tanah dengan Pemanfaatan Limbah Organik untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Sayur. Jurnal Agroindustri dan Bioproses Teknologi, 9(1), 22-29.

Downloads

Published

2025-01-30

Issue

Section

Articles