JENDRAL HOEGENG IMAM SANTOSO: KAPOLRI JUJUR, DISIPLIN DAN SEDERHANA SEBAGAI TELADAN GENERASI MUDA

Authors

  • Nur Hidayati Universitas Jambi
  • Anny Wahyuni Universitas Jambi
  • Budi Purnomo Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.26418/swadesi.v2i1.45819

Keywords:

Hoegeng Iman Santoso, Kejujuran, Disiplin, Kesederhanaan

Abstract

General Hoegeng Iman Santoso was the Chief of the Indonesian National Police (Kapolri) in 1968 - 1971. He is a son of the nation who was born in Pekalongan on October 14, 1921. This research uses the historical research method according to Daliman which consists of four steps, namely: 1) Heurustik ( data collection), 2) Source Criticism (testing), 3) Interpretation (Analysis), 4) Historiography (Writing History). The results of this study are 1) Biography of Hoegeng Iman Santoso 2) Career Tracks of Hoegeng Iman Santoso 3) Hoegeng's characters that can be imitated by the younger generation: a) honesty, namely behavior in an effort that makes him dependable in words, actions and activities, honesty Hoegeng should be used as a role model for the younger generation b) time discipline determines human fluency in achieving something he wants c) simplicity is an act that is in sync with actual conditions.

Author Biographies

Nur Hidayati, Universitas Jambi

Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Anny Wahyuni, Universitas Jambi

Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Budi Purnomo, Universitas Jambi

Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

References

Ardiansyah, Hanif. 2013. Faktor – faktor yang Mempengaruhi Disiplin Belajar Siswa Kelas XII Jurusan Admistrasi Perkantoran Di SMK NU 01 Kendal Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi Pendidikan Ekonomi. Universitas Negeri Semarang

CNN. 2019. Pola Pikir di Balik Budaya Ngaret yang Mengakar. Diakses pada 14 Februari 2012

Daliman. 2015. Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ombak

Hasyim. Muhammad. 2015. Konsep Pendidikan Karakter Perspektif Umar Baradja dan Relevansinya dengan Pendidikan Nasional. CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman Volume 1, Nomor 2. From DOI: https://doi.org/10.37348/cendekia.v1i2.11

Kemdikbud. 2018. Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter Tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Kemendikbud. 2016. Buku Seri Pendidikan Orang Tua: Menanamkan Hidup sederhana. Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Muhasim. 2017. Budaya Kejujuran Dalam Menghadapi Perubahan Zaman (Studi Fenomenologi Masyarakat Islam Modern) Jurnal: Studi Keislamaan dan Ilmu Pendidikan Volume 5 Nomor 1 from DOI: https://doi.org/10.36088/palapa.v5i1.78

Ramadhan, Ardito. 2021. Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Pada 2020 Turun jadi 37 peringkat 102 di Dunia. Kompas.Com diakses pada 23 Februari 2021

Suhartono. 2013. Hoegeng Polisi dan Menteri Teladan. Jakarta: Kompas Media Nusantara

Yusra, Abrar & Ramadhan. 1993. Hoegeng Polisi Idaman dan Kenyataan (sebuah Autobiografi) Jakarta: Pustaka Sinar Harapan

Zahro, Mustika.Sumardi & Marjono. 2017. The Implementation Of The Character Education In History Taeching. Jurnal Historica. Volume 1 Issue 1 from <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JHIS/article/view/5095 >.

Downloads

Additional Files

Published

2021-04-29