MAKNA SIMBOLIS TRADISI SAWAKA PADA MASYARAKAT BOLENGLANG KERTASARI

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26418/swadesi.v3i2.86553

Keywords:

Ritual, Sawaka tradition, symbolic meaning, representation, philosophical value

Abstract

Tradisi Sawaka tidak hanya dipandang sebagai peristiwa penting dalam kehidupan individu, tetapi juga sebagai bagian dari kebudayaan yang beragam dan unik. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna simbolis benda-benda yang digunakan dalam tradisi Sawaka dengan berfokus pada lima syarat ritual, yaitu belut atau sidat, ayam jantan sempurna, kelapa kuning, uang koin, dan bunga 7 rupa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen atau arsip. Data yang sudah terkumpul,kemudian dilakukan analisis yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna simbolis pada ragam benda-benda ritual merupakan simbol pengharapan, doa dan cita-cita keluarga untuk si jabang bayi kelak setelah lahir ke dunia, sehingga dapat memiliki kepribadian dan jiwa sesuai dengan makna yang di simbolkan pada benda-benda ritual tersebut terutama dalam menjalani hidup dan kehidupannya.

References

Azmi, U., Sudikan, S. Y., & Indarti, T. (2023). Fase dan Makna Simbol Ritual Badudus dalam Novel" Lalu Tenggelam di Ujung Matamu": Kajian Antropologi Simbolik Victor Turner. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 135-146. doi: 10.29408/sbs.v6i1.13508

Budiman, A., & Rahayu, A. R. S. (2019). Tradisi sawaka di desa andapraja kecamatan rajadesa kabupaten ciamis. Jurnal Artefak, 2(2), 173-180. doi: 10.25157/ja.v2i2.1065

Dadan. W. (tt). Sumber-Sumber Naskah Tentang Sejarah Kabupaten Ciamis. Ciamis.

Deze, L. R., & Bhae, C. Y. N. (2021). Peranan Ayam Lokal dalam Sudut Pandang Adat Budaya Bajawa Ngada. Syntax Idea, 3(10), 2148-2154. doi: 10.46799/syntax-idea.v3i10.1507

Endraswara, S. (2015). Etnologi Jawa. Media Pressindo.

Fajrie, M. (2016). Budaya Masyarakat Pesisir Wedung Jawa Tengah: Melihat Gaya Komunikasi dan Tradisi Pesisiran. Penerbit Mangku Bumi.

Hidayah, Z. (2015). Ensiklopedi suku bangsa di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Heryana, D. (2015). Upacara hajat sasih masyarakat adat kampung naga kabupaten tasikmalaya (Doctoral dissertation, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Jubba, H. (2019). Kontestasi Identitas Agama: Lokalitas Spiritual di Indonesia.

Kuntowijoyo. (1995). Metode Penulisan Sejarah. Bandung.

Maria, S., Indrawati, D., & Astuti, R. (1995). Sistem Keyakinan Pada Masyarakat Kampung Naga Dalam Mengelola Lingkungan Hidup (Studi Tentang Pantangan dan Larangan). Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Mattulada, H. A. (1997). Sketsa pemikiran tentang kebudayaan, kemanusiaan, dan lingkungan hidup (Sketching thoughts about culture, humanity and the environment).

Nartin, S. E., Faturrahman, S. E., Ak, M., Deni, H. A., MM, C., Santoso, Y. H., ... & Eliyah, S. K. (2024). Metode penelitian kualitatif. Cendikia Mulia Mandiri.

Paramitha, R. R. (2022). Fungsi, Makna, dan Nilai Dari Tradisi Bodo lopis di Desa Krapyak, Kota Pekalongan. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 4(2), 81-86. doi: 10.23887/jabi.v4i2.60177

Qotthrun. (2021). Metode Penelitian Sejarah, Pengertian, & Contohnya. https://www.gramedia.com/literasi/heuristik/

Rachmat, A., & Yuniadi, A. (2018). Simbolisme ayam Jago dalam Pembangunan kultural masyarakat kabupaten Cianjur. Jurnal Sosiohumaniora, 20(3), 254-259. doi: 10.24198/sosiohumaniora.v20i3.14549

Ramdhani, M. A., Sapdi, R. M., Zain, M., Wahid, A., Rochman, A., Azis, I. A., ... & Amalee, I. (2022). Moderasi Beragama Berlandaskan Nilai-Nilai Islam. Cendikia.kemenag.go.id (nd), accessed March, 29.

Rumahuru, Y. Z. (2018). Ritual sebagai media konstruksi identitas: suatu perspektif teoretisi. Dialektika, 11(1), 22-30. doi: 10.33477/dj.v11i1.1230

Sihabudin, H. A. (2022). Komunikasi antarbudaya: Satu perspektif multidimensi. Bumi Aksara.

Sinaga, R. M. (2016). Revitalisasi tradisi: Strategi mengubah stigma Kajian piil pesenggiri dalam budaya lampung. Masyarakat Indonesia, 40(1), 109-126. doi: 10.14203/jmi.v40i1.109

Warta, I. N. (2018). Makna Ayam Dalam Upacara Agama Dan Keagamaan Masyarakat Hindu Di Bali. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 23(1). DOI:10.54714/widyaaksara.v23i1.31

Downloads

Published

2024-11-26