SIFAT ANTIBAKTERI Enterococcus faecalis EKSTRAK KULIT KAYU MANGGA PELAM (Mangifera laurina Blum.)

Authors

  • Nuriana Nuriana Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Fathul Yusro Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Yeni Mariani Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jt.v9i2.36420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat antibakteri dari ekstrak metanol kulit kayu manga pelam (Mangifera laurina Blum.) terhadap Enterococcus faecalis. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan ekstrak methanol (maserasi), skrining fitokimia dan pengujian aktivitas antibakteri (cakram difusi Kirby and Beuer). Kulit kayu M. laurina memiliki rendemen sebesar 17,99% (kadar air serbuk10,17%), dan terdeteksi mengandung golongan senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, fenolik dan tanin. Aktivitas antibakteri tertinggi khususnya dalam penghambatan pertumbuhan E. faecalis adalah pada kosentrasi 200mg/mL dengan zona hambat 6.042 ±0,813 mm.

Author Biographies

Nuriana Nuriana, Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Forestry

Fathul Yusro, Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Forestry

Yeni Mariani, Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Forestry

Downloads

Published

2020-02-18