The Effect of Transformational Leadership and Work Motivation of Teacher Discipline in State Elementary School in Kayong Utara

Authors

  • Suhaimi Mandala Tanjungpura University
  • Uray Husna Asmara Tanjungpura University
  • Fadillah Fadillah Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/ijli.v1i2.37347

Abstract

This study aims to determine Transformational Leadership to increase work motivation to teachers so that the creation of work discipline Teachers of Public Elementary Teachers In Sukadana District Kayong Utara District. This research is a quantitative study with data collection using a data collection tool in the form of a questionnaire or questionnaire. The subjects of this study were all 115 elementary school teachers in Sukadana Subdistrict, North Kayong Regency with the characteristics of civil servant status, having a minimum working period of 2 years and maximum age of 55 years. The conclusions of this study are as follows: (1). Principal transformational leadership has a positive effect on teacher work discipline (B = 0.760; sig. 0.006 <0.05). (2). Teacher work motivation has a positive effect on teacher work discipline (B = 0.773; sig. 0,000 <0.05). (3). Transformational leadership (X1) and work motivation (X2) simultaneously affect teacher work discipline (Y). It is known from the value of sig. is 0,000 <0.05, and the results of the Fcount value is 82.232> Fable 3.08. The value of R square is 0.595 or equal to 59.50%. The number implies that the Transformational Leadership (X1) and Work Motivation (X2) variables simultaneously influence the Teacher Work Discipline variable (Y) of 59.50%. While the remaining 40.5% (100% - 59.50%) is influenced by other variables. Suggestions of this research are: (1) the principal must be able to act wisely towards his subordinates, conversely the teacher must also always increase dedication, obedience, loyalty, adherence to the rules set by the principal; (2) the conditions of teachers' working motivation that is already good needs to be maintained and improved in ways such as giving rewards, implementing group structure tasks and empowering teachers; (3) the work discipline of teachers needs to be improved by applying applicable work rules and procedures. The enforcement of discipline should also be from the teacher himself.

Keywords: Transformational Leadership, Work Discipline, Work Motivation

References

Andang. (2014). Manajemen & Kepemimpinan Kepala Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Danim, S. (2010). Kepemimpinan Pendidikan Kepemimpinan Jenius (IQ + EQ), Etika, Perilaku Motivasional, dan Mitos. Bandung: Afabeta.

Emzir. (2011). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Fathoni, A. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Hartiti, T. (2013). Peningkatan Softskill Perawat Melalui Kepemimpinan Transformasional Kepala Ruang Pada Rumah Sakit Swasta di Semarang. Jurnal Manajemen Keperawatan.

Hasibuan, M.S.P. (2014). Organisasi & Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Kompri. (2015). Motivasi Pembelajaran Perspektif Guru dan Siswa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Kurniadin, D. dan I. Machali. (2012). Manajemen Pendidikan Konsep & Prinsip Pengelolaan Pendidikan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Mangkunegara, A.P. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2009). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ngadimin dan Wuradji. (2014). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Motivasi Kerja, dan Kedisiplinan terhadap Pengembangan Karir Guru SD. Dalam Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan. Vol 2 No 2 http://journal.uny.ac.id/index.php/jamp/rt/printerFriendly/2448/0

Parlinda, Vera. (2003). Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Pelatihan dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Karyawan Pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Surakarta. Jurnal Aplikasi Manajemen.

Permadi, D. dan D. Arifin. (2010). Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. Bandung: PT Sarana Panca Karya Nusa.

Priansa, D.J. (2014). Kinerja dan Profesionalisme Guru. Bandung: CV Alfabeta.

Priyatno, D. (2010). Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS. Jogjakarta: Media Kom.

Pustaka Pelajar

Riduwan. (2015). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Sardiman. (2014). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Saydam Gouzali. (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Gunung Agung.

Siagian, S.P. (2007). Fungsi-fungsi Manajerial. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Siregar, S. (2014). Statistika Deskriptif untuk Penelitian Dilengkapi Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono, (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D). Alfa Beta. Bandung.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Sujanto, B. (2009). Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah Model Pengelolaan Sekolah di Era Otonomi Daerah. Jakarta: CV. Sagung Seto.

Surya, M. (2014). Psikologi Guru Konsep dan Aplikasi daru Guru, untuk Guru. Bandung: Alfabeta.

Suwarno. (2007). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Berprestasi, dan Kompensasi pada Kedisiplinan Guru Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. Tesis. Universitas Negeri Semarang.

Uno, H.B. (2015). Teori Motivasi & Pengukurannya Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Widoyoko, S.E.P. (2015). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta.

Downloads

Published

2019-11-01