Strategy of civic education teachers in building student social character to maintain local culture in the society 5.0 era

Authors

  • Pipit Widiatmaka IAIN Pontianak
  • Asep Wibowo Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Klaten
  • Arief Adi Purwoko Institut Agama Islam Negeri Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jppkn.v4i1.53961

Abstract

The era of Society 5.0 is synonymous with internet technology that makes it easier for teachers to build social character, but it turns out that this era hurts student character development, namely, students experience a social character crisis, so many are anti-social and leave the local culture. The objectives of the study were to 1) determine the meaning of social character in the life of the nation and state, 2) examine the role of Civic Education in maintaining local culture in the era of society 5.0, and 3) examine teacher strategies in building social character in students in the era of society 5.0. This research uses a qualitative approach with descriptive research methods, so data collection techniques use interviews, observations, and document studies. The informants in this study were two teachers; observations were made of the Civic Education learning process and the behavior of students while at MTs N 4 Klaten through the study of syllabus documents and RPP. The data analysis technique used is interactive data analysis. The results showed that the meaning of social character in the life of the nation and state is to establish harmony between differences and maintain harmony between the state and citizens for the realization of unity and unity. In the era of society 5.0, maintaining local culture is very important, namely by educating and inspiring students to maintain and preserve the local wisdom that develops in their respective regions and wisely use internet technology so that it is not easily influenced by values or cultures from outside, especially those that conflict with the personality of the nation. The teacher's strategy in building social character in the era of  Society 5.0 is by example, maintaining discipline and habituation, and creating a comfortable and conducive school culture.  In addition, there are also supporting activities, namely social service, protecting the environment, and providing compensation to poor and orphaned children

References

Adiansyah, & Widiatmaka, P. (2022). Problematika Guru dalam Memberikan Bimbingan Konseling Siswa untuk Menumbuhkan Karakter Sosial Melalui Pembelajaran Civic Education di Era Society 5.0. JPK (Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan), 7(1), 1–8. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24269/jpk.v7.n1.2022.pp01-08

Alwisol. (2014). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

Arif, M., Rahmayanti, J. D., & Rahmawati, F. D. (2021). Penanaman Karakter Peduli Sosial Pada Siswa Sekolah Dasar. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 13(2), 289–308. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v13i2.802

Azima, N. S., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2021). Pengaruh Masuknya Budaya Asing Terhadap Nasionalisme Bangsa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7491–7496.

Branson, M. S. (1999). Globalization and Its Implications for Civic Education. Calabasas: Center for Civic Education.

Casmana, A. R., Dewantara, J. A., Timoera, D. A., Kusmawati, A. P., & Syafrudin, I. (2022). Global Citizenship: Preparing the Younger Generation to Possess Pro-Environment Behavior, Mutual Assistance, and Tolerance Awareness through School Engagement. Globalization, Societies and Education, 19(5), 1–18. https://doi.org/10.1080/14767724.2021.2013167

Dewantara, J. A., & Nurgiansah, T. H. (2021). Strengthening Pancasila Values During the Covid-19 Pandemic. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 2411–2417.

Dewantara, J. S., & Nurgiansah, T. H. (2021). Peningkatan Keaktifan Belajar Melalui Penerapan Model Picture And Picture Dalam Pembelajaran Civic Education Di Sekolah Dasar. Jurnal Publikasi Pendidikan, 11(3), 234–241.

Ferreira, C. M., & Serpa, S. (2018). Society 5.0 and social development. Management and Organizational Studies, 5(4), 26–31.

Fromm, E. (1995). Masyarakat yang Sehat. terjemahan Thomas bambang Murtianto. In Jakarta: Yayasan Obor.

Fudyartanta, K. (2012). Psikologi kepribadian. In Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gunarsa, S., & Gunarsa, Y. S. D. (2000). Psikologi Praktis Anak Remaja Dan Keluarga, Jakarta: PT. In Jakarta: PT Gunung Mulia.

Hariyanto. (2021). Peranan Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Pembangunan Karakter Bangsa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 95–100. https://doi.org/10.51878/learning.v1i1.205

Heintz, S., Kramm, C., & Ruch, W. (2019). A meta-analysis of gender differences in character strengths and age, nation, and measure as moderators. The Journal of Positive Psychology, 14(1), 103–112.

Jannah, F., & Fahlevi, R. (2018). Strengthening The Pancasila Character Values in Forming The Character of Pancasilais Generation. 1st International Conference on Creativity, Innovation, and Technology in Education (IC-CITE 2018), 77–80.

Lestari, D. I. (2022). Kajian pendidikan pancasila dalam revitalisasi moral bangsa. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(1), 57–68. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26418/jCivic Education.v3i1.51938

Lestari, E. Y. (2018). Peran Strategis Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Era Disrupsi. Jurnal of Conservation, 3(2), 194–200.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Nahak, H. M. . (2019). Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76

Nastiti, F. E., Ni’mal ’abdu, A. R., & Kajian, J. (2020). Kesiapan Pendidikan Indonesia Menghadapi era society 5.0. Edcomtech, 5(1), 61–66.

Nuryadi, M. H., & Widiatmaka, P. (2022). Analisis Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Anak Didik di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(1), 22–31. https://doi.org/https://doi.org/10.21067/jmk.v7i1.6558

Parwati, N. P. Y., & Pramartha, I. N. B. (2021). Strategi Guru Sejarah Dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Indonesia Di Era Society 5.0. Widyadari: Jurnal Pendidikan, 22(1), 143–158.

Rahmatiani, L. (2020). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pembentuk Karakter Bangsa. Prosiding Seminar Nasional Kewarganegaraan 29 Juni 2020, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta29 Juni 2020, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, 19, 87–94.

Rahnang, R., Widiatmaka, P., Aditya, F., & Adiansyah, A. (2022). Pembangunan Karakter Toleransi pada Anak Usia Dini dan Implikasinya terhadap Ketahanan Pribadi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6993–7002.

Riyanto, G. P. (2021). Jumlah Pengguna Internet Indonesia 2021 Tembus 202 Juta. Kompas. https://tekno.kompas.com/read/2021/02/23/16100057/jumlah-pengguna-internet-indonesia-2021-tembus-202-juta

Rohani, Novianty, F., & Firmansyah, S. (2018). Analisis Upaya Melestarikan Nilai-Nilai Budaya Pada Masyarakat Adat Melayu di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Imu Pendidikan, 9(2), 152–162.

Samirin. (2016). Pendidikan Karakter (Sebuah Pendekatan). Jurnal Al-Ta’dib, 9(1), 120–143.

Santosa. (2021). Urgensi Peran Orang Tua Membangun Kepemimpinan Anak Di Era Disrupsi Teknologi Berdasarkan Ulangan 6: 6-9. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(1), 71–88.

Santoso, R., & Wuryandani, W. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Civic Education Berbasis Kearifan Lokal Guna Meningkatkan Ketahanan Budaya Melalui Pemahaman Konsep Keberagaman. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(2), 229–248.

Setyaningrum, N. D. B. (2018a). Budaya Lokal di Era Global. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 20(2), 102–112.

Setyaningrum, N. D. B. (2018b). Budaya Lokal Di Era Global. Ekspresi Seni [Journal of Art Expression], 20(2), 102–112.

Suparno, Alfikar, G., Santi, D., & Yosi, V. (2018). Mempertahankan Eksistensi Budaya Lokal Nusantara Ditengah Arus Globalisasi Melalui Pelestarian Tradisi Gawai Dayak Sintang. Jurnal Pekan, 3(1), 43–56. http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/PEKAN/article/view/144/140

Tetep. (2016). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Sosial Siswa dalam Pendidikan Kewarganegaraan dan Ips dalam Konteks Perpspektif Global. Junral PETIK, 2(2), 35–46.

Tetep. (2017). Menggali Nilai-nilai Karakter Sosial dalam Meneguhkan Kembali Jati Diri ke-Bhineka-an Bangsa Indonesia. Konferensi Nasional Kewarganegaraan III, November, 372–379.

Utomo, C. B., & Muntholib, A. (2018). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Membentuk Sikap dan Perilaku Sosial Peserta Didik Melalui Pembelajaran Sejarah di SMA PGRI 1 Pati Tahun Pelajaran 2017/2018. Indonesian Journal of History Education, 6(1), 1–13.

Wahyuni, D. E., & Hasanah, S. A. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Pembentuk Karakter Bangsa. SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 2016 “Pengembangan Pendidikan Karakter Bangsa Berbasis Kearifan Lokal Dalam Era MEA,†1, 19–24.

Wardati, Z. (2019). Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Sosial Anak pada Habib Alby Homeschooling. DAYAH: Journal of Islamic Education, 2(2), 261–280. https://pormadi.wordpress.com

Wibowo, B. S., Guru, P., Ibtidaiyah, M., Riau, U. M., & Arab, P. B. (2022). Strategi Guru dalam MenanamkanKarakterPeduli Sosial pada Pembelajaran TatapMuka Terbatas di Sekolah Dasar. Jurnal on Teacher Education, 3(2), 160–169. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jote.v3i2.3709

Wicaksono, A. (2021). Ahli World Bank Nilai Kualitas Guru di Indonesia Masih Rendah. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210917142431-12-695785/ahli-world-bank-nilai-kualitas-guru-di-indonesia-masih-rendah

Widiatmaka, P. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Ujung Tombak Pembangunan Karakter Pancasila di Perguruan Tinggi. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 1(2), 176–185. https://doi.org/https://doi.org/10.52738/pjk.v1i2.41

Widiatmaka, P., Hidayat, M. Y., Yapandi, & Rahnang. (2022). Pendidikan Multikultural dan Pembangunan Karakter Toleransi. 09(02), 119–133.

Widiatmaka, P., Pramusinto, A., & Kodiran, K. (2016). Peran Organisasi Kepemudaan Dalam Membangun Karakter Pemuda Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Pemuda (Studi Pada Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Nasional, 22(2), 180–198.

Downloads

Published

2023-06-01