Local wisdom-based philosophy of science textbook

Authors

  • Ana Mentari Universitas Lampung https://orcid.org/0000-0002-0852-3952
  • Emil El Faisal Universitas Sriwijaya
  • Riswan Jaenuddin Universitas Sriwijaya
  • Alfiandra Alfiandra Universitas Sriwijaya
  • Camellia Camellia Universitas Sriwijaya
  • Sulkipani Sulkipani Universitas Sriwijaya
  • Rohman Rohman Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.26418/jppkn.v6i1.92460

Keywords:

Textbook of philosophy of science, local wisdom

Abstract

This study aims to develop a textbook for the philosophy of science based on local wisdom. The research subjects were students of the Pancasila and Civics Education Study Program at Sriwijaya University who took the philosophy of science. The research method is R&D with steps; 1) preliminary study, 2) product development, and 3) product test. Through a preliminary study, the results of the needs analysis were obtained which stated that the philosophy of science textbooks used previously did not contain local wisdom, the number of books as learning resources was still minimal and students wanted unique learning resources, one of which contained the value of local wisdom. Thus, the research team must develop the textbook immediately. The textbook prototype was validated by material experts and linguists and then tested. The result of validation by linguists is 82.5% which means it is valid and the result of material validation by material experts is 84.4% which means it is valid. Tests on students, namely with one-to-one yielded 95% small group 91.2% and field evaluation 90%, and N-Gain 0.4 which means moderate. Thus, it means that textbooks are practical to use and have a potential impact to be used as a source of learning the value of local wisdom

Author Biographies

Ana Mentari, Universitas Lampung

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Emil El Faisal, Universitas Sriwijaya

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Riswan Jaenuddin, Universitas Sriwijaya

Pendidikan Ekonomi

Alfiandra Alfiandra, Universitas Sriwijaya

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Camellia Camellia, Universitas Sriwijaya

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Sulkipani Sulkipani, Universitas Sriwijaya

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Rohman Rohman, Universitas Lampung

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

References

Ariatama, S., Yanzi, H., Adha, M. M., Mentari, A., & Hartino, A. T. (2022, February). Inovasi “Coplasma Cec†sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lampung Ditengah Masyarakat Multikultural dan Globalisasi Melalui Optimalisasi Pusat-Pusat Kesenian Dan Kebudayaan Di Provinsi Lampung. In Prosiding Seminar Nasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 2022 (pp. 251-257). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.

Asriati, Nuraini. (2012). Mengembangkan Karakter Peserta Didik Berbasis Kearifan Lokal Melalui Pembelajaran di Sekolah. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 3 (2) hal 106-119

Borg, W.R. & Gall, M.D. (1983). Educational research: an introduction (4th ed.). New York: Longman, Inc.

Borg, W.R and Gall, M.D. (2003). Educational Research: An Introduction 4th Edition. London: Longman Inc.

Brata, Ida Bagus. 2016. Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa. Jurnal Bakti Saraswati. Vol.05. No. 01.

Budimansyah, D. (2009). Pendidikan Kesadaran Kewarganegaraan Multidimensional. Bandung: PT Genesindo.

Dahl, Robert A. (2001). Perihal Demokrasi. Terjemahan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Dewantara, Ki Hajar. (1928). Methode Montessori, Frobel, dan Taman Anak. Majalah “Wasitaâ€. Edisi October 1928. Jilid I. no.1.

Dewantara, Ki Hajar. (2013). Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka: Jilid I Pendidikan. (Cetakan Kelima). Yogyakarta: Penerbit Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST-Press) bekerjasama dengan Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.

Dewantara, Ki Hajar. (2013). Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka: Jilid II Kebudayaan. (Cetakan Kelima). Yogyakarta: Penerbit Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST-Press) bekerjasama dengan Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.

Dianti, P., Fatihah, H., Camellia, C., Sari, A. P., & Apriyanti, D. (2021). Pengembangan Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Kontekstual Di Perguruan Tinggi. Jurnal Civic Hukum, 6(1).

Eley, G., & Ronald Grigor Sony (ed.). (1996). Becoming National, A Reader. New York: Oxford University Press.

El Faisal, E., & Sulkipani, S. (2016). Pengembangan bahan ajar berbasis muatan lokal pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 13(2), 113-126.

Fatimah, & Marini. (2022). Faktor Penghambat Harmonisasi Masyarakat Banjar pada Budaya Sungai dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Budaya. Journal of Moral and Civic Education. 7 (1). hlm 135-149.

Hanafi (2017). Konsep Penelitian R & D Dalam Bidang Pendidikan. Saintifika Islamica: Jurnal Kajian Keislaman, 4(2), hal. 130.

Harian Tempo. (2015). Konflik yang Dipicu Keberagaman Budaya Indonesia. [Online]. diakses pada tanggal 1 Desember 2016.

Hergenhahn, B.R. & Matthew H. Olson. (2008). Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana PrenadaMedia Group.

Hidayat, Ahmad, Agus Suyatna dan Wayan Suana. (2017). Pengembangan Buku Elektronik Interaktif pada Materi Fisika Kuantum Kelas XII SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 5 (2) hal 87-101. DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jpf.v5i2.854

Irawati, Hani, Much. Fuad Saifuddin. (2018). Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Pengantar Profesi Guru Biologi di Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. BIO-PEDAGOGI: Jurnal Pembelajaran Biologi, 7 (2) hal 96-99. DOI: https://doi.org/10.20961/bio-pedagogi.v7i2.27636

Gie, The Liang. (2007). Pengantar Filsafat Ilmu. Yogyakarta: Penerbit Liberty.

Khusniati, Miranita. (2014). Model Pembelajaran Sains Berbasis Kearifan Lokal Dalam Menumbuhkan Karakter Konservasi. Indonesian Journal of Conservation, 3(1), hal 67-74

Kirom, Syahrul. (2021). Filsafat Ilmu dan Arah Pengembangan Pancasila: Relevansinya dalam Mengatasi Persoalan Kebangsaan. Jurnal Filsafat. 21 (2). Page. 99-117.

Komalasari, Kokom. (2010). Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Aplikasi. Bandung: Refika Aditama.

Kompas. (2007). Kamis, 20 September 2007.

Lestariningsih, Novi., dkk. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Integratif Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Peduli dan Tanggung Jawab. Jurnal Pendidikan Karakter. 7(1). hlm. 86-99.

Mentari, A. (2017). Kajian Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang Karakter Bangsa dan Pendidikan Kebangsaan, 2017 (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Mentari, A. (2017). Study Thought Ki Hajar Dewantara on The Concept of Character and National Education. In 4th International Conference on English Literature and Humanities (ELH-2017) (pp. 480-484). Retrieved from: https://doi.org/10.15242/DIRPUB.EA0417033

Milasari., Badarussyamsi., Ahmad Syukri. (2021). Filsafat Ilmu dan Pengembangan Metode Ilmiah. Jurnal Filsafat Indonesia. 4 (3) hlm. 217-228.

Mulyasa, E. (2014). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Nadlir. (2016). Urgensi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2 (2) hal 299-330.

Nurdiansyah, E., El Faisal, E., & Sulkipani, S. (2018). Pengembangan media pembelajaran berbasis PowToon pada perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 15(1), 1-8.

Nurmalisa, Y., Mentari, A., & Rohman, R. (2020). Peranan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Civic Conscience. Bhineka Tunggal Ika, 7(1), 34-46.

Nurmalisa, Y., Mentari, A., Nurhayati, N., & Yanzi, H. (2019). Peranan Pendidikan Budi Pekerti Dalam Pembinaan Warga Negara Cerdas yang Berkarakter di Era Revolusi Industri 4.0. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fkip 2019 (pp. 413-426).

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Pendidikan Nasional.

Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Peursen, Van. (1985). Susunan Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: Gramedia.

Pingge, H. D. (2017). Kearifan Lokal dan Penerapannya di Sekolah. 01(02), hal 8.

Prasetyo, Zuhdan Kun. (2013). Pembelajaran Sains Berbasis Kearifan Lokal: https://jurnal.fkip.uns.ac.id , 4 (1) hal 1-14 diakses 21 Oktober 2021

Priyatna, Muhamad. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam, 5(10) hal 1311-1336

Purnama, S. (2013). Produk Pembelajaran Bahasa Arab. Literasi, 4(1), hal. 19–32.

Putra, Aan, Hendra Syarifudin. (2019). Analisis Kebutuhan Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Penemuan Terbimbing Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama. JEMS (Jurnal Edukasi Matematika dan Sains), 6(1) hal 39-49 DOI: http://doi.org/10.25273/jems.v6i1.5327

Rusdiyani, E. (2016). Pembentukan Karakter dan Moralitas bagi Generasi Muda yang Berpedoman pada Nilai-nilai Pancasila serta Kearifan Lokal. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Kewarganegaraan 2016.

Situmerang, Ivonne Ruth Vitamaya Oishi. (2021). Hakikat Filsafat Ilmu dan Pendidikan dalam Kajian Filsafat Ilmu Pengetahuan. Jurnal IKRA-ITH Humaniora. 5 (1). hlm. 76-92.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung; CV. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2007). Metode penelitian pendidikan. Bandung`: PT. Remaja Rosdakarya.

Suparlan. (2004). Mencerdaskan Kehidupan Bangsa: Dari Konsepsi Sampai Dengan Implementasi. Yogyakarta: Hikayat Publishing.

Su’udian, etc. (2016) Pengembangan Buku Teks Tematik Berbasis Kontekstual. Jurnal Pendidikan: Teori Penelitian dan Pengembangan. Volume: 1 Nomor: 9 Halaman: 1744-1748

Tilaar, H.A.R. & Riant Nugroho. (2009). Kebijakan Pendidikan: Pengantar untuk Memahami Kebijakan Pendidikan dan Kebijakan Pendidikan sebagai Kebijakan Publik. (Cetakan Kedua). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tilaar, H.A.R. (2009). Kekuasaan dan Pendidikan: Manajemen Pendidikan Nasional dalam Pusaran Kekuasaan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Tilaar, H.A.R. (2009). Membenahi Pendidikan Nasional. (Cetakan Kedua). Jakarta: PT Rineka Cipta.

Tutik, Titik Triwuan (2014). Ilmu Hukum: Hakekat Keilmuannya Ditinjau Dari Sudut Filsafat Ilmu Dan Teori Ilmu Hukum. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 44 (2) hal 245-268. DOI: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol44.no2.22

Tinja, Y., Siti Malikah Towaf., Hariyono. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Melestarikan Nilai Budaya pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan. 2 (9). Page. 1257-1261.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wahyu, et. al. (2015). Pendidikan IPS Berbasis Kearifan Lokal. Bandung: Wahana Jaya Abadi

Widyawati, Setya. (2013). Filsafat Ilmu Sebagai Landasan Pengembangan Ilmu Pendidikan. Gelar; Jurnal Seni Budaya, 11 (1) hal 87-96.DOI: https://doi.org/10.33153/glr.v11i1.1441

Widyawati, S. (2013). Filsafat Ilmu Sebagai Landasan Pengembangan Ilmu Pendidikan, Jurusan Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta, Jurnal GELAR Seni Budaya, Vol.11, No.1.

Wulanzani, U. T. 2016. Hasil Validasi Buku Teks Matakuliah Bioteknologi Berbasis Bahan Alam Taman Pacing (Costus Speciosus Smith) sebagai Antifertilitas. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(9):1830-1835, (Online), diakses 15 Januari 2017 (http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/6837/3018).

Zaida, N., & Ahmad Sofwan. (2015). Incorporating Critical Thinking Skills into an English Textbook for Junior High School Students of Semarang City. The Journal of Educational Development. 3 (2). Page 148-157

Downloads

Additional Files

Published

2025-05-05

Issue

Section

Articles