Sabang and ikn synergy: reconfiguration of the eastern maritime region for a blue economy in state law

Authors

  • Cut Mauldya Nailya UNIVERSITAS MULAWARMAN
  • Suryaningsi Suryaningsi UNIVERSITAS MULAWARMAN
  • Wingkolatin Wingkolatin UNIVERSITAS MULAWARMAN
  • Marwiah Marwiah UNIVERSITAS MULAWARMAN

DOI:

https://doi.org/10.26418/jppkn.v6i2.99392

Keywords:

Poros Maritim, Sabang, IKN, Ekonomi Biru, Hukum Kenegaraan, Integrasi Wilayah

Abstract

This study aims to analyze the strengthening of Indonesia's west-east maritime axis through the synergy between the Sabang Strategic Area and the Nusantara Capital City (IKN) in supporting the development of the blue economy. As an archipelagic country, Indonesia faces the challenge of inter-island connectivity as well as a great opportunity to strengthen maritime sovereignty and national economic equity. The position of Sabang as the western gateway and the IKN in East Kalimantan as the center of the new government in the middle of the archipelago provides strategic potential in forming an integrative and sustainable maritime axis. The study method uses a state law approach by examining decentralization policies, institutional strengthening, and optimization of maritime law and regional autonomy. The analysis shows that the Sabang-IKN synergy is able to strengthen the state's role in integrating regions, improving sea connectivity, and supporting the development of a fair and sustainable blue economy. This synergy also emphasizes Indonesia's vision as the world's maritime axis through the management of marine resources that is in favor of the welfare of the people. In conclusion, the strategic collaboration between Sabang and IKN is an important instrument to realize maritime sovereignty, equitable development, and regional justice in accordance with the mandate of Article 33 of the 1945 Constitution. Policies that prioritize strengthening national connectivity, protecting maritime law, and regional empowerment are key in the implementation of strengthening the west-east maritime axis as a pillar of the constitution-based blue economy

References

Sihombing, Y. H. (2017). Optimalisasi Hukum Laut Nasional untuk Pengembangan Potensi Sumber Daya Perikanan di Indonesia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 3(2), 97–123.

DOI: 10.38011/jhli.v3i2.43, Akses: jhli.icel.or.idJurnal Hukum Lingkungan Indonesia

Nurwahidin. (2022). Kepentingan Negara-Negara Pantai Menghadapi Ancaman Transnational Non State Actor Di Selat Malaka. Jurnal Maritim Indonesia, 8(2), 190–205.

DOI: 10.52307/ijm.v8i2.42, Akses: jurnalmaritim.tnial.mil.idjurnalmaritim.tnial.mil.id

Kuncoro, F. (2018). Membangun Kekuatan Nasional dengan Mewujudkan Visi Poros Maritim Dunia. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara, 5(2), 1–15.

DOI: 10.33172/jpbh.v5i2.363, Akses: jurnal.idu.ac.idJurnal IDU

Jati, W. R. (2023). Inkonsistensi Paradigma Otonomi Daerah di Indonesia: Dilema Sentralisasi atau Desentralisasi. Jurnal Konstitusi, 20(1), 1–15.

DOI: 10.31078/jk947, Akses: jurnalkonstitusi.mkri.idJurnal Konstitusi

Lumintang, J., Pietersz, J., & Nendissa, R. (2024). Kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Wilayah Laut Perbatasan Negara. TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum, 4(5), 414–422.

DOI: 10.47268/tatohi.v4i5.2444, Akses: fhukum.unpatti.ac.idFakultas Hukum Universitas Pattimura

Kemhay, H. (2024). Stabilitas Politik Pemerintah Lokal dalam Implementasi Desentralisasi di Indonesia (Relasi Vertikal dan Horisontal). Jurnal Government of Archipelago, 7(2), 9–22.,Akses: jurnal.ummu.ac.idjurnal.ummu.ac.id

Suriadi, H., Frinaldi, A., Magriasti, L., & Yandri, L. (2024). Desentralisasi dan Upaya Peningkatan Otonomi Daerah: Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 18(1), 1–15., Akses: jurnal.umsb.ac.idJurnal UMSB

Novitasari, A. W. (2023). Refleksi Kedaulatan Negara dalam Penegakan Hukum Sumber Daya Alam Hayati di Zona Ekonomi Eksklusif. Jurnal Konstitusi, 20(2), 200–215.

DOI: 10.31078/jk17410, Akses: jurnalkonstitusi.mkri.idJurnal Konstitus

Handraini, H., Frinaldi, A., Magriasti, L., & Naldi, H. (2024). Konsep Desentralisasi Dan Otonomi Daerah dalam Meningkatkan Kinerja Pemerintahan Desa Di Indonesia. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 11(2), 601–. DOI: 10.37676/professional.v11i2.7226 Jurnal Universitas Dehasen Bengkulu

Kuncoro, F. (2023). Membangun Kekuatan Nasional dengan Mewujudkan Visi Poros Maritim Dunia. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara. Jurnal IDU

Nurwahidin. (2023). Kepentingan Negara-Negara Pantai Menghadapi Ancaman Transnational Non State Actor Di Selat Malaka. Jurnal Maritim Indonesia, 8(2). DOI: 10.52307/ijm.v8i2.42 jurnalmaritim.tnial.mil.id

Jati, W. R. (2023). Inkonsistensi Paradigma Otonomi Daerah di Indonesia: Dilema Sentralisasi atau Desentralisasi. Jurnal Konstitusi. DOI: 10.31078/jk947 Jurnal Konstitusi

Lumintang, J., Pietersz, J., & Nendissa, R. (2024). Kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Wilayah Laut Perbatasan Negara. TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum, 4(5), 414–422. DOI: 10.47268/tatohi.v4i5.2444 Fakultas Hukum Universitas Pattimura

Suriadi, H., Frinaldi, A., Magriasti, L., & Yandri, L. (2024). Desentralisasi Dan Upaya Peningkatan Otonomi Daerah: Menuju Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah. Jurnal UMSB

Kemhay, H. (2024). Stabilitas Politik Pemerintah Lokal dalam Implementasi Desentralisasi di Indonesia (Relasi Vertikal dan Horisontal). Jurnal Government of Archipelago, 7(2), 9–22. jurnal.ummu.ac.id

Nababan, J. H., & Shahrullah, R. S. (2022). Peranan Otonomi Daerah terhadap Pembangunan Ekonomi melalui Pengelolaan Keuangan Daerah. Journal of Law and Policy Transformation, 6(2), 108. DOI: 10.37253/jlpt.v6i2.6322 ResearchGate

Suriadi, H., Frinaldi, A., Magriasti, L., & Yandri, L. (2023). Otonomi Daerah di Indonesia: Implementasi, Tantangan, dan Prospek di Masa Depan. El-Iqthisady: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(2). Journal UIN Alauddin

Fauzi, A. (2022). Ekonomi Biru dan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jakarta: Penerbit IPB Press.

Nurdin, I., & Pratama, A. (2023). “Revitalisasi Poros Maritim Dunia dalam Era IKN.†Jurnal Ketahanan Nasional, 29(1), 45–60.

Sihombing, Y. (2022). “Konstitusi dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Laut.†Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(3), 311–328.

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. (2023). Laporan Tahunan: Strategi Nasional Ekonomi Biru 2023–2045. Jakarta.

Bappenas. (2022). RPJMN 2020–2024: Arah Penguatan Ekonomi Maritim dan Kawasan Perbatasan. Jakarta.

Idris, M. (2022). “Sabang dan Geopolitik Selat Malaka.†Jurnal Maritim Strategis, 5(2), 109–123.

Badan Otorita IKN. (2023). IKN dan Visi Ekonomi Kelautan Indonesia. Samarinda: BOIKN Publishing.

Haris, S., & Lestari, N. (2022). “Ekonomi Biru dalam Kerangka Desentralisasi.†Jurnal Otonomi Daerah, 14(1), 75–92.

Pusat Studi Kelautan UI. (2023). Potensi Laut Indonesia dalam Ekonomi Global. Depok: Universitas Indonesia Press.

Kementerian PPN/Bappenas. (2023). Kajian Sinergi Kawasan Timur dan Barat Indonesia melalui Transportasi Laut. Jakarta.

Ginting, B. (2022). “Desentralisasi dan Keadilan Wilayah dalam Hukum Kenegaraan.†Jurnal Konstitusi, 19(4), 587–602.

KKP & WWF Indonesia. (2022). Blueprint Ekonomi Biru untuk Indonesia. Jakarta: KKP.

Hutagalung, E. (2023). “Konsep Negara Hukum Maritim dalam Era IKN.†Jurnal Tata Negara Indonesia, 5(1), 22–36.

UNDP Indonesia. (2023). Blue Economy for Inclusive Growth. Jakarta: UNDP.

Bakamla RI. (2024). Kedaulatan Laut dan Pengamanan Jalur Pelayaran Internasional. Jakarta.

Fitriani, E. (2023). “IKN sebagai Simpul Poros Maritim Timur.†Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 25(2), 133–148.

Suparman, D. (2022). Reformasi Hukum Laut Nasional. Malang: UB Press.

Kurniawan, T. (2024). “Optimalisasi Pelabuhan Bebas Sabang.†Jurnal Ekonomi Maritim, 6(1), 40–56.

Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). (2022). Menuju Ekonomi Maritim yang Kuat dan Berkeadilan. Jakarta.

Purnomo, H. (2023). “Transisi Ekonomi Hijau dan Biru di Kawasan Timur Indonesia.†Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 18(3), 251–267

Downloads

Published

2025-10-13