Analisis Peran Organisasi Remaja Mujahidin dalam Pembinaan Nilai Religius pada Remaja di Kota Pontianak

Authors

  • Iqbal Prathama Pendidikan Sosiologi, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Imran Imran Universitas Tanjungpura
  • Zuri Astari Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jdn.v3i1.95529

Keywords:

Remaja Mujahidin, Pembinaan, Nilai religius

Abstract

Penelitian ini mengkaji terkait peran yang dilakukan oleh Remaja Mujahidin Kalimantan Barat dalam pembinaan nilai-nilai religius pada anggotanya. Remaja Mujahidin adalah sebuah organisasi yang didirikan untuk membina dan mengembangkan potensi remaja islam di Pontianak. Remaja Mujahidin berperan dalam upaya pembinaan dan menginternalisasikan nilai religius pada remaja islam di kota Pontianak. Peran remaja mujahidin dalam membina nilai-nilai religius diklasifikasikan menjadi peran instrumental, peran normatif dan peran koersif yang memiliki fungsi dan perannya masing-masing dalam pembinaan anggota Remaja Mujahidin Kal-Bar. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data berbasis wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran organisasi Remaja Mujahidin Kalimantan Barat dalam pembinaan nilai-nilai religius melalui tiga peran. Peran Intrumental yaitu dengan mengembangkan keterampilan anggota melalui kelas keterampilan bernama Seven C dan pembentukan kepanitian PANRAM dan PANHAM. Peran Normatif yaitu upaya internalisasi dan pembinaan nilai-nilai religious pada anggota melalui Pembinaan seperti Islamic Study Group ( ISG), Islamic Study Group Plus (ISG+) , Islamic Study Group Produktive (ISGP), Malam Bina Iman dan takwa , dan Kajian Rutin Mengaji Ilmu agama Bersama Remaja ( Kantin Mabar). Peran Koersif, yaitu upaya organisasi menjaga keteraturan dan harmoni social dari anggota yang berpeluang melakukan Tindakan menyimpang, peran ini dilaksanakan dengan penegakan nilai dan norma yang dijunjung oleh organisasi serta ditegaskan dengan sikap dan regulasi terhadap pelanggaran nilai religius dan organisasi

References

Alaslan, M. (2022). Metodologi penelitian sosial: Teori dan praktik lapangan. Jakarta: Kencana.

Amanda, R., & Muniruddin, M. (2024). Peran organisasi keagamaan dalam pembinaan karakter remaja Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Dakwah, 15(1), 22–34. https://doi.org/10.1234/jpd.v15i1.2024

Arifin, Z. (2016). Pendidikan nilai dalam pembinaan generasi muda Islam. Jakarta: Kencana.

Bahri, S. (2016). Sosiologi pendidikan: Pendekatan teori dan aplikasinya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Erlanda, Y., Subandowo, A., & Widodo, J. (2021). Strategi pembinaan akhlak remaja melalui kegiatan keagamaan di sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(2), 153–166. https://doi.org/10.15642/jpai.2021.18.2.153-166

Fathoni, A. (2024). Metodologi kualitatif dalam studi pembinaan nilai religius pada remaja. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 10(2), 98–110. https://doi.org/10.5678/jpsk.v10i2.2024

Ghifari, M. A. (2022). Implementasi nilai-nilai keagamaan dalam pembinaan remaja masjid. JurnalPendidikan Islam dan Masyarakat, 6(2), 87–98. https://doi.org/10.1234/jpim.v6i2.2022

Gunawan, H. (2018). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Bandung: Alfabeta.

Hasanah, N., Yusri, M., & Prasetyo, D. (2023). Interaksi sosial dan pembinaan nilai keagamaan dalam organisasi remaja masjid. Jurnal Sosiologi Agama, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.5678/jsa.v8i1.2023

Hirschi, T. (1969). Causes of delinquency. Berkeley, CA: University of California Press.

Irodati. (2022). Strategi pembentukan karakter religius melalui pembiasaan dan keteladanan. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 7(1), 45–58.

Iskandar, R. (2022). Pembentukan identitas religius remaja melalui kegiatan organisasi masjid. Jurnal Sosiologi Agama, 10(1), 55–67. https://doi.org/10.5678/jsa.v10i1.2022

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Djambatan.

Labola, M. (2019). Manajemen sumber daya manusia dalam organisasi modern. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Lesmana, M. A., Syarifuddin, & Wahyudi, A. (2019). Pembentukan karakter religius remaja melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16(1), 24–36.

Mochammad Fiki Eko, H., Sari, P. M., & Lestari, A. (2024). Internalisasi nilai agama Islam dalam organisasi remaja masjid: Studi pada komunitas lokal Kalimantan. Jurnal Sosiologi Islam, 7(1), 56–70. https://doi.org/10.7890/jsi.v7i1.2024

Rahman, M., Abdullah, R., & Putri, S. (2023). Peran organisasi keagamaan dalam pembentukan karakter religius remaja. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 123–134. https://doi.org/10.1234/jpi.v11i2.2023

Sahlan, A. R. (2023). Pencegahan perilaku menyimpang remaja melalui pembinaan keagamaan. Jurnal Dakwah dan Karakter, 11(1), 43–57. https://doi.org/10.7890/jdk.v11i1.2023

Saputra, D., Rahmah, N., & Yusran, A. (2024). Dinamika organisasi keagamaan remaja di daerah non-perkotaan: Studi kasus di Kalimantan Barat. Jurnal Komunitas dan Budaya, 8(1), 41–55. https://doi.org/10.9012/jkb.v8i1.2024

Soendari, T. (2014). Metode penelitian kualitatif dalam pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Syahiroh, N., Fauziah, R., & Munawaroh, S. (2024). Pengembangan sumber daya manusia berbasis minat dan bakat dalam organisasi kepemudaan. Jurnal Pengembangan Organisasi, 12(1), 45–59. https://doi.org/10.1234/jpo.v12i1.2024

Syobah, L., & Kusuma, A. (2024). Nilai-nilai Islam dalam dinamika kelompok remaja: Studi pada komunitas religius perkotaan. Jurnal Psikologi Islam dan Sosial, 9(1), 77–89. https://doi.org/10.8910/jpis.v9i1.2024

Syobah, L., & Kusuma, A. (2024b). Interaksi sosial dalam organisasi keagamaan remaja dan dampaknya terhadap karakter religius. Jurnal Psikologi dan Agama, 9(2), 72–85. https://doi.org/10.8910/jpa.v9i2.2024

Tanthowi, A. (dalam Irodati, 2022). Model pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Tarigan, R., & Syarifah, N. (2024). Peran komunitas religius dalam membentuk perilaku remaja: Kajian pada masyarakat pedesaan Kalimantan. Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan, 12(2), 66–80. https://doi.org/10.8765/jdp.v12i2.2024

Downloads

Published

2025-03-10

Issue

Section

Articles