IMPLEMENTASI KRITERIA DAN INDIKATOR PENGELOLAAN HUTAN ALAM LESTARI DI INDONESIA BERDASARKAN INTERNATIONAL TROPICAL TIMBER AGREEMENT 2006 (STUDI PENERAPAN DI KALIMANTAN BARAT)
Abstract
International Tropical Timber Organisation (ITTO) dalam konferensi ke VIII tahun 1990 di Bali memutuskan bahwa tahun 2000 sebagai target tercapainya pengelolaan hutan alam lestari. Pada tahun 2006, disepakati bahwa perlu adanya kriteria dan indikator tentang pengelolaan hutan alam lestari tersebut dalam bentuk International Tropical Timber Agreement (ITTA). Penelitian dengan judul "Implementasi Kriteria dan Indikator Pengelolaan Hutan Alam Lestari di Indonesia Berdasarkan ITTA 2006 (Studi Penerapan di Kalimantan Barat)", memiliki rumusan masalah dengan melihat apakah kriteria dan indikator tersebut sudah berjalan baik, apa dampak positif dari penerapan tersebut serta apa faktor pendorong dan penghambatnya selama ini, kususnya di Kalimantan Barat. Tujuan yang ingin dicapai adalah bisa mengetahui apakah kriteria dan indikator tersebut sudah berjalan baik dengan melihat hasil yang sudah di capai selama ini.
Penelitian ini menggunakan metode sosiologis empiris, dengan pendekatan analitis dan konsep hukum. Sumber data yang digunakan adalah hasil wawancara, studi dokumentasi dengan melakukan kajian dokumen serta sumber pustaka dari berbagai sumber terkait. Landasan teori yang digunakan adalah teori hukum internasional, baik perjanjian dan perdagangan internasional serta sistem hukum nasional yakni hukum lingkungan hidup.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa implementasi dari kriteria dan indikator di Kalimantan Barat belum berjalan maksimal sesuai yang diharapkan pemerintah. Khususnya dan segi pengawasan dan ketegasan hukum. Selain itu dampak positif yang diharapkan juga belum maksimal, khususnya bagi kelangsungan produksi dan menjaga alam itu sendiri. Hal ini dikarenakan masih banyaknya faktor penghambat dibandingkan faktor pendorong untuk memenuhi kriteria dan indikator yang ditetapkan oleh pemerintah.
Kata kunci: ITTA, kriteria dan indikator, pengelolaan hutan alam lestari
References
DAFTAR PUSTAKA
Alam Setia Zain. 1997. Hukum Lingkungan Konservasi Hutan. cetakan I. Rineka Cipta, Jakarta,
Boer Mauna, Dr., Hukum Internasional, Peranan Dan Fungsi Dalam Era Dinamika Global, PT. Alumni, Bandung, 2003
BPS, Statistik Kehutanan 2018
DG Development, European Commission, Ringkasan Kebijakan 2 EFI, Penegakan Hukum, Tata Kelola dan Perdagangan Sektor Kehutanan– Pendekatan Uni Eropa, 2008
Huala Adolf, 2005, “HukumPerdaganganInternasionalâ€. PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta
I Wayan Parthiana, SH., MH, Pengantar Hukum Internasional, Mandar Maju, Bandung, 1990.
I Wayan Parthiana, Hukum Perjanjian Internasion lBagian I, Bandung, Penerbit CV Mandar Maju, 2002.
Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC), Sustainable Forest Management – Requirements
International Law in NEWS, International Timber Organization,
International Law in News, International Tropical Timber Organization, Volume 4 Nomor 4 Juii 2007
ITTO, Criteria and Indicators for the Sustainable Management of Tropical Forests, Policy development series 21.
Kantor Atase Perdagangan Roma, Produk Kayu Italia, Laporan Marketin Telligence, 2014
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Perkembangan Jumlah Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Alam ( IUPHHK-HA) Tahun 2011 s.d. 2015.
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, State of Indonesia’s Forests, Jakarta, 2018.
Koesmono, 1999. Menyejahterarakan Masyarakat di Sekitar Hutan Dengan Hutan Kemasyarakatan. Majalah Kehutanan Indonesia. Jakarta
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Statistik Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2016. Jakarta, 2017
Kholis Roisah, Dr., S.H., M.Hum., “Hukum Perjanjian Internasional Teoridan Praktikâ€. Setara Press, Malang
Lies Sulistianingsih, Perjanjian Internasional Dalam Sistem Perundang–Undangan Nasional,Artikel Hukum Internasional, 2007.
Mochtar Kusumaatmadja, Pengantar Hukum Internasional, Buku I Bagian Umum, Binacipta Jakarta, 1982.
Nurdjana, I.G.M, dkk, Korupsi dan Illegal Logging dalam Sistem Desentralisasi, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2005
Nussabaum R. Dan M. Srimulia, Buku PeganganSertifikasiHutan. (terjemahan). INRR & Persaki, Bogor, 2006
Sefriani, 2011, “Hukum Internasional Suatu Pengantar†Rajawali Press, Jakarta,
Suriansyah Murhaini, 2012, Hukum Kehutanan (Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan di Bidang Kehutanan), Laksbang Grafika, Yogyakarta
Wanggai Frans, Manajemen Hutan, Grasindo, Jakarta, 2009
Sumber dari Internet
Gloria Setyvani Putri , Setiap Tahun Dunia Kehilangan Hutan Hampir Seluas Pulau Jawa, dalam https://sains.kompas.com/read/2018/06/22/125600123.
Dhika Kusuma Winata, KLHK Identifikasi Ribuan Desa di Kawasan Hutan, dalam https://mediaindonesia.com/read/detail/221945-klhk-identifikasi-ribuan-desa-di-kawasan-hutan
Heru CN, â€Illegal Logging Penyebab Terbesar Kerusakan Hutan Indonesiaâ€. http//www. tempo interaktif.com/ng/nusa jawa madura/2004. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2018 pukul 23.19 WIB.
I.A.P. Resosudarno, 2003, Reforming the reformists in post-Suharto Indonesia. In Which way forward? People forests and policymaking in Indonesia, Resources for the Future, Washington DC
Integrated Law Enforcement Approach (ILEA), Sertifikasi Hutan, dalam http//F:/Instruments ILEA Lembaga Certifikasi.htm
ITTO, Sustainable Forest Management†dalam https://www.itto.int/sustainable forest management, diakses tanggal 12 April 2019
International Timber Trade Organization, “About ITTOâ€, Error! Hyperlink reference not valid. (Diakses pada tanggal 21 September 2018)
Beritagar, Luas Hutan Indonesia Menyusut.https://beritagar.id/artikel/berita/luas-hutan-indonesia-menyusut.
Mongabay (Situs Berita Lingkungan), Keanekaragaman Hayati Hutan Hujan Indonesia, dalam https://www.mongabay.co.id/keanekaragaman-hayati-hutan-hujan-indonesia/
VOA, Kawasan Hutan Tropis Yang Hancur Selama 2018 Hampir Seluas Inggris, dalam https://www.voaindonesia.com/a/kawasan-hutan-tropis-yang-hancur-selama-2018-seluas-inggris-/4898743.html,
https://www.kompasiana.com / udirman_asun/55018cc8a33311ef6f5138fc/potret-kondisi-hutan-indonesia-periode-2000-2009
http://industri.kontan.co.id/news/ekspor-kehutanan-indonesia-2017-capai-us-1088m,