PENDAPAT MEJELIS ULAMA INDONESIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT TENTANG HUKUM PEMASANGAN BULU MATA PALSU (EYELASH EXTENTION)

Authors

  • NOERMA SAFITRI NIM. A1011181272 Faculty of Law Tanjungpura University

Abstract

Extension bulu mata merupakan penyambungan bulu mata sintesis yang di rekatkan ke kelopak mata bulu mata asli, yang mana menghasilkan bulu mata yang lentik dan tebal yang sifatnya permanen. Extension bulu mata mempermudah kaum wanita dalam berhias, karena mereka tidak perlu lagi memakai bulu mata palsu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik dan faktor penyebab perempuan muslimah menggunakan Eyelash Extension pada salon-salon di Kota Pontianak, perspektif hukum Islam terhadap penggunaan Eyelash Extension, dan pandangan MUI Kalbar tentang penggunaan Eyelash Extension.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hukum empiris dengan metode hukum empiris. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yaitu al-Qur"™an hadits, serta pendapat MUI.

Hukum pemasang bulu mata palsu haram karena termasuk menyambung rambut, walaupun mengetahui akan haramnya memasang eyelash extension tetapi pemilik salon masih menjalakan bisninya. Faktor yang menyebabkan perempuan menggunakan eyelash extension ialah terasa natural dan tidak berat, praktis cantik setiap saat, tidak membuat bulu mata rontok, ingin terlihat cantik setiap saat dan menghemat waktu dan biaya. Akibat hukum pemasangan bulu mata palsu dalam perspektif hukum Islam menurut mazhab Hanafi membolehkan wanita menyambung rambutnya jika yang digunakan bukan dari rambut manusia. mazhab Maliki secara mutlak melarang wanita menyambung rambutnya dengan apapun, mazhab Syafii membedakan hukum menyambung rambut antara wanita yang bersuami dengan wanita yang masih lajang. Penggunaan eyelash extension menurut   pendapat MUI Kota Pontianak haram apabila niatnya untuk kencantikan diri sendiri kalau untuk suami diperbolehkan, extension bulu mata termasuk dalam kategori tabarruj yang mana berdandan secara berlebih-lebihan, extension bulu mata sama halnya dengan menyambung rambut dan yang terakhir extension bulu mata termasuk hal yang dapat membahayakan diri sendiri.

 

Kata Kunci:       Bulu Mata Palsu, MUI

References

DAFTAR PUSTAKA

BUKU:

Ahfrancis. 2013. Foundation Eyelash Extension Training Manual. Francis: Ahfrancis

Ahmad Al Hajji Al Kurdi, 2018. Hukum-Hukum Wanita Dalam Fiqih Islam. Semarang: Dina Utama.

Ali Hasbillah. Ushul al-Tasyri’ al-Islami, Kairo: Daar al-Ma’arif, 1379H/1959M.

Amir Abdul Aziz. 2017. Ushul al-Fiqh al-Islami. Kairo: Dar as-Salam.

Amir Syarifuddin. 2017. Ushul Fiqh Jilid 1. Ciputat: PT Logos Wacana Ilmu.

Asma’ Karimah. 2002. Adab Muslimah Berhias. Jakarta: Darul Falah

Bahrun Abu Bakkar. 2017. Yang Cantik Yang Beradab. Bandung: Nuansa Aulia.

Bambang Sunggono. 2012. Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: Rajawali Press.

Hadari Nawawi. 2010. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajahmada Univertas Press.

Harun Rasyid. 2000. Metode Penelitian Kuantitatif bidang Ilmu Sosial dan Agama, STAIN Pontianak.

Hasbi ash-Shidqy, 2014. Tafsir An-Nur. Jakarta: Bulan Bintang.

Imran Hasan Khan 2009. Nyazee. Theories of Islamic Law: The Methodology of Ijtihad. Islamabad: Islamic Research Institute.

Iskandar, 2020. Eyelash Extension Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Bidang Hukum Islam.

Kahar Masyhuri. 2015. Membina Moral Dan Akhlaq. Semarang: VC. Asy-Sifa.

Kementerian Agama RI, 2013. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Semarang.

Kementrian Agama RI, 2010. Al-Quran Al-Karim dan Terjemahannya. Bandung: Syamil Quran.

Lexy J Moleong. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosada Karya.

M. Quraish Shihab. 2002. Tafsir Al-Misbhah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lenteran Hati

M. Yusram & Azwar Iskandar. 2020. Cadar dan Hukumnya: Bantahan Terhadap Penolakan Pensyariatannya. NUKHBATUL'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam 6 No. 1.

Mohammad Hashim Kamali. 2008. Membumikan Syariah (Shari‟ah Law: An Introduction), diterjemahkan oleh Miki Salman. Jakarta : Mizan.

Muhammad Abi Abdillah Bin Yazid, Sunan Ibnu Majah, (i’tani bihi farikun :baitul apkard dauliyah).

Muhammad bin Yazid Al-Quzwaini, Sunan Ibn Majah, Juz 2, (Al Babi Al Halabi:Darul Ihya Al Kutub Al Arabiyah).

Muslich Shabir. 2015. Terjemah Riyadhus Shalihin. Semarang: PT. Karya Toha Putra Semarang, edisi kedua.

Nasrun Haroen. 2017. Ushul Fiqh I, Ciputat: PT Logos Wacana Ilmu.

Rofa’ah, 2016. Akhlak Keagamaan Kelas XII, Cet. 1. Yogyakarta: Depublish.

Roni Hanitijo Soemitro. 1999. Metode Penelitian Hukum dan Juri Metri, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Siti Khoiriyah, 2018, Pendapat MUI Kota Malang Terhadap Jasa Extention Bulu Mata Di Salon Deshita Malang (skripsi), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Soerjono Soekanto. 2018. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: Universitas Indonesia (UI PRESS).

Surahman, 2017. Metode Penelitian. Jakarta: Renika Cipta.

Syaikh Abdullah bin Abdurrahman, 2014. Fatwa-Fatwa Terkini 3. Jakarta: Darul Haq.

Usman, Azwar, dan Irawan, 2020. Syariat Islam dan Kemaslahatan Manusia di Era New Normal pada Kegiataan Keagamaan dan Pendidikan. FENOMENA 12 No. 1.

Wabhah Az-Zuhaili. 2011. Fiqih Islam Wa Adillatuhu Jld 4. Jakarta: Gema Insani, hal. 238.

Yusuf Qaedhawi. 2017. Halal dan Haram dalam Islam. Surabaya: PT Bina Ilmu.

Zainuddin Ali. 2010. Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Zakariya ibn Muhammad ibn Ahmad al-Anshary, Ghayah al-Wushul fi al-Syarh Lub al-Ushul Bab Muqaddimah, Mesir: Daar al-Kutub al-Islamy.

Skripsi:

Husnan Nazori. 2019. Pendapat Ulama Tentang Keberadaan Dokter Kandung Laki-Laki Dalam Pelayanan Medis Persalinan Di Kota Pontianak, (Skripsi), Universitas Tanjungpura.

Leoni Citra Unggulia. 2018. Tinjauan Hukum Islam Tentang Sistem Pengupahan Tanam Bulu Mata (Eyelashing) (Studi Kasus Di Anaya Salon & SPA Bandar Lampung). Skripsi. Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Khoiriyah, Siti. 2018, Pendapat MUI Kota Malang Terhadap Jasa Extention Bulu Mata Di Salon Deshita Malang (skripsi), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Racma Nika Hidayati. 2019. Implikasi Hadis Dalam Kitab Sunan Al-Dharimi No Indeks 2689 Terhadap Operasi Plastik Untuk Kecantikan. Skripsi. Fakultas Ushuluddin Dan Filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Jurnal:

Alfiatun Ni’mah. 2021. Tatalaksana Eyelash Extension Di Eyelash Extension Pandaan Pada Era New Normal. e-journal. Volume 10 Nomor 2.

Cintya Firnanda Agustine, Ibnu Jazari dan Dwi Ari Kurniawati. 2019. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sambung Bulu Mata, Sulam Alis Dan Sulam Bibir, dalam Jurnal Ilmiah Hukum Keluarga Islam, Malang: Program Ahwal Syakhshiyyah Universitas Islam Malang, Vol. 1, No.2 2019, 69-70.

Iryani, Eva. 2017. Hukum Islam Dan Hak Asasi Manusia, Jurnal Ilmiah Universitas Jambi Vol.17 No. 2 Tahun 2017

Nazori, Husnan. 2019. Pendapat Ulama Tentang Keberadaan Dokter Kandung Laki-Laki Dalam Pelayanan Medis Persalinan Di Kota Pontianak, (Skripsi), Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Ni’mah, Alfiatun. 2021. Tatalaksana Eyelash Extension Di Eyelash Extension Pandaan Pada Era New Normal. e-journal. Volume 10 Nomor 2.

Yusram, M., & Iskandar, A. 2020. Cadar dan Hukumnya: Bantahan Terhadap Penolakan Pensyariatannya. NUKHBATUL'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam 6 No. 1.

Website:

https://journal/sociolla/com/bjglossary/eyelash/extension.html diakses pada (18 Januari 2020)

BuluMataAsliDapatRontokAkibatBuluMataPalsuâ€https://www.alodokter.com/bulu/mata/asli/dapat/rontok/akibat/bulu/mata/palsu/html diakses pada 07 Desember 2021.

http://www.lihatdisini.com/pengetahuan/tanam-bulu-mata-permanen-untuk-bulu-mata-yang-lebih-panjang _diakses pada 29 oktober 2021.

http://www.lihatdisini.com/pengetahuan/tanam-bulu-mata-permanen-untuk-bulu-mata-yang-lebih-panjang _diakses pada 07 Desember 2021.

https: //journal. sociolla. com/bjglossary/eyelash-extension/, diakses pada Tanggal 07 Desember 2021.

https://konsultasisyariah.com/34465-hukum-menyambung-bulu-mata-palsu.html (24 April 2020)

Downloads

Published

2022-05-30