Penggunaan Jeruk Sambal (Citrus Amblycarpa) sebagai Bahan Pengasam Alami Terhadap Sifat Fisikokimia dan Sensori Mayones

Authors

  • Syarifah Fatimah Humaira Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Lucky Hartanti Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jft.v4i1.56638

Keywords:

fisikokimia, jeruk sambal, mayones, sensori

Abstract

Mayones merupakan produk pangan yang dapat menggunakan jeruk sambal sebagai bahan pengasam alami. Mayones adalah emulsi semi solid yang diperoleh dari campuran minyak nabati, kuning telur, asam (cuka dan sari jeruk), bumbu-bumbu, asam sitrat atau asam malat yang fungsinya untuk mempertahankan warna dan aroma. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi jeruk sambal sebagai bahan pengasam alami yang menghasilkan mayones terbaik berdasarkan sifat fisikokimia dan sensori. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yaitu konsentrasi jeruk sambal sebagai bahan pengasam yang terdiri dari 6 taraf (10, 20, 30, 40, 50 dan 60 %). Analisa data yang digunakan yaitu ANOVA (Analysis of Variance) dengan taraf 5%. Apabila berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5 %. Hasil uji sensori dianalisis dengan uji Friedman. Penentuan perlakuan terbaik pada hasil penelitian mayones dilakukan dengan uji indeks efektifitas. Konsentrasi sari jeruk sambal dalam pembuatan mayones direkomendasikan sebesar 20 % dengan karakteristik pH (4,34), total padatan terlarut (1,05 â°Brix), kadar air (8,30 %), kadar protein (1,96 %), kadar lemak (86,04 %) dan kadar vitamin C (2,91 mg/100 g) serta dengan karakteristik sensori warna (3,63), aroma (3,23), rasa (2,90), kekentalan (2,80) dan kesukaan keseluruhan (3,07).

References

Amerningtiyas D. dan Jaya F. 2011. Sifat Fisikokimia Mayonnaise dengan Berbagai Tingkat Konsentrasi Minyak Nabati dan Kuning Telur Ayam Buras. Jurnal Ilmu Peternakan, 21(1), 1-6.

Apriyanti, R. 2019. Pengaruh Perbandingan Minyak Kedelai Dengan ASusu Bubuk dan Konsentrasi Jeruk Lemon (Citrus limon) Terhadap Karakteristik Salad Dressing Labu Kuning (Curcubita maxima L.). Tugas Akhir. Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknik. Universitas Pasundan. Bandung.

Apriyantono A., D. Fardiaz, N. L. Puspitasari, Sedamawati dan S. Budiyanto. 1989. Analisis Bahan Pangan. Bogor : IPB Pres.

Badan Standarisasi Nasional (BSN). 1998. Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-4473-1998. Mayonnaise. Dewan Standarisasi Indonesia.

Buckle K. A., R. A. Edward, G. H. Fleet dan M. Wooton. 1987. Ilmu Pangan. Penerjemah : H. Purnomo dan Adiono. Jakarta : UI-Press.

Chukwu O. dan Y. Sadiq. 2008. Storage Stability Of Groundnut Oil and Soya Oil- Based Mayonnaise. Journal of Food Technology, 6(5), 217-220.

De Garmo E. P., Sullivan W. G. dan Canada, C. R. 1984. Engineering Economi, Seven Edition. New York : Macmillan Publish Company.

Erfiana, N. 2018. Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Permen Jelly Dari Kombinasi Sari Nanas (Ananascomosus L) dan Sari jeruk Sambal (Citrus microcarpa). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Pontianak.

Gaonkar G., R. Koka, K. Chen dan B. Campbell. 2010. Emulsifying Functionality of Enzyme-Modified Milk Proteins In O/W and Mayonnaise Like Emulsions. African Journal of Food Science, 4(1), 016-025.

Hamidi F., Efendi R. dan Hamzah F. 2016. Penambahan Sari Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Mutu Sirup Buah Kundur (Benicasahispida). Jom Faperta UR, 3(2), 1-15.

Irawati A., Warnoto dan Kususiyah. 2015. Pengaruh Pemberian Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Terhadap pH, DMA, Susut Masak dan Uji Organoleptik Sosis Daging Ayam Broiler. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 10(2), 125-135.

Julianti. 2017. Kajian Fisikokimia dan Sensori Fruit Leather Pepaya (Carica papaya) dengan Substitusi Jeruk Sambal (X Citrofortunella microcarpa). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Pontianak.

Junaidi, A. 2011. Pengembangan Produk Unggulan Jeruk Kalamansi Kota Bengkulu dengan Pendekatan Ovop. Peneliti Madya Bidang Koperasi Pada Deputi Pengkajian Sumberdaya UMKM Kementrian Koperasi dan UKM, (1), 163-183.

Kumalasari R., Ekafitri R. dan Desnilasari D. 2015. Pengaruh Bahan Penstabil dan Perbandingan Bubur Buah Terhadap Mutu Sari Buah Campuran Pepaya-Nanas. J.Hotr, 25(3), 266-267.

Machmud N.F., N. Kurniawati dan K. Haetami. 2012. Pengkaya Protein Dari Surimi Lele Dumbo Pada Brownies Terhadap Tingkat Kesukaan. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 3(3), 183-191.

Mutiah. 2002. Perbandingan Mutu Mayones Telur Ayam dan Mayones Telur Itik. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Prabawati I., Mustofa A. dan Wulandari Y. W. 2020. Pengaruh Konsentrasi Zat Penstabil dan Jenis Kuning Telur Terhadap Mutu Reduced Fat Mayonnaise. Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI, 5(1), 1-11.

Prasetya D. A. dan Evanuarini H. 2019. Kualitas Mayonnaise Menggunakan Sari Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Sebagai Pengasam Ditinjau Dari Kestabilan Emulsi, Droplet Emulsi dan Warna. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak, 14(1), 20-29.

Purwaningsih. 2007. Cara Pembuatan Tahu dan Manfaat Kedelai. Jakarta : Ganeca Exact.

Ramdhani, Y. I. 2018. Pengaruh Penggunaan Asam Alami Terhadap Karakteristik Sensori dan Fisikokimia Selai Buah Naga Merah. Laporan Riset Agroindustri.

Rosalina Y., Widayati S., Rohana A. dan Prihantoro J. 2015. Application of Edible Coating on Rimau Gerga Lebong (RGL Orange) at Room Temperature Storage. Prosiding. ISBN 9786029071184.

Rusalim M. M., Tamrin dan Gusnawaty. 2017. Analisis Sifat Fisik Mayonnaise Berbahan Dasar Putih Telur dan Kuning Telur dengan Penambahan Berbagai Jenis Minyak Nabati. J. Sains dan Teknologi Pangan, 2(5), 770-778.

Sarwono, B. 1986. Jeruk dan Kerabatnya (Citrus and its Family). Jakarta : Penebar Swadaya.

Tranggono. 1989. Bahan Tambahan Pangan (Food Additive). Yogyakarta : Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada.

Wardani, N. P. 2012. Pemanfaatan Ekstrak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L) Kaya Antioksidan Berbahan Dasar Minyak Kelapa, Minyak Sawit dan Minyak Kedelai. Skripsi. Fakultas Ekologi Manusia. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Wenfuu. 2011. Bahan Makanan Antioksidan dan Sekuestran. Makasar : Universitas Hassanudin.

Widarta, Rai I. W., Wisaniyasa N. W. dan Prayekti H. 2016. Pengaruh Penambahan Ekstrak Belimbing Wuluh (Averhoa blimbi L.) Terhadap Karakteristik Fisikokimia Keju Mozarella. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian AGROTECHNO, 1(1), 37-45.

Winarno, F. G. 1992. Pangan, Gizi, Teknologi dan Konsumen. Jakarta : Gramedia Utama.

Wulandari, M. 2013. Aktivitas Antioksidan Ekstran N-Heksan, Etil Asetat dan Metanol Kulit Buah Jeruk Sambal. Jurnal JJK, 2(2), 90-94.

Xiong R., Xie G. dan A.S. Edmondson. 1999. The Fate of Salmonella enteritidis PT4 In Home-Made Mayonnaise Prepared with Citric Acid. Letters in Applied Microbiology, 28, 36-40.

Yuzami, Witono J. R., Suhono B., Handayani T., Hidayat S., Sugiarti, Mursidawati S., Astuti I. P., Sudarmono dan Wawangningrum H. 2005. Ensiklopedia Flora. Bogor : Kharisma Ilmu.

Downloads

Published

2022-05-29

Issue

Section

Articles