PERBEDAAN KEBUGARAN JASMANI DALAM MELAKUKAN PERMAINAN KECIL PADA SISWI SD NEGERI 47 KOTA JAMBI
DOI:
https://doi.org/10.26418/jilo.v3i1.40675Keywords:
Permainan Kecil, Perbedaaan Kebugaran Jasmani.Abstract
Permainan kecil adalah permainan yang dimainkan oleh anak-anak Indonesia dengan alat-alat yang sederhana, tanpa mesin, bahkan ada yang hanya bermodal badan sehat. Jenis permainan ini juga sering disebut lari antar base, naik kuda, gajah ngamuk dan benteng.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan permainan lari antar base, dan naik kuda dengan gajah ngamuk dan benteng. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimen.
Penelitian eksperimen ini dilakukan di SD Negeri 47 Kota Jambi dengan jumlah 32 orang dengan perincian 16 orang melakukan permainan lari antar base, naik kuda dan 16 orang melakukan permainan gajah ngamuk dan benteng.
Berdasarkan data dari penelitian telah dibuktikan dengan hasil uji normalitas dengan hasil normal dan hasil uji homogenitas dengan data yang homogen dan uji T permainan lari antar base, naik kuda dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan ( n "“ 1 ) adalah 15 diperoleh thitung 1,74 > 1,753. Hal ini berarti hipotesis H1 ditolak. Dan pada permainan gajah ngamuk dan benteng dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan ( n "“ 1 ) adalah 15 diperoleh thitung 1,893 > 1,753. Hal ini berarti hipotesis H1 diterima.
Melihat dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa permainan gajah ngamuk dan benteng lebih baik dari pada permainan lari antar base dan naik kuda dalam meningkatkan kebugaran jasmani.References
Arikunto Suharsimi, (2010) Prosedur Penelitian. Rineka Cipta, Jakarta.
Bafirman dan Apri. 2008. “Pembentukan Kondisi Fisikâ€. Universitas Negeri Padang. Padang
Chandra Sodikin, (2007). Pendidikan jasmani Olahraga dan Kesehatan. Widya Utama, Jakarta.
Hendro Maiko Candra, 2013. “Pengaruh Permainan Kecil Terhadap Peningkatan Hasil Lompat Jauh Pada Siswa SMA Negeri 9 Kerinciâ€. Skripsi.
Ismaryati, (2008) Tes Dan Pengukuran Olahraga. Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UNS dan UPT Penerbit Dan Percetakan UNS (UNS Pers), Surakarta.
Kusnandar, (2007) Kebugaran Jasmani. Pemenrintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Timur.
Kusyanto, (1996) Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 3. Ganeca Exact. Bandung.
Lutan Rusli, (2001) Pendidikan Kebugaran Jasmani. Direktoratnjendral Olahraga Depdiknas, Jakarta.
Soemitro, (1992). Permainan tradisional, Jakarta : DEPDIKNAS
Sukadiyanto dan Dangsina. 2011, “Melatih Fisik. Penerbit Lubuk Agung. Bandung.
TKJI, (2010) Tes Kesegaran Jasmani Indonesia Untuk Usia 10-12 Tahun. Pusat Pengem
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 David Iqroni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
An author who publishes in Jurnal Ilmu Keolahragaan agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).