PEMETAAN SOMATOTYPE KARATE-KA KOTA PONTIANAK

Authors

  • Khairulnisa Balqis Universitas Tanjungpura
  • Victor Gaperius Simanjuntak Universitas Tanjungpura
  • Isti Dwi Puspitawati Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jilo.v3i1.40793

Keywords:

Somatotype, Karate-ka

Abstract

Untuk mengetahui tipe tubuh seorang karate-ka, tes dan pengukuran antropometri sangat diperlukan. Pelatih tidak hanya mengandalkan fell dan melihat bentuk tubuh saja tidak cukup, karena tidak valid. Jika pembinaan yang dilakukan akan mengarah pada prestasi faktor-faktor lain juga harus diperhatikan, salah satunya tipe tubuh. Sehingga perlunya dilakukan penelitian untuk mengetahui tipe tubuh setiap karate-ka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan hasil penelitian yang berbentuk presentase. Hasil analisis yang diperoleh yaitu, dengan melakukan tes dan pengukuran antropometri pada karate-ka, dengan jumlah 108 karate-ka mengukur tinggi badan, berat badan, ketebalan lemak pada triceps, subscapular, suprailliac, femur width, humerus width dan biceps girth. Teknik analisis data dilakukan dengan cara presentase untuk mengetahui berapa persen karate-ka yang memiliki tipe tubuh endomorph, mesomorph dan ectomorph. Hasil penelitian diketahui: 27% karate-ka cenderumg memilikmi tipe tubuh mesomorph-endomorph dan 18% karate-ka dengan tipe tubuh endomorphic mesomorph.

References

Agung Santoso, Benedikta Anna, dan Annisa Purbasari, “Perancangan Ulang Kursi Antropometri Untuk Memenuhi Standar Pengukuran,†ProfesiensiI, vol. 2, no. 2, 2016

Aziz Rubiansyah, Agus Rusdiana, dan R. Boyke Mulyana, “Pengaruh Latihan Plyometrics terhadap Hasil Tolakan Start pada Olahraga Renang,†J. Terap. Ilmu Keolahragaan, vol. 1, no. 1, pp. 6–11, 2016.

Burhan Bugin (2018). Metodelogi Penelitian Kuantitatif. Surabaya: Prenadamedia Group.

Eko Sucipto and W. Widiyanto, “Pengaruh latihan beban dan kekuatan otot terhadap hypertrophy otot dan ketebalan lemak,†J. Keolahragaan, vol. 4, no. 1, pp. 111–121, 2016.

Ethel Sloane (2003). Anatomi dan fisiologi untuk pemula. Jakarta. EGC.

Faidillah Kurniawan, “Analisis Secara Biomekanika Teknik Gerak Serang dalam Anggar,†J. Univ. Negeri Yogyakarta, 2008

Ferry Fendrian dan Muhammad Nurzaman, “Efektivitas Teknik Serangan Pukulan dan Teknik Serangan Tendangan terhadap Perolehan Poin dalam Pertandingan Kumite Cabang Olahraga Karate,†J. Kepelatihan Olahraga, vol. 8, no. 2, pp. 35–47, 2013.

G. R. Critchley, S. Mannion, and C. Meredith, “Injury rates in Shotokan karate.,†Br. J. Sports Med., vol. 33, no. 3, pp. 174–177, 1999.

Hamid Reza Salimi, Naser Heidari, and Ali Salimi, “The relation between somatotype with aerobic capacity and balance in the boys 11-13 years,†Turkish J. Kinesiol., vol. 2, no. 2, pp. 23–25, 2016.

Helmi Chaabene, Younes Hachana, Emerson Franchini, Bessem Mkaouer, and Karim Chamari, “Physical and physiological profile of elite karate athletes,†Sport. Med., vol. 42, no. 10, pp. 829–843, 2012.

Kevin Norton dkk,(1996) Anthropometrica. Australia: University Of New South Wales Press

Martha Deby Ariyanto and Oce Wiriawan, “Perbandingan VO2Max dan IMT Pada Karate Usia Pemula Antara Perguruan Inkai YMCA dan Inkanas Zidam Kota Surabaya,†J. Prestasi Olahraga, vol. 1, no. 3, 2018.

Meutia Maulina, “Profil Antropometri dan Somatotipe Pada Atlet Bulutangkis,†Averrous, vol. 1, no. 2, pp. 69–74, 2018.

Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih dkk., “Identifikasi Somatotype, Status Gizi, Dan Dietary Atlet Remaja Stop and Go Sports,†KEMAS J. Kesehat. Masy., vol. 11, no. 2, pp. 222–232, 2016.

Mlden Mantarkov, Ferihan Ahmed-Popova, Valentin Akabaliev, and Stefan Sivkov, “Somatotype in Bipolar Disorder Revisited: Gender Differences, Neurodevelopment and Clinical Implications,†Imp J Interdiscip Res, vol. 2, no. 9, pp. 1028–1037, 2016.

Nofirza dan Zul Infi, “Perancangan Alat Belajar dan Bermain Yang Ergonomis Di Taman Kanak-kanak Islam Permata Selat Panjang,†J. Ilm. Tek. Ind., vol. 10, no. 1, pp. 48–58, 2011.

Priyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif. Sidoarjo: Zifatama Publishing

Ralph Beneke, Thorsten Beyer, Christoph Jachner, Jachner Erasmus, and Matthias Hütler, “Energetics of karate kumite,†Eur. J. Appl. Physiol., vol. 92, no. 4–5, pp. 518–523, 2004.

Robert M. Malina, Peter T. Katzmarzyk, Thomas M. K. Song, Germain Theriault, and Claude Bouchard, “Somatotype and cardiovascular risk factors in healthy adults,†Am. J. Hum. Biol. Off. J. Hum. Biol. Assoc., vol. 9, no. 1, pp. 11–19, 1997.

Roberta Zulfhi Surya, Siti Wardah, dan Hikmatul Hasanah, “Penggunaan Data Antropometri dalam Evaluasi Ergonomi Pada Tempat Duduk Penumpang Speed Boat Rute Tembilahan-Kuala Enok Kab. Indragiri Hilir Riau,†Ind. Eng. J., vol. 2, no. 1, 2013.

Sri Jumini, “Fisik dalam atletik dan beladiri,†J. Penelit. dan Pengabdi. Kpd. Masy. Unsiq, vol. 3, no. 2, pp. 89–96, 2016.

Wilda Yunieswati dan Dodik Briawan, “Status antropometri dengan beberapa indikator pada mahasiswa TPB-IPB,†J. Gizi dan Pangan, vol. 9, no. 3, 2014.

Winarno. (2011). Metodologi penelitian dalam pendidikan jasmani. Malang: Media Cakrawala.

Downloads

Published

2020-05-30