Analisis peran wanita dalam aktivitas fisik gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS)

Authors

  • Ummi Atiya Universitas Negeri Semarang
  • Khoiril Anam Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26418/jilo.v5i1.52255

Keywords:

Peran, Aktivitas Fisik, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)   merupakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 dikeluarkan melalui Kementerian Kesehatan RI untuk mengurangi Penyakit Tidak Menular di Indonesia. Salah satu fokus kegiatan Germas yaitu aktivitas fisik yang dicanangkan di seluruh Indonesia termasuk di Desa Kendaldoyong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran wanita dan   hambatannya dalam aktivitas fisik Germas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, pengambilan data menggunakan angket tertutup. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Kendaldoyong, dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel 40 orang wanita. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa peran wanita dalam aktivitas fisik Germas di Desa Kendaldoyong termasuk dalam kategori "sedang" dengan persentase 70%. Minat olahraga rehabilitasi/kesehatan yaitu olahraga senam setiap akhir pekan (Sabtu-Minggu) dengan mengajak anak serta temannya, sedangkan untuk melakukan aktivitas kegiatan sehari-hari responden melakukan kegiatan menyetrika. Meskipun hambatan termasuk dalam kategori "sedang" seperti memiliki kegiatan lain atau kegiatan sedang padat. Simpulan dalam penelitian ini yaitu peran wanita dalam aktivitas fisik Germas di Desa Kendaldoyong berkategori "sedang" meskipun terdapat beberapa hambatan. Saran untuk masyarakat harus terus meningkatkan kesadaran untuk melakukan Germas aktivitas fisik dan membuat jadwal kegiatan supaya mempermudah untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin.

References

Budi Santoso, Eva Sulistiowati, Sekartuti, Astuti, L. (2013). Riset Kesehatan Dasar Provinsi Jawa Tengah. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(September 2013). 1-36.

Ferkins, L., Shilbury, D., & McDonald, G. (2009). Board Involvement in Stategy: Advancing the Governance of Sport Organizations Lesley. Journal of Sport Management, 23(3), 245-277. https://doi.org/10.1123/jsm.23.3.245

Harsuki, H. (2012). Pengantaran Manajemen Olahraga. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Germas Wujudkan Indonesia Sehat. In www.kemenkes.go.id (pp. 1–9). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Pompper, D. (2013). Volunteerism and corporate social responsibility:Definitions,

measurement, roles, & commitment. Volunteering and communication:Studies from multiple contexts, 273A295.

Prasetyo, Y. (2013). Kesadaran Masyarakat Berolahraga Untuk Peningkatan Kesehatan Dan Pembangunan Nasional. Medikora. 9. 219-228.

Romadhon, Yusuf Alam. (2014). Pembajak Kesehatan. Solo: Tiga Serangkai.

Sabelino, F. (2015). Peran Dan Tanggung Jawab Dinas Sosial, Pemuda Dan

Olahraga Dalam Pemenuhan Kesejahteraan Atlet Anggar Di Kota Semarang Ditinjau Dari Undang-Undang No 3 Tahun 2005. In Pandecta: Research La Journal (vol. 5). https://doi.org/10/15294/pandecta.v5i2.2304

Soekanto, Soerjono. (2002). Teori Peranan. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2022-05-25

Issue

Section

RESEARCH ARTICLES