Determinasi Niat UMK untuk Memperoleh Sertifikasi Halal: Peran Religiusitas, Halal Knowledge, Government Support, dan Attitude

Authors

  • Muhammad Cholil Jurusan Sains Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga
  • Ari Prasetyo Jurusan Sains Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga
  • Tanza Dona Pertiwi Jurusan Sains Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga
  • Mochamad Syafruddin Aji Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26418/ejme.v13i4.102322

Keywords:

religiosity, halal knowledge, government support, attitude, intention to obtain halal certification.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh religiosity, halal knowledge, dan government support terhadap intention to obtain halal certification pada pelaku UMK, serta menguji peran mediasi attitude dalam hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei terhadap pelaku UMK yang telah memproduksi makanan dan minuman. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiosity tidak berpengaruh signifikan terhadap niat memperoleh sertifikasi halal, sementara halal knowledge berpengaruh signifikan secara positif. Government support tidak berpengaruh langsung terhadap niat, namun attitude terbukti sebagai variabel penting yang mampu memediasi pengaruh religiosity dan government support terhadap niat mengurus sertifikasi halal. Sebaliknya, attitude tidak mampu memediasi pengaruh halal knowledge, yang berarti pengetahuan halal memengaruhi niat secara langsung tanpa melalui pembentukan sikap. Temuan ini menegaskan bahwa sikap positif merupakan determinan kunci dalam mendorong pelaku UMK untuk mengurus sertifikasi halal, sedangkan pengetahuan berperan sebagai penggerak langsung perilaku. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa edukasi halal perlu diperkuat untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha, sementara dukungan pemerintah harus lebih efektif dan dipersepsikan sebagai kemudahan nyata agar mampu memengaruhi sikap dan niat pelaku UMK. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi peningkatan kepatuhan sertifikasi halal bagi sektor UMK serta memperkaya kajian perilaku dalam konteks implementasi regulasi halal di Indonesia.

Downloads

Published

2025-10-31