PEMANFAATAN GREEN ROOF SEBAGAI MEDIA FILTER AIR HUJAN DI KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v1i1.1706Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh green roof terhadap kualitas air hujan di Kota Pontianak. Pengaruh tersebut dipelajari dengan cara membandingkan antara kualitas air hujan yang melewati green roof dengan kualitas air yang tidak melewati green roof. Penelitian diawali dengan merancang dan membuat model green roof. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak empat kali dan diuji di laboratorium terhadap parameter pH, kekeruhan, Pb terlarut dan E.Coli. Metode analisa menggunakan metode analisa statistika anova satu jalur (one way-anova). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah rata-rata pH air hujan lewat green roof sebesar 6,29 sedangkan air hujan yang tidak lewat green roof sebesar 5,29 dan 5,33. Rata-rata kekeruhan air hujan yang lewat green roof sebesar 149,75 NTU sedangkan rata-rata air hujan yang tidak melewati atap hijau sebesar 1,235 NTU dan 1,845 NTU. Rata-rata Pb terlarut pada air hujan yang lewat green roof dan tidak lewat green roof sebesar 0,0161 ppm, 0,0144 ppm, dan 0,0169 ppm. Indentifikasi bakteri E.Coli pada air hujan lewat green roof negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, atap hijau memberikan pengaruh signifikan terhadap parameter pH dan kekeruhan, namun tidak pada parameter Pb terlarut dan E.Coli.Kata kunci: Green roof, Kualitas Air Hujan, Kota Pontianak
Downloads
Published
2013-04-04
Issue
Section
Articles