PERENCANAAN SALURAN PRIMER SUNGAI JAWI DENGAN KEMAMPUAN SWA PURIFIKASI SALURAN TERHADAP BEBAN PENCEMAR ORGANIK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v1i1.2106Abstract
ABSTRAK Hasil pemantauan kualitas air Sungai Jawi oleh BLH Kota Pontianak tahun 2011 khususnya BOD berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air untuk perairan kelas II telah melebihi baku mutu, mencapai rata-rata 13,7 mg/l. Hal ini menandakan adanya bahan organik yang masuk ke Sungai Jawi sehingga mengakibatkan penurunan kualitas air akibat berkurangnya kemampuan swa purifikasi. Maka dari itu, dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan swa purifikasi Sungai Jawi agar kualitas air tetap terjaga. Upaya untuk meningkatkan kemampuan swa purifikasi diawali dengan melakukan uji kualitas air khususnya parameter DO sebagai data pembanding hasil perencanaan. Hasil uji laboratorium diketahui konsentrasi DO Sungai Jawi rata-rata 2,2 mg/l ketika pasang dan 1,7 mg/l ketika surut. Kemudian ditetapkan DO target sesuai PP. No 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air untuk perairan kelas II sebesar 4 mg/l. Setelah itu dipilih cara untuk meningkatkan laju penambahan Oksigen (Kr) yaitu dengan merubah dinding saluran menjadi beton atau susunan batu atau penambahan alat. Penambahan aerator menjadi cara yang dipilih untuk meningkatkan DO Sungai Jawi. Aerator yang diaplikasikan merupakan aerator permukaan yang diletakkan per 200 meter di sepanjang Sungai Jawi sebanyak 30 buah dengan level daya berkisar antara 18,73-180,37 W/m3. Kata kunci: Sungai Jawi Pontianak, swa purifikasi, aeratorDownloads
Published
2013-05-27
Issue
Section
Articles