Perencanaan Sistem Pengelolaan Sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) di Perumahan Grand Sukati Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya

Authors

  • Zulkifli .

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v1i1.3097

Abstract

Desa Sungai Kakap merupakan salah satu desa yang belum mendapatkan pelayanan sampah baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya maupun Pemerintah Kota Pontianak. Hal ini menyebabkan  sampah yang dihasilkan oleh perumahan-perumahan Desa Sungai Kakap menumpuk dimana-mana dan menimbulkan timbulan sampah yang tidak diinginkan. Timbulan sampah dapat menyebabkan masalah bagi manusia dan lingkungan diantaranya adalah menurunnya nilai estetika, terganggunya sanitasi, tercemarnya air tanah bahkan bisa menyebabkan vektor penyakit bagi manusia. Perumahan Grand Sukati yang merupakan perumahan yang sedang dibangun di Desa Sungai Kakap tentu perlu adanya perencanaan sistem  pengelolaan sampah. Perencanaan sistem pengelolaan sampah yang direncanakan di Perumahan Grand Sukati adalah pengelolaan sampah berbasis 3R (reduce, reuse dan recycle).  Pengelolaan sampah yang direncanakan di Perumahan Grand Sukati meliputi 4 aspek yaitu aspek kelembagaan, aspek operasional, aspek biaya dan aspek peran serta masyarakat. Pengelolaan sampah dikelola langsung  oleh organisasi masyarakat. Aspek operasional meliputi pewadahan, pengumpulan dan pengolahan di TPST. Wadah yang direncanakan di Perumahan Grand Sukati adalah wadah komunal yang berkapasitas 2 m3 sebanyak 7 buah. Alat pengumpul yang direncanakan berupa gerobak motor  sebanyak 2 buah. Pengolahan sampah organik di TPST menggunakan pengomposan dengan bantuan alat  rotary klin yang menggunakan sistem aerasi. Biaya investasi yang harus disediakan untuk pengelolaan sampah di Perumahan Grand Sukati untuk umur perencanaan 20 tahun adalah Rp 904.823.000,- dan biaya depresiasi sebesar Rp 118.182.000,-. Adapun biaya operasional dan pemeliharaan adalah sebesar Rp 3.844.000.000,-. Pendapatan dari pengolahan sampah dan retribusi sampah adalah Rp 11.534.400.000,-. Dengan demikian keuntungan perencanaan yang berumur 20 tahun adalah sebesar Rp 6.785.577.000,-. Faktor yang menentukan  berhasil tidaknya pengelolaan sampah di  Perumahan Grand Sukati adalah  peran serta masyarakat. Masyarakat  berperan memisahkan sampah organik dan anorganik di rumah masing-masing sebelum dibuang ke wadah komunal. Kata kunci: Sampah, 3R, aspek pengelolaan.

Published

2013-09-03

Issue

Section

Articles