Analisis Teknologi Bersih dan Minimasi Limbah pada Industri Tahu Rumahan Kota Pontianak (Analysis of Clean Technology and Minimization of Waste in the Home-based Tofu Industry on Jl. Parit Pangeran, Pontianak City, West Kalimantan)
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v8i2.43712Keywords:
Produksi Bersih dan Minimasi Limbah, Industri Tahu, Quick ScanningAbstract
Abstract
The home industry is currently growing rapidly, not inferior to large industries. One of the fastest growing industries is the tofu industry. Tofu industry which is located on Jl. Parit Pangeran, Pontianak City, can produce tofu ranging from 1004 to 1005 grains which are distributed to the Flamboyan Market. This soy-based food is in great demand by the public, apart from its taste, the protein content in tofu is also good for the human body. The tofu production process includes soaking 500 kg of soybeans, milling, pressing, cooking, freezing, and printing. In each production process, tofu will produce output in the form of semi-finished products or waste. The results of the analysis of the application of clean production and waste minimization in the tofu industry are the addition of SOPs, goodhouse keeping, recycle, fuel replacement, extension of water life, use of blowers in the cooking process, reuse of cooking water, utilization of ash waste, and manufacture of liquid fertilizer.
Keywords: Production and Waste Minimization, Tofu Industry, Quick Scanning
Abstrak
Industri rumahan saat ini berkembang pesat tak kalah dengan industri besar. Salah satu industri yang berkembang pesat adalah industri tahu. Industri tahu yang terletak di Jl. Parit Pangeran, Kota Pontianak, dapat menghasilkan tahu berkisar 1004 hingga 1005 butir yang didistribusikan ke Pasar Flamboyan. Makanan berbahan dasar kedelai ini banyak diminati oleh masyarakat, selain karena rasa, kandungan protein pada tahu juga baik bagi tubuh manusia. Proses produksi tahu ini meliputi perendaman kedelai sebanyak 500 kg, penggilingan, pemerasan, pemasakan, pembekuan, dan pencetakan. Pada tiap proses produksi tahu akan menghasilkan output berupa produk setengah jadi, maupun limbah. Hasil analisis penerapan produksi bersih dan minimasi limbah di industri tahu ini yang bisa disarankan adalah penambahan SOP, good housekeeping, recycle, penggantian bahan bakar, perpanjangan masa pakai air, penggunaan blower pada proses pemasakan, reuse air saat proses memasak, pemanfaatan limbah abu, dan pembuatan pupuk cair.
Kata Kunci: Produksi Bersih dan Minimasi Limbah, Industri Tahu, Quick Scanning
References
Aliyenah, A Napoleon, Yudono. 2015. Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu sebagai Pupuk Cair Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir). Jurnal penelitian sains.Volume 17 Nomor 3
Azmi, M. Edward, H. S. Andrio, D. 2016. Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Menggunakan Tanaman Typha latifolia dengan Metode Constructed Wetland. Jom F TEKNIK. Volume 3 No. 2
Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (BAPEDAL). 1997. Produksi Bersih Di Indonesia. Jakarta.
Desiana, C . Banuwa, I. S. Evisal, R. Yusnaini, S. 2013. Pengaruh Pupuk Organik Cair Urin Sapi Dan Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agrotek Tropika. ISSN 2337-4993 Vol. 1, No. 1: 113 – 119.
Fitriyanti, R. 2016. Penerapan Produksi Bersih Pada Industri Pulp dan Kertas. Jurnal Redoks. Vol. 1, No. 2
Fajri R, Nurul, Mochtar Hadiwidodo, Arya Rexagama. 2017. Pengolahan Lindi dengan Metode Koagulasiflokulasi Menggunakan Koagulan Aluminium Sulfat dan Metode Ozonisasi Untuk Menurunkan Parameter BOD, COD, dan TSS (Studi Kasus Lindi TPA Jatibarang). Jurnal Teknik Lingkungan 6 (1) : 1-13.
Effendi, H. 2003. Telaah kualitas air. Kanisius. Yogyakarta.
Estikarini, Hutami Dinar, Mochtar Hadiwidodo, Veny Luvita. 2016. Penurunan Kadar COD dan TSS Pada Limbah Tekstil dengan Metode Ozonasi. Jurnal Teknik Lingkungan 5 (1) : 1-11.
Hikmah, N. 2016. Agrotropika Hayati Pengaruh Pemberian Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Hijau. Jurnal Agrotropika Hayati,3(3): 46-52
Indah, Lutfiana Sari, Boedi Hendrarto, Prijadi Soedarsono. 2014. Kemampuan Eceng Gondok (Eichhornia sp.), Kangkung Air (Ipomea sp.), dan Kayu Apu (Pistia sp.) Dalam Menurunkan Bahan Organik Limbah Industri Tahu (Skala Laboratorium). Journal Of Maquares 3 (1) : 1-6.
Kementrian Lingkungan Hidup. 2003. Kebijakan Nasional Produksi Bersih. Jakarta.
Maharso., Hj, Darmiah. &As Ali, J. 2014. Merubah Ancaman Bahaya Limbah Cair Industri Tahu Menjadi Peluang Ekonomi. Jurnal Kesehatan Lingkungan,2(11): 201-208.
Nohong. 2010. Pemanfaatan Limbah Tahu Sebagai Bahan Penyerap Logam Krom, Kadmiun dan Besi Dalam Air Lindi TPA. Jurnal Pembelajaran Sains. Vol. 6, No. 2: 257-269. Kendari. Universitas Haluoleo Kendari.
Prabowo, H. F., Purwanto, Suherman. 2015. Peluang Penerapan Produksi Bersih Di Industri Kecil Slondok. Ekosains. Universitas Dipenogoro.
Rolia, E., & Amran, Y. 2015. Perencanaan Bangunan Pengolahan Limbah Cair Pada Pabrik Tahu Di Kelurahan Mulyojati Kota Metro. Journal Teknik, 5(10): 83-88.
Ruhmawati, T. Sukandar, D. Karmini, M., Roni S. R. 2017. Penurunan Kadar Total Suspended Solid (TSS) Air Limbah Pabrik Tahu Dengan Metode Fitoremediasi. Jurnal Permukiman Vol. 12 No. 1 : 25-32
Santoso, H. B. (1993). Pembuatan Tempe dan Tahu Kedelai. Kanisius. Yogyakarta.
Sitompul, D, F, Sutisna, M, dan Pharmawati, K. 2013. Pengolahan Limbah Cair Hotel Aston Braga City Walk dengan Proses Fitoremediasi Menggunakan Tumbuhan Enceng Gondok. Jurnal Institut Teknologi Nasional. Institut Teknologi Nasional Bandung.
Suganda, Rizky, Endro Sutrisno, Irawan Wisnu Wardana. 2014.
Penurunan Konsentrasi Amonia, Nitrat, Nitrit dan Cod Dalam Air Limbah Tahu Dengan Menggunakan Biofilm – Kolam (Pond) Media Pipa PVC Sarang Tawon dan Tempurung Kelapa Disertai Penambahan Ecotru. Jurnal teknik lingkungan 3 (4) : 1-8.
Widodo, L. 2017. Potensi Penerapan Konsep Produksi Bersih pada Industri Keramik di Probolinggo. Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 18, No 2.
Zulkifli dan Ami, A. 2001. Pengolahan Limbah Cair Pabrik Tahu Dengan Rotating Biological Contactor (RBC) pada Skala Laboratorium. Limnotek. Vol, VIII. No,1.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.