Analysis of Clean Water Treatment with Slow Sand Filter Using Beach Sand and Quartz Sand

Authors

  • Bintang Saptanty Artidarma Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura
  • Laili Fitria Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura http://orcid.org/0000-0001-9585-1059
  • Hendri Sutrisno Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v9i2.47639

Keywords:

beach sand, clean water, slow sand filter, quartz sand

Abstract

Abstract

The purpose of this study is to analyze the quality of Kapuas River water before and after processing and to analyze the comparative effectiveness of beach sand and quartz sand in slow sand filters with the thickness is 110 cm for processing Kapuas River water. The research method that used is the down flow method. The parameters that measured were pH, Turbidity, TDS, Organic Substances, Fe, and Total Coliform. The initial pH parameter is 5.6 and the results of filtering with beach sand 1, beach sand 2, silica sand 1, and silica sand 2 are 7; 6.9; 7,1; 6.9. The initial turbidity parameter was 35.2 and the filtering result are 1.21; 1.7; 16.0; 2.87. The initial TDS parameter was 122.4 and the filtering result was 90.5; 88.1; 127.5; 80.5. The initial Organic Substance parameter was 102.71 and the result after filtering was 77.92; 63.82; 98.99; 98.17.

 

Keywords: beach sand, clean water, slow sand filter, quartz sand

 

Abstrak

Tujuan Penelitian ini untuk menganalisa kualitas Air Sungai Kapuas sebelum maupun sesudah pengolahan dan menganalisa perbandingan efektivitas pasir pantai dan pasir kuarsa pada Saringan Pasir Lambat (SPL) dengan ketebalan 110 cm dalam mengolah air Sungai Kapuas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode down flow. Parameter yang diukur adalah pH, Kekeruhan, TDS, Zat Organik, Kadar Fe, dan Total Coliform. Parameter pH awal 5,6 dan hasil penyaringan dengan pasir pantai 1, pasir pantai 2, pasir silika 1, dan pasir silika 2 adalah 7; 6,9; 7,1; 6,9. Parameter Kekeruhan awal 35,2 dan hasil penyaringan adalah 1,21; 1,7; 16,0; 2,87. Parameter TDS awal 122,4 dan hasil penyaringan adalah 90,5; 88,1; 127,5; 80,5. Parameter Zat Organik awal 102,71 dan hasil penyaringan adalah 77,92; 63,82; 98,99; 98,17.

 

Kata Kunci: air bersih, pasir kuarsa, pasir pantai, saringan pasir lambat

Author Biographies

Bintang Saptanty Artidarma, Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Laili Fitria, Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Hendri Sutrisno, Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

References

Anggraini, Dyah Novita (2019) Bahaya Klorin Dalam Air Minum Bagi Kesehatan Ginjal. 27 Maret 2021.

https://www.klikdokter.com/amp/3624157/bahaya-klorin-dalam-air-minum-bagi-kesehatan-ginjal.

Hamimal M. R, dkk (2013) Uji Kemampuan Slow Sand Filter dalam Menurunkan Kekeruhan, COD, dan Total Coliform. Jurnal Tugas Akhir Jurusan Teknik Lingkungan. FTSP ITS.

Perdana, Daud &Suhendra (2019) Efektivitas Penggunaan Pasir Kerang Sebagai Media Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Bersih. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah. Vol. 02, No. 1. Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sambas.

Prayogo, dkk (2009) Survei Potensi Pasir Kuarsa di Daerah Ketapang Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol. 11 No. 2 Edisi Agustus 2009.

Suhendra, Apriani, W., & Sundari, E. M (2016) Uji Kinerja Alat Penjerap Warna dan pH Air Gambut Menggunakan Arang Aktif Tempurung Kelapa. Positron, Vol. 6 No.1, 35-39.

Sukiyo (2016) Potensi Pasir Kuarsa di Daerah Kalimantan Tengah dan Pemanfaatannya untuk Industri. 28 Maret 2021.

https://www.bbk.go.id/ index.php/ berita/view/41/POTENSI-PASIR -KUARSA.

Downloads

Published

2021-06-25

Issue

Section

Articles