Analisis Polutan Udara (CO, NO2, SO2, PM10, PM2,5 dan TSP) di Industri Galangan Kapal serta Pengaruhnya terhadap Lingkungan Kerja

Authors

  • Erly Esaputri Saragih Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura
  • Dian Rahayu Jati Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura
  • Suci Pramadita Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v10i2.56051

Keywords:

Galangan kapal, polutan udara, pengaruh kesehatan

Abstract

Galangan kapal merupakan salah satu industri yang memenuhi reparasi bagi kapal-kapal yang melakukan bongkar muat di pelabuhan. Dampak dari aktivitas industri galangan kapal terhadap lingkungan dan kesehatan, ialah partikulat debu dan gas oksida dari proses pengelasan. Penelitian dilakukan untuk menganalisis konsentrasi polutan udara karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), dan partikel material < 10 µm (PM10), partikel material < 2,5 µm (PM2,5) dan total suspended particulate (TSP) serta pengaruhnya terhadap lingkungan kerja. Pengambilan sampel udara dilakukan pada 3 titik sampling, sedangkan pengaruh konsentrasi polutan terhadap lingkungan kerja diperoleh dari wawancara terhadap para pekerja di PT. Kapuas Cahaya Bahari (KACABA). Berdasarkan hasil yang diperoleh, diperoleh bahwa konsentrasi polutan udara di PT. Kapuas Cahaya Bahari (KACABA) masih memenuhi baku mutu udara ambien Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021. Polutan dengan konsentrasi tertinggi adalah karbon monoksida (CO) dan total suspended particulate (TSP) pada titik sampling 2 sebesar 2,66 µg/m3 dan 36,9 µg/m3. Polutan yang paling tinggi pada titik sampling 1 dan titik sampling 3 adalah Total Suspended Particulate (TSP), sebesar 50,40 µg/m3 dan 53,88 µg/m3. Konsentrasi polutan masih di bawah baku mutu sehingga tidak ada pengaruh siginifikan yang dirasakan oleh para pekerja selama bekerja.


Kata kunci: galangan kapal, polutan udara, pengaruh kesehatan.

References

Azizah, I. T. N. (2019). Analysis The Level Of PM2,5 And Lung Function Of Organic Fertilizer Industry Workers In Nganjuk. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(2), 141. https://doi.org/10.20473/jkl.v11i2.2019.141-149

Deviandhoko, Endah, N., & Nurja. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja Pengelasan Di Kota Pontianak. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 1(1), 72. https://doi.org/10.30602/jlk.v1i1.100

Duppa, A., Daud, A., & Bahar, B. (2020). Kualitas Udara Ambien Di Sekitar Industri Semen Bosowa Kabupaten Maros. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 3(1), 86–92. https://doi.org/10.30597/jkmm.v3i1.10296

Hendrawan, A., Lusiani, L., & Aprilian, R. (2020). Sandblasting pada kapal mv. berlian indah. Jurnal Saintara, 4(2), 26–33.

Hidayat, A., Inaku, R., & Novianus, C. (2020). Pengaruh Pencemaran Udara PM 2 , 5 dan PM 10 Terhadap Keluhan Pernapasan Anak di Ruang Terbuka Anak di DKI Jakarta The Effect of PM 2 . 5 and PM 10 Air pollution on Complaints of Children ’ s Respiration in Children ’ s Open Space in DKI Jakarta. Arkesmas, 5(2), 9–16.

Istantinova, D. B., Hadiwidodo, M., & Handayani, D. S. (2012). Pengaruh Kecepatan Angin, Kelambaban dan Suhu Udara Terhadap Konsentrasi Gas Pencemar Sulfur Dioksida (SO2) dalam Udara Ambien di Sekitar PT. Inti General Yaja Seteel Semarang. 1–10.

Istirokhatun, T., Ratnasari, E. N., & Utomo, S. (2016). Kontribusi Parameter Meteorologi Dan Kondisi Lalu Lintas Terhadap Konsentrasi Pencemar No2 Di Kota Semarang. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 13(2), 48. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v13i2.48-56

Khairina, M. (2019). The Description of CO Levels, COHb Levels, And Blood Pressure of Basement Workers X Shopping Centre, Malang. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(2), 150. https://doi.org/10.20473/jkl.v11i2.2019.150-157

Maharini, G. A. K. S. (2017). Studi Reduksi Sulfur Dioksida (SO2) Udara Ambien oleh Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk Wilayah Permukiman dan Transportasi di Kota Surabaya.

Mutia, H., Nurjazuli, & Hanang, L. D. (2018). Hubungan Konsentrasi Karbon Monoksida (Co) Dan Faktor-Faktor Resiko Dengan Konsentrasi Cohb Dalam Darah Pada Masyarakat Beresiko Di Sepanjang Jalan Setiabudi Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6(6), 241–250.

Ramadhani, D. F., Huboyo, H. S., & Muhlisin, Z. (2011). Studi Penyisihan Emisi Karbon Monoksida (CO) pada Asap Rokok Filter dan Cerutu dengan Variasi Tegangan Listrik Menggunakan Teknologi Plasma.

Winardi. (2014). Pengaruh Suhu Dan Kelembaban Terhadap Konsentrasi Pb di Udara Kota Pontianak The Effect of Temperature And Humidity Factor Against Lead ( Pb ) Concentration In The Air Of Pontianak City. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Borneo Akcaya, 01(1), 16–25.

Downloads

Published

2022-07-31

Issue

Section

Articles