Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Potensi Erosi Tanah Di Das Sibau Kabupaten Kapuas Hulu
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v10i2.56394Keywords:
Land occupation, Erosion, USLEAbstract
DAS Sibau merupakan salah satu daerah aliran sungai yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu dengan pola penggunaan lahan yang intensif dan terus mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya jumlah dan kebutuhan penduduk. Perubahan penggunaan lahan yang disebabkan oleh aktivitas antropogenik secara umum dapat menyebabkan potensi erosi tanah yang bersifat fluktuatif dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang lainnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan pengaruhnya terhadap potensi erosi yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan SIG (System information Geografis) dengan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dengan parameter erosivitas Hujan (R), erodibilitas tanah (K), kemiringan lereng (LS) dan pengunaan lahan (CP), perhitungan potensi erosi yang dilakukan yaitu tahun 2009, 2015 dan 2018. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa penggunaan lahan di DAS Sibau masih didominasi oleh hutan, dengan perubahan lahan terbesar tahun 2009 hingga 2015 yaitu lahan terbuka (245,48%), sedangkan tahun 2015 hingga 2018 yaitu lahan terbuka mengalami penurunan (83,15%), kemudian peningkatan pada kebun campuran (149,45%) dan pertanian lahan kering sebesar (496,74%). Tingkat Bahaya Erosi (TBE) DAS Sibau masih tergolong aman karena didominasi oleh kategori sangat ringan dan ringan.
References
Anggy, P. H., Rauf, A., Mulya, M., B. 2021. Kondisi dan Pengelolaan Kawasan Hulu DAS Belawan Hubungannya dengan Tingkat Bahaya Erosi pada Lahan Budidaya di Kabupaten Deli Serdang. Serambi Engineering, Volume VI, No. 3, Juli 2021.
Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. Institut Pertanian Bogor Press: Bogor.
Asdak, C. 2014. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.
Asdak, dan Chay. 2014. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Cetakan Ketiga. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.
Badan Informasi Geospasial. 2014. Peta Geografi Kabupaten Kapuas Hulu. BAPPEDA: Kalbar.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Barat. 2009-2018. Peta Geografi Kabupaten Kapuas Hulu. BAPPEDA: Kalbar.
Badaruddin, Kadir, S., Khalis, S., dan Ridwan, I. 2021. Kajian Erosi Pada Berbagai Unit Lahan Di DAS Kintap. Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat.: Lambung Mangkurat.
Blanco, H. & Lal, R. 2008. Principles of soil conservation and management. Springer: USA.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. 2009-2018. Data Iklim Stasiun Pangsuma Kabupaten Kapuas Hulu. BMKG: Kapuas Hulu.
Carina et al. 2018. Analisis Lintasan Perubahan Tutupan Lahan Terdepan Kehilangan Hutan Tropis. Global Green Growth Institute (GGGI): Jakarta.
Dewi, E., Haryanto, R., dan Sudirja, R. 2015. Tipe Penggunaan Lahan dan Potensi Lereng Terhadap Kandungan C-Organik dan Beberapa Sifat Fisik Tanah Inceptisols Jatinangor, Jawa Barat. Jurnal Ilmu dan Teknolgi Pertanian: Sumedang.
Eisenberg, J., & Muvundja, F. A. 2020. Quantification of Erosion in Selected Catchment Areas of the Ruzizi River (DRC) Using the (R) USLE Model. Land, 9 (4), 125.
El-Swaify, S.A., Dangler, E.W. 1976. Erosion of selected Hawaii soils by simulated rainfall. Soil Sci. Soc. Am. J., 40, pp. 769773. University Honolulu: Hawai.
Gaveau, D., Husnayaen, Sheila, dan D., Arjasakusuma, S. 2015. Rapid Conversion And Avoided Deforestation: Examining Four Decades Of Industrial Plantation Expansion In Borneo. Nature Publishing Group.
Hardjowigeno, S. 2007. Evaluasi Kesesuaian Lahan & Perencanaan Tataguna Lahan. Universitas Gajahmada: Yogyakarta.
Haryani, Poppy. 2011. Perubahan Penutupan/Penggunaan Lahan dan Perubahan Garis Pantai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipunagara dan Sekitarnya. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor: Bogor.
Heung B., Bakker L., Schmidt M.G. 2013. Modelling The Dynamics Of Soil Redistribution Inuced Vy Sheet Erosion Using The Universal Soil Loss Equation And Cellular Automata Dragicevic S. Geoderma.
Lusiana B, Widodo R, Mulyoutami E, Nugroho DA dan van Noordwijk M. 2008. Kajian Kondisi Hidrologis DAS Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. World Agroforestry Centre: Bogor.
Mohammad, F.S. & Abo-Ghobar, H.M. 1992. Estimation of rainfall erosivity indices for the Kingdom of Saudi Arabia. J. King Saud Univ. Agric. Sci. 4 (2): 189-204: Saudi Arabia.
Munandar, R., Jayanti, S.D. dan Bachtiar, M. 2016. Permodelan Intersepsi untuk Pendugaan Aliran Permukaan. Agrotechno. Vol 1 (1): 62-69
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Tanggal 1 Maret 2012.
Purwadi dan Siswanto. 2021. Identifikasi Dan Pemetaan Tingkat Lahan Kritis Wilayah Dataran Menengah Kabupaten Probolinggo Menggunakan Teknik Sistem Informasi Geografi (SIG). Jurnal Agroekoteknologi: Surabaya.
Rahmadi, M.R., dan Kadir, S. 2019. Analisis Tingkat Bahaya Erosi Di Sub DAS Banyuhirang DAS Maluka Kota Banjarbaru. Jurnal Sylva Scienteae: Kalimantan Selatan.
Sitorus, S.R.P., Sriharyati, M. Selari, dan H. Subagyo. 2017. Pola penyebaran tanah gambut dan sifat-sifat tanah antara beberapa sungai utama pada areal pengembangan lahan gambut satu juta hektar propinsi Kalimantan Tengah. Agrista 4(1):50-63.
Srinivasu, B., & Srinivasa Rao, P. 2013. Infrastructure development and economic growth: Prospects and perspective. Journal of Business Management & Social Sciences Research, 2(1), 2319–5614.
Suripin. 2014. Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air. Andi Offset: Yogyakarta.
Yanti, R.N. Rusnam, dan Ekaputra, E.GG. 2017. Analisis Debit Pada DAS Air Dingin Menggunakan Metode Swat. Universitas Andalas: Padang.
Yusuf, S.M., Murtilaksono, K., dan Laraswati, D. M. 2020. Pemetaan Sebaran Erosi Tanah Prediksi Melalui Integrasi Model USLE Ke Dalam Sistem Informasi Geografis. Journal of Natural Resources and Environmental Management: Bogor.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.