Pola Sebaran Total Nitrogen dan Total Fosfat Akibat Aktivitas Disekitar Danau Sebedang Sambas

Authors

  • Erik Kusnadi Tanjungpura University
  • Kiki Prio Utomo Tanjungpura University
  • Herda Desmaiani Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i1.57685

Keywords:

Sebaran Pencemar, Beban Pencemar, Danau Sebedang, Total nitrogen, Total fosfat.

Abstract

Danau Sebedang merupakan danau alami yang terletak di Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas. Fungsi utama danau yaitu sebagai sumber air baku pengolahan air bersih dan objek wisata. Adanya proses alam dan aktivitas antropogenik disekitar danau dapat menyumbang masukan berupa bahan organik dan anorganik ke ekosistem danau. Salah satu dampak mungkin terjadi adalah terjadinya pengayaan nutrien pada perairan danau. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pola sebaran pencemar total nitrogen (TN) dan total fosfat (TP) didalam danau yang bersumber dari aktivitas sekitar dengan bantuan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG).  Penentuan lokasi pengamatan berdasarkan SNI 6989.57 terdiri dari 7 lokasi yaitu inlet, outlet, intake PERUMDA, KJA, pemukiman, pemakaman dan tengah danau. Pengolahan data menggunakan ArcGIS 10.5 untuk menghasilkan pola sebaran dan pola aliran. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi total nitrogen (TN) berkisar 2,66 mg/l "“ 6,56 mg/l dan konsentrasi total fosfat (TP) berkisar 0,007 mg/l "“ 0,018 mg/l. Secara spasial terdapat perbedaan pola sebaran TN dan TP dikarenakan kondisi morfologi danau dan karakteristik pencemar. Pola sebaran konsentrasi TN dan TP menyebar ke segala arah mengikuti pola aliran danau yang tidak beraturan dan semakin jauh dari stasiun pengamatan nilai konsentrasi semakin kecil.

Author Biographies

Erik Kusnadi, Tanjungpura University

Department of Environmental Engineering

Kiki Prio Utomo, Tanjungpura University

Department of Environmental Engineering

Herda Desmaiani, Tanjungpura University

Department of Environmental Engineering

References

Boqiang, Q. I. N., Guang, G. A. O., Guangwei, Z. H. U., Yunlin, Z., Yuzhi, S., Xiangming, T., Jianming, D. (2013). Lake eutrophication and its ecosystem response, 58(9), 961–970

Brahmana, Moelyo,M, Rahayu,S.2002. Eutrofikasi Waduk Saguling. Jurnal litbang Pengairan. 8 (28). Puslitbang Pengairan, Bandung.

Brehm, J. M. P. D dan Meijering. 1990. Field and Laboratory Methods for General Ecology. Wm. C. Brown. New York.

Dodds Wk, Whiles MR. 2010. Fresh Water : Concepts and Enviromental Applications of Limnology. 2nd edition. California (US) : Academic Press

Eko winar irianto., dan Rw. Triweko .2019. Eutrofikasi Waduk dan Danau : Permasalahan, Permodelan, dan Upaya Pengendalian. Puslitbang Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. ITB Press.

Horne A.J. and Goldman C.R., 1994. Lymnology. Second edition. McGraw Hill, Inc. New York.

Leiwakabessy, FM, Wahjudin, UM & Suwarno. 2003. Kesuburan Tanah. Jurusan Tanah. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan.

Rahayu, S. et al., 2009. Monitoring Air di Daerah Aliran Sungai. Bogor: ICRAF Asia Tenggara.

Downloads

Published

2023-02-03