Ketersediaan dan Kebutuhan Beras di Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i1.60136Keywords:
Ketersediaan Beras, Defisit, Kebutuhan Beras, SurplusAbstract
Kecamatan Putussibau Utara merupakan ibu kota Kabupaten yang terus mengalami peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga peningkatan tersebut sangat mempengaruhi ketersediaan maupun kebutuhan beras. Maka dari itu perlu diketahui ketersediaan dan kebutuhan beras. Tujuan penelitian ini mengetahui ketersediaan dan kebutuhan beras dan membandingkannya, serta memprediksi kebutuhan beras dari tahun sampai 20 tahun ke depan (2039). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari instansi "“ instansi terkait, seperti Badan Pusat Statistik. Adapun hasil penelitian ini dengan menggunakan ketentuan konsumsi beras setiap orang/tahun sebesar 120 kg/tahun menunjukan pada Kecamatan Putussibau Utara dengan ketersediaan beras sebesar 23.903 ton/beras/tahun sedangkan kebutuhan beras pada tahun 2019 sebesar 3.136 ton/beras/tahun serta 2039 sebesar 4.846 ton/beras/tahun, ketersediaan dinyatakan surplus sedangkan dilihat dari 17 desa/kelurahan terdapat beberapa ketersediaan yang tidak dapat mencukupi kebutuhan yang ada yaitu Putussibau Kota, Hilir Kantor, Sibau Hulu, Padua Mendalam, Datah Dian, dan Lauk. defisit ini dapat disebabkan jumlah penduduk kemudian masih sedikitnya komoditas tanaman padi ataupun luas lahan sawah yang terdata tidak sesuai dengan lapangan. Sehingga, ketersediaannya lahan rendah, maka dari itu intervasi data tingkat desa sangatlah pentingReferences
Afni, N. 2016. Daya Dukung Lingkungan Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar.
Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota.
Ariani, R. D., & Harini, R. 2012. Tekanan Penduduk terhadap Lahan Pertanian di
Kawasan Pertanian (Kasus Kecamatan Minggir dan Moyudan). Jurnal Bumi
Indonesia, 1(3).
Badan Pusat Statistik. 2020. Kecamatan Putussibau Utara dalam Angka. Kabupaten
Kapuas Hulu.
Haris, A., Subagio, L. B., Santoso, F., & Wahyuningtyas, N. 2018. Identifikasi Alih
Fungsi Lahan Pertanian dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa
Karangwidoro Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Media Komunikasi Geografi,
(1), 114–120.
Mulyo, J. H & Sugiyarto. 2014. Ketahanan Pangan : Aspek dan Kinerjanya. Dalam B.H. Pertanian Terpadu untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional (hal. 54-55).
Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
Rizal, F & Herdiansyah, G. 2016. Analisis Potensi Lahan Pertanian Pangan untuk
Mendukung Ketahanan Pangan Kota Bandung. Jurnal Teknotan Vol. 10 No.1. P -
ISSN : 1978-1067; E – ISSN : 2528 -6285.
Ruhimat, M. 2015. Tekanan Penduduk Terhadap Lahan di Kecamatan Sukaraja
Kabupaten Sukabumi. Jurnal Geografi Gea.
Santosa,Sintha Prameswari. Sudrajat. 2017. Kajian Ketersediaan dan Kebutuhan
Konsumsi Beras Di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Jurnal Agribisnis Vol.
No. 4.
Sitorus, S. R. P. 2017. Perencanaan Penggunaan Lahan. IPB Press. Bogor.
Suratha, I. K. 2014. Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Ketahanan Pangan. Media
Komunikasi Geografi, 15(2), 52–61.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.