Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pada Industri Pembuatan Tahu Skala Kecil
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i1.60598Keywords:
Air Limbah Tahu, Anaerobic Baffled Reactor, Saringan Pasir LambatAbstract
Pabrik Tahu Kumpai Kecil merupakan salah satu industri skala kecil di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang menghasilkan air limbah tahu yang dibuang ke badan air tanpa diolah dahulu. Sampel air limbah diambil dengan cara komposit waktu. Debit air limbah diukur secara volumetrik dengan menampung air limbah pada gelas takar sehingga diperoleh debit rata-rata harian air limbah untuk perencanaan sebesar 1,8 m3/hari. Hasil uji kualitas air limbah tahu menunjukkan semua parameter tidak memenuhi baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5 Tahun 2014, yaitu BOD 1.190 mg/liter, COD 1.830 mg/liter, TSS 951 mg/liter, serta pH 3,71. Berdasarkan kualitas dan debit air limbah, direncanakan sistem pengolahan berupa Anaerobic Baffled Reactor (ABR) (6,1 x 0,8 x 1,5 m), Saringan Pasir Lambat (1,6 x 0,8 x 1,5 m) serta Bak Pengendap Akhir (1 x 0,5 x 1,5 m). Luas lahan untuk membangun unit IPAL sebesar 6,7 m2 serta biaya direncanakan sebesar Rp. 11.757.371,00.
References
Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya. (1989). Tata Cara Perencanaan Tangki Septik. Departemen Pekerjaan Umum.
Dewa, R., & Idrus, S. (2017). Identifikasi Cemaran Limbah Cair Industri Tahu Di Kota Ambon. Majalah BIAM, 13(2), 11–15. https://doi.org/10.29360/mb.v13i2.3544
Harlina, L. (2017). Uji Kemampuan Saringan Pasir Lambat Gravitasi Kapiler (Grapiler) Terhadap Karakteristik Fisik Kualitas Air Hasil Penyaringan Dengan Berbagai Tinggi Inlet. Universitas Bengkulu.
Ishak, A. A. (2015). Pengolahan Air Limbah Smelter Tambang Nikel Dengan Saringan Pasir Lambat Untuk Menurunkan Kandungan TSS (Studi Kasus: PT. Cahaya Modern Metal Industri Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe). Universitas Islam Sultan Agung.
Kholif, M. Al, Alifia, A. R., Pungut, Sugito, Sutrisno, & Joko. (2020). Kombinasi Teknologi Filtrasi Dan Anaerobik Buffled Reaktor (ABR) Untuk Mengolah Air Limbah Domestik. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 19–24. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi
Maryani, D., Masduqi, A., & Moesriati, A. (2014). Pengaruh Ketebalan Media dan Rate Filtrasi Pada Sand Filter Dalam Menurunkan Kekeruhan dan Total Coliform. Jurnal Teknik Pomits, 3(2), D76–D81.
Metcalf, & Eddy. (2003). Wastewater Engineering Treatment and Reuse (4th ed.). McGraw-Hill Inc.
Muliatiningsih, Romansyah, E., & Karyanik, K. (2018). Pemanfaatan Limbah Bambu Sebagai Bahan Filtrasi Untuk Mengurangi Kandungan Nitrogen Total Dalam Air Buangan Limbah Tahu. Jurnal Agrotek UMMat, 5(2), 87–90. https://doi.org/10.31764/agrotek.v5i2.709
Qasim, S. R. (1985). Wastewater Treatment Plants: Planning Design and Operation. Holt, Rinehart, and Winston.
Sasse, L. (1998). Decentralised Wastewater Treatment in Developing Countries. BORDA.
Sayow, F., Polii, B. V. J., Tilaar, W., & Augustine, K. D. (2020). Analisis
Kandungan Limbah Industri Tahu Dan Tempe Rahayu Di Kelurahan Uner Kecamatan Kawangkoan Kabupaten Minahasa. Agri-Sosioekonomi, 16(2), 245–252. https://doi.org/10.35791/agrsosek.16.2.2020.28758
Setiawan, A., Jati, D. R., & Saziati, O. (2021). Penerapan Produksi Bersih Industri Kecil Tahu Di Jalan Parit Pangeran Siantan Pontianak. Jurnal Rekayasa Lingkungan Tropis, 4(1), 1–10. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jurlis
Siswanto, B. A. P., & Purwanti, I. F. (2016). Perencanaan Anaerobic Baffled Reactor (ABR) Sebagai Instalasi Pengolahan Greywater di Kecamatan Rungkut Kota Surabaya. Simposium I Jaringan Perguruan Tinggi Untuk Pembangunan Infrastruktur Indonesia.
Tchobanoglous, George, Stensel, H, D., Tsuchihashi, Ryujiro, Burton, & Franklin. (2003). Wastewater Engineering Treatment and Resource Recovery 4th Edition. Metcalf & Eddy Mc. Graw Hill Company.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.