Perencanaan Sistem Pengelolaan Sampah B3 Rumah Tangga di Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i1.61364Keywords:
Sampah B3 Rumah Tangga, Sistem PengelolaanAbstract
Sampah bahan berbahaya dan beracun (B3) rumah tangga di Kecamatan Pontianak Kota masih dibuang secara tercampur bersama sampah non B3 dan hingga saat ini upaya penanganan terhadap sampah B3 rumah tangga belum terlaksana sesuai peraturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju timbulan dan karakteristik sampah B3 rumah tangga dan merencanakan sistem pengelolaan sampah B3 rumah tangga di Kecamatan Pontianak Kota. Pengukuran laju timbulan sampah B3 rumah tangga dilakukan dengan sampling selama 8 hari dengan metode SNI 19-3964-1995. Berdasarkan hasil sampling laju timbulan sampah B3 rumah tangga sebesar 0,009 kg/org/hari atau 0,101 liter/org/hari. Karakteristik sampah B3 rumah tangga di Kecamatan Pontianak kota terdiri dari karakteristik beracun, infeksius, mudah menyala, mudah meledak, dan korosif. Karakteristik sampah B3 rumah tangga yang paling banyak ditemukan adalah karakteristik beracun dan yang paling sedikit adalah karakteristik korosif. Pewadahan dengan sistem individu menggunakan wadah berukuran 20 liter. Kendaraan pengumpul yang digunakan adalah kendaraan roda tiga berupa motor box dengan bak yang telah dimodivikasi berukuran 4.800 liter. Pengumpulan sampah dilakukan setiap 7 hari. Sampah B3 disimpan pada TPS selama 7 hari dengan wadah berupa kontainer berkapasitas 8 m untuk karakteristik mudah menyala, mudah meledak dan beracun serta wadah drum plastik berukuran 200 liter untuk karakteristik infeksius.References
Iswanto, Sumarmadji, Endang Tri Wahyuni, and Adi Heru Sutomo. 2016. Timbulan Sampah B3 Rumah Tangga Dan Potensi Dampak Kesehatan Lingkungan Di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Jurnal Manusia dan Lingkungan 23(2): 179–88. https://jurnal.ugm.ac.id/JML/article/view/18789/12120.
Mu’min, Mu’min, Andy Mizwar, and Rizqi Puteri Mahyudin. 2020. Studi Pola Pengelolaan Sampah B3 Rumah Tangga Di Kabupaten Banjar Wilayah Barat ( Kecamatan Sungai Tabuk, Kertak Hanyar Dan Gambut ). Jernih: Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa 3(1): 61–68.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 3. 2013. Tentang Penyelenggaraan Prasarana Dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga Dengan. Tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga: 243–58.
Prasetyaningrum, Nenti Diah Kusuma, Tri Joko, and Nikie Astorina. 2017. Kajian Timbulan Sampah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Rumah Tangga Di Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) 5(5): 766–75.
Rahmiliyanti, Antung Nur, Rizqi Puteri Mahyudin, and Muhammad Firmansyah. 2020. Studi Pengelolaan Sampah B3 Rumah Tangga Di Kota Banjarbaru. Jernih: Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa 2(2): 49–56.
Rizal, Adi Moh, and Indah Nurhayati. 2017. Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Dengan Insinerator Tipe Reciprocating Grate Incinerator. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA 15(2): 21–27.
Ruslinda, Yenni, and Dian Yustisia. 2013. Analisis Timbulan Dan Komposisi Sampah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Rumah Tangga Di Kota Padang Berdasarkan Tingkat Pendapatan. Lingkungan Tropis 7(1): 21–30. http://repo.unand.ac.id/6765/1/Yenni_LT.pdf.
SNI 19-3964-1994. 1994. Metode Pengambilan Dan Pengukuran Contoh Timbulan Dan Komposisi Sampah Perkotaan. Badan Standardisasi Nasional: 16.
Utomo, Nugroho, and Dian Purnamawati Solin. 2021. Bahaya Tas Plastik Dan Kemasan Styrofoam. Jurnal Abdimas Teknik Kimia 2(2): 43–49.
Wardhani, Eka, and Rosmeiliyana Rosmeiliyana. 2020. Identifikasi Timbulan Dan Analisis Pengelolaan Limbah B3 Di Pabrik Kertas PT X. Jurnal Serambi Engineering 5(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.