Hubungan Karakteristik Pekerja Tambang Terhadap Keluhan Pendengaran Akibat Kebisingan Kegiatan Blasting
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i1.61710Keywords:
Kebisingan, Keluhan Pendengaran, Karakteristik PekerjaAbstract
Kegiatan pengeboran dan peledakan dalam industri pertambangan berpotensi menimbulkan dampak kebisingan yang memicu timbulnya keluhan pendengaran. Kebisingan disebabkan oleh adanya suara ledakan dan penggunaan mesin bor yang cukup keras. Karakteristik pekerja (umur dan masa bekerja) dapat mempengaruhi keluhan pendengaran. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji hubungan karakteristik pekerja tambang dengan keluhan pendengaran akibat kebisingan kegiatan pengeboran dan peledakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan uji probabilitas Exact Fisher dan uji korelasi Spearmans dengan perhitungan manual serta uji korelasi product moment dengan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan karakteristik pekerja (umur dan masa kerja) terhadap keluhan pendengaran yang dirasakan pekerja. Hal ini berdasarkan pada hasil analisis hubungan antara umur dan keluhan pendengaran yang menunjukkan nilai Pvalue dan nilai korelasi lebih besar dari 0,05 (nilai probabilitas exact fisher sebesar 0,4853, korelasi spearmans sebesar 0,4271, dan hasil uji korelasi product moment sebesar 0,362). Begitu pula dengan nilai dari hasil analisis hubungan antara masa bekerja dengan keluhan pendengaran yang menunjukkan nilai Pvalue dan nilai korelasi lebih besar dari 0,05 (nilai probabilitas exact fisher sebesar 0,3883, korelasi spearmans sebesar 0,4279, dan hasil uji korelasi product moment sebesar 0,379).
References
Ariqah, R., Nirmala, A., & Meilasari, F. (2021). Kajian Tingkat Kebisingan Di Area Pencucian Bijih Bauksit PT . Aneka tambang TBK UBP Bauksit Tayan Hilir Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat. JMHMS, 8(2), 1–7. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JMHMS/article/view/47907
Asrun, A., Zamrud, L, M., & Sudayasa, I. P. (2013). Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Gangguan Pendengaran pada Karyawan Tambang. Medula:Jurnal Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Haluoleo, 1(1), 14–19. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.46496/medula.v1i1.183
Busyairi, M., & Oktaviani, A. (2011). Dampak Peledakan (Blasting) Terhadap Kesehatan Keselamatan Kerja Dan Pemukiman Penduduk Di Sekitar Lokasi PT. Safhira Gifha Kota Bangun-Kutai Kartanegara. MATRIK: Jurnal Manajemen Dan Teknik Industri Produksi, 10(2), 92–108. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30587/matrik.v10i2.382
Chelsia R, A., Suryono, H., & Nurmayanti, D. (2019). Pengaruh Umur, Masa Kerja, Dan Pemakaian Apt Terhadap Ambang Pendengaran Tenaga Kerja Konstruksi Kapal. GEMA Lingkungan Kesehatan, 17(1), 31–38. https://doi.org/10.36568/kesling.v17i1.1050
Elfiza, R., & Marliyawati, D. (2017). Hubungan Antara Lamanya Paparan Bising Dengangangguan Fisiologis Pada Pekerja Industri Tekstil. Diponegoro Medical Journal (Jurnal Kedokteran Diponegoro), 6(2), 1196–1207. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/dmj.v6i2.18632
Eryani, Y. M., Wibowo, C. A., & Saftarina, F. (2017). Faktor Risiko Terjadinya Gangguan Pendengaran Akibat Bising. Medula, 7(4), 112–117. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/medula/article/view/1699
Haryandi, H., & Setiawati, V. R. (2021). Analisis Tingkat Kebisingan Dan Upaya Pengendalian Penyakit Akibat Kerja Di Area Mining PT. XYZ, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. JURNAL KEDOKTERAN, 6(2), 176. https://doi.org/10.36679/kedokteran.v6i2.305
Hidayat, R., Priatmadi, B. J., Septiana, M., & Sofarini, D. (2014). Penentuan Jarak Aman Peledakan Batu Bara Terhadap Lingkungan Sekitar Wilayah Pertambangan. EnviroScienteae, 10(2), 88–95. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20527/es.v10i2.1969
Hiola, R., & Sidiki, A. K. (2016). Hubungan Kebisingan Mesin Tromol Dengan Stres Pekerja Di Kabupaten Bone Bolango. Unnes Journal of Public Health, 5(4), 285–293. https://doi.org/10.15294/ujph.v5i4.12375
Hutagalung, R. (2017). Pengaruh Kebisingan Terhadap Aktivitas Masyarakat Di Terminal Mardika Ambon. ARIKA, 11(1), 83–88. https://doi.org/10.30598/arika.2017.11.1.83
Ibrahim, H., Basri, S., & Hamzah, Z. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Gangguan Pendengaran Pada Tenaga Kerja Bagian Produksi PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk. Unit Makassar Tahun 2014. Al-Sihah: Public Health Science Journal, 8(2), 121–129. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/as.v8i2.2659
Kemnaker. (2018). Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 5/2018 K3 Lingkungan Kerja. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. https://jdih.kemnaker.go.id/keselamatan-kerja.html
Lintong, F. (2013). Gangguan Pendengaran Akibat Bising. JURNAL BIOMEDIK (JBM), 1(2). https://doi.org/10.35790/jbm.1.2.2009.815
Marlina, S., Suwondo, A., & Jayanti, S. (2016). Analisis Faktor Risiko Gangguan Pendengaran Sensorineural Pada Pekerja Pt. X Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4(1), 359–366. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jkm.v4i1.11835
Mayasari, D., & Khairunnisa, R. (2017). Pencegahan Noise Induced Hearing Loss pada Pekerja Akibat Kebisingan. J Agromed Unila, 4(2), 354–360. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/article/view/1814
Meilasari, F., Sutrisno, H., Ariqah, R., Suwarni, L., Nirmala, A., & Wibowo, Y. H. W. R. (2021). Kajian Dampak Kebisingan Akibat Aktivitas Pertambangan Di Area Washing Plant. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 8(3), 141. https://doi.org/10.29406/jkmk.v8i3.3061
Nata, R. A., Syahmer, V., & Handayani, R. (2022). Analisis Pemetaan Sebaran Kebisingan Dan Kelembaban Pada Penambangan Batu Andesit Di PT. Bintang Sumatra Pasifik Pangkalan Koto Baru. Jurnal GEOSAPTA, 8(1), 7. https://doi.org/10.20527/jg.v8i1.10384
Ramadhani, P. N., & Firdausiana, Y. D. (2020). Noise Exposure and Hearing Loss on Field Operator Compressor House Area. JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN, 12(2), 126. https://doi.org/10.20473/jkl.v12i2.2020.126-135
Rina, D. N., Sukwika, T., & Abdullah, S. (2021). Gangguan Fungsi Pendengaran Pekerja Operator di Kawasan Bising Departemen Operasi. Journal of Applied Management Research, 1(2), 78–88. https://doi.org/10.36441/jamr.v1i2.439
Sasmita, H., Sapriana, S., Hasanudin, H., & Agustina, E. (2021). Gambaran Kebisingan dan Keluhan Masyarakat di Sekitar PT. Martadinata Indah Tambang Alindau Kabupaten Donggala. Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 1(2), 40–45. https://doi.org/10.33860/bjkl.v1i2.630
Setyaningrum, I., Widjasena, B., & Suroto. (2014). Analisa Pengendalian Kebisingan Pada Penggerindaan Di Area Fabrikasi Perusahaan Pertambangan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 2(4), 267–275. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jkm.v2i4.6411
Siregar, D. . (2017). Hubungan Antara Tingkat Kebisingan Dengan Gangguan Pendengaran Akibat Bising pada Petugas Bandara Adi Soemarno. Universitas sebelas Maret.
Wakim, A. P., & Cahyono, Y. D. G. (2020). Kajian Teknis Alat Bor Untuk Pembuatan Lubang Ledak Pada Tambang Batu Gamping Di Pt. Pertama Mina Sutra Perkasa Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur. Prosiding Seminar Teknologi Kebumian Dan Kelautan, 2(1), 625–628.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.