Pemanfaatan Daun Pohon Ketapang (Terminalia catappa L.) Dan Limbah Plastik Polypropylene (PP) Sebagai Perekat Dengan Penambahan Asam Sitrat Dan Sukrosa Dalam Pembuatan Papan Partikel
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i1.64269Keywords:
Particle Board, Polypropylene (PP), Ketapang Leaves, Physical and Mechanical Properties.Abstract
Sampah daun pohon ketapang merupakan sampah organik, karakter pohon ketapang adalah meranggas atau menggugurkan daunnya secara massal dua kali dalam setahun bertujuan untuk mengurangi penguapan, sehingga dimungkinkan terjadinya penumpukkan sampah daun dalam jumlah yang banyak. Limbah plastik polypropylene (PP) merupakan sampah yang tidak mudah untuk terurai (non-biodegradable) dalam waktu singkat sehingga dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini dilakukan sebagai alternatif pengganti penggunaan kayu untuk meminimalisir penebangan hutan dengan pemanfaatan sampah daun pohon ketapang dan limbah plastik polypropylene (PP), serta menggunakan bahan alami asam sitrat dan sukrosa sebagai bahan pengikatnya sehingga menghasilkan produk yang ramah lingkungan. Komposisi perbandingan sampah daun pohon ketapang dengan plastik polypropylene (PP) yang digunakan adalah 10%:70%, 30%:50%, 40%:40%, 70%:10%, 50%:30% dengan ukuran partikel daun 20 mesh. Komposisi asam sitrat dan sukrosa yang digunakan adalah 10%:10%, dicetak dalam ukuran 30 cm 30 cm 1 cm. Selanjutnya dikempa pada tekanan 25 kg/cm2 dan suhu 180oC selama 20 menit. Setelah itu didiamkan selama 7 hari untuk pengondisian perekatan pada papan partikel. Diperoleh hasil uji sifat fisik dan mekanik pada komposisi 30%:50%:10%:10% memiliki nilai pengujian yang baik dengan nilai kerapatan 0,65 gr/cm3, kadar air 1,65%, pengembangan tebal 1,40%, MOE 5369,9 kg/cm2, MOR 124,5 kg/cm2, keteguhan rekat 15,43 kg/cm2, dan keteguhan cabut sekrup 52,05 kg/cm2 sesuai SNI-03-2105-2006.
References
Andika, N. M., Apriani, E, Mansyur Syaiful, & Sumpena. 2022. Kualitas Papan Partikel dari Limbah Serat Kelapa Muda dan Styrofoam untuk Kebutuhan Dunia Industri.Universitas Proklamasi, Yogyakarta. Vol.6, No.2.
Banon Charles, Sutanto, D. T., Gustian Irfan, Koharudin Ilman, Rahmi Widia. 2016. Cangkang Buah Karet Dengan Perekat Limbah Plastik Polipropilena Sebagai Alternatif Papan Partikel. Universitas Bengkulu.
Fachrurozi, R., Widayah, F. A., Adifa, F., & Widiarti, I. W. 2019. Studi Penambahan Polietilen untuk Meningkatkan Kualitas Biobriket Ketapang. Jurnal Mineral, Energi, Dan Lingkungan, 3(2), 83.
Jonoko, R., Hasanuddin, Nurhanisa Mega. 2021. Sifat Fisis Mekanis Papan Komposit dari Limbah Plastik Berpenguat Serbuk Kayu Jabon pada Variasi Fraksi Massa. Vol. 9 No.1.
Kurniawan Dedi Arif, dan Yulianto Dody. 2020. Pemanfaatan Limbah Serat Buah Kelapa Sawit dan Plastik Daur Ulang (Polypropylene) Sebagai Material Komposit Papan Partikel. Universitas Islam Riau. Vol. 03 No.02.
Purnawan, Sukmawati D, P., & Saputra R, M. 2021. Papan Partikel (Particle Board) Dari Limbah Batang Kelapa Dengan Bahan Perekat Limbah Plastik (Polyprophylene). Yogyakarta.
Reksi, M. R., Jati, D. R., & Fitrianingsih, Y. 2021. Perbandingan Kuat Tekan Bata Plastik Berjenis Polypropylene (Pp) Polyethylene Terephthalate (Pet) Dan High Density Polyethylene (Hdpe). Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 9(1), 019.
Septiari Ayu, I., Wida, P., Karyasa, I. W., & Kartowarsono, N. 2014. Pembuatan Papan Partikel dari Limbah Plastik Polyprophylene (PP) dan Tangkai Bambu. Universitas Pendidikan Ganesha. 2, 117–126.
Syafitri Nurannisa, Zakhrakh, S. A., Annisa, N. S., Sutrisno, Alamsyah. M. E., Karliati Tati, Malik Jamaludin. 2022. Karakteristik Papan Partikel Campuran Serbuk Gergajian Kayu Sengon dan Kulit Buah Kopi Dengan Perekat Dekstrin Tepung Onggok. Institut Teknologi Bandung. Vol. 40 No.1.
Yamin Muhammad, Popang, G., E., Rahman Mujibu, Rudito, & Jamaluddin. 2019. Penelitian Awal Kualitas Papan Partikel Plastik yang Terbuat dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Ampas Tebu. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.