Perencanaan Pemanfaatan Air Buangan AC (Air Conditioner) Sebagai Air Bersih: Studi Kasus Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i2.64789Keywords:
Air buangan air conditioner (AC), Arang aktif, Nitrit (NO2)Abstract
Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura menggunakan prasarana mesin Air Conditioner (AC) yang menghasilkan rata - rata air buangan cukup banyak sehingga, perlu dilakukan studi mengenai potensi air buangan AC sebagai air bersih dengan menganalisis kuantitas dan kualitas udara serta perencanaan pemanfaatannya. Tahapan analisis data dilakukan pengumpulan data dengan pengukuran debit, setelah itu dilakukan analisis hasil uji pendahuluan yang telah dilakukan uji dilaboratorium SUCOFINDO. Perencanaan pengolahan ini dilakukan dengan menentukan desain unit pengolahan air buangan, yaitu bak penampung sebagai tempat pengolahan dan penampungan. Berdasarkan uji pendahuluan kualitas air buangan AC yang dihasilkan cukup baik, kecuali nilai parameter nitrit yang melebihi kadar batas baku mutu menurut PERMENKES No. 32 tahun 2017, yaitu 3, Nilai 77 mg/L yang diperbolehkan dalam kadar air adalah 1 mg/L. Kapasitas air buangan AC yang dihasilkan adalah debit air buangan sebanyak 0,4231 m3/hari. Pemanfaatan air buangan AC yang direncanakan dapat dimanfaatkan untuk aktivitas cuci dan kakus dengan menggunakan metode adsorpsi arang aktif. Jumlah kuantitas air bersih yang diperoleh adalah sebesar ±423,1 l/hari, maka air bersih yang dihasilkan dapat memenuhi adalah sekitar 17% dengan kapasitas kebutuhan air bersih untuk cuci 10,2% dan kakus 6,8% dari total kebutuhan air bersih 7200 l/hari.References
Mukaromah, A. H., Abja, R., & Wardoyo, F. A. (2020). Penggunaan Serbuk Arang Aktif Biji Kelor Untuk Menurunkan Kadar Nitrit Dalam Air. Eksergi, 17(1), 28-32.
Amanati, L. (2016). Uji Nitrit Pada Produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Yang Beredar Dipasaran. Jurnal teknologi proses dan inovasi industri, 2(1), 59-64.
Anakorin, D., & Retno, T. M. (2016). Studi Pemanfaatan Kondensat Air Conditioning (AC) Menjadi Air Layak Minum. In Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan (p. 3).
Perdana, G. (2010). Sistem Pengelolaan Lingkungan dan Limbah Industri. Bandung: CV. Yrama Widya.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 32 tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua, dan Pemandian Umum
Rustadi, R. (2009). Eutrofikasi Nitrogen Dan Fosfor Serta Pengendaliannya Dengan Perikanan Di Waduk Sermo (Eutrophication by Nitrogen and Phosphorous and Its Control Using Fisheries in Sermo Reservoir). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 16(3), 176-186.
Said, N. I. (2010). Metoda penghilangan logam berat (As, Cd, Cr, Ag, Cu, Pb, Ni dan Zn) di dalam air limbah industri. Jurnal Air Indonesia, 6(2).
SNI 06 – 3730 – 1995. Arang Aktif Teknis. Dewan Standarisasi Nasional. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.