Pengolahan Air Sumur Gali Berwarna Dengan Kombinasi Sistem Aerasi, Koagulasi, dan Filtrasi
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i2.65595Keywords:
Sumur gali, Aerasi, Koagulasi, FiltrasiAbstract
Sumur gali adalah salah satu sumber air yang umum digunakan di daerah pedesaan dan terpencil. Namun, sering kali air sumur gali mengalami masalah pewarnaan yang dapat mempengaruhi kualitas air dan kelayakan konsumsi. Pewarnaan ini dapat disebabkan oleh kandungan zat-zat organik, seperti senyawa besi dan mangan, yang terlarut dalam air sumur. Pengolahan air bertujuan untuk menghasilkan air bersih yang sesuai standar baku mutu yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023 tentang Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Sanitary Hygiene, Kolam Renang, Solus per Aqua dan spa umum. Penelitian ini menggunakan pengolahan air sumur gali menggunakan metode aerasi, koagulasi dan filtrasi. Hasil dari peneltian mampu memperbaiki parameter besi dengan efisiensi sebesar 100%, suhu sebesar 9,36% , berbau menjadi tidak berbau, TDS sebesar 20,83%, berwarna menjadi jernih, dan pH sebesar 16,92%.
References
Febriani, Y., Fathoni, A., Rahmi, A., & Saleh, A. R. (2020). Peningkatan Kapasitas Desa Bangun Purba sebagai Desa Mandiri Air Bersih Berbasis Masyarakat yang Berkelanjutan. E-Dimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(4), 499-506
Iqbal, M., Kadaria, U., & Asbanu, G. C. PENGOLAHAN AIR SUMUR GALI MENGGUNAKAN KOMBINASI SISTEM KONVENSIONAL LENGKAP DAN WATERFALL AERATOR. JURLIS: Jurnal Rekayasa Lingkungan Tropis Teknik Lingkungan Universitas Tanjungpura, 2(2), 101-120.
Izzah, A. (2019). PEMETAAN AIR SUMUR BOR BERDASARKAN STANDAR KUALITAS AIR MINUM PADA MASYARAKAT KELURAHAN WOWAWANGGU KECAMATAN KADIA KOTA KENDARI. Penelitian Pendidikan Geografi, 4(2).
Khair, A. (2021). Variasi metode aerasi, koagulasi, dan filtrasi Dengan pasir pantai dalam meningkatkan Kualitas air sumur gali di pesisir pantai. Jurnal Skala Kesehatan, 12(1), 54-58.
Kodoatie, R. J. 2003. Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Otonomi Daerah. Yogyakarta: Andi Offset.
Kurniawan, R., Purnaini, R., & Utomo, K. P. Pengaruh Kekeruhan Dan Dosis Koagulan Terhadap Waktu Pencucian Filter (Backwash) Unit Filtrasi IPA V Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(1), 026-033.
Nainggolan, A. A., Arbaningrum, R., Nadesya, A., Harliyanti, D. J., & Syaddad, M. A. (2019). Alat pengolahan air baku sederhana dengan sistem filtrasi. WIDYAKALA: Journal Of Pembangunan Jaya University, 6, 12-20.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus per Aqua, dan Pemandian Umum.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
SURBAKTI, N. B. (2021). KARYA TULIS ILMIAH UJI KEMAMPUAN SARINGAN PASIR LAMBAT DAN BAK PENETRALISASI UNTUK MENJERNIHKAN DAN MENETRALKAN pH AIR HUJAN.
Wijayanti, N., & Amyati, A. (2022). Kualitas Fisik dan Kimia Air Bersih di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(03), 270-278.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.