Rancang Bangun Reaktor Biogas Portable Menggunakan Limbah Sampah Organik Dan Starter Kotoran Sapi

Authors

  • Mia Erfiani Tanjungpura University
  • Iqma Priyanti Tanjungpura University
  • Maya Manurung Tanjungpura University
  • Dewi Yuliana Tanjungpura University
  • Muhammad Fikry Ramadhan Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i2.66011

Keywords:

sampah organik, kotoran sapi, biogas

Abstract

Teknologi biogas menggunakan penerapan konsep zero waste diharapkan bisa menjadi alternatif dan juga diharapkan mampu mengurangi masalah lingkungan. Beberapa manfaat dari biogas diantaranya adalah mengurangi volume sampah yang tidak termanfaatkan, mengurangi pencemaran lingkungan dan bahan bakar alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang digester biogas dan pupuk organik cair yang portable. Penelitian ini menggunakan starter kotoran sapi dan air dengan perbandingan 1:1 yang kemudian ditambahkan sampah organik, dilakukan menggunakan sistem semi-continuous. Hasil penelitian berupa biogas yang masih didominasi dengan gas CO2 sehingga masih belum optimal. Hal itu disebabkan karena perlakuan bahan yang masih kurang tepat. Bio-slurry yang dihasilkan memiliki kadar yang telah memenuhi standar peraturan yang berlaku yaitu N 0,06%, P 1,73 ppm, K 346,05 ppm

Author Biographies

Mia Erfiani, Tanjungpura University

Department of Environmental Engineering

Iqma Priyanti, Tanjungpura University

Department of Environmental Engineering

Maya Manurung, Tanjungpura University

Department of Environmental Engineering

Dewi Yuliana, Tanjungpura University

Department of Environmental Engineering

Muhammad Fikry Ramadhan, Tanjungpura University

Department of Environmental Engineering

References

Abdullah,K., Abdul Kohar Irwanto, Nirwan Siregar, Endah Agustina, Armansyah H.Tambunan, M. Yasin, Edy Hartulistiyoso, Y. Aris Purwanto, 1991. Energi dan Listrik Pertanian, JICA-DGHE/IPB Project/ADAET, JTA-9a (132).

Budi, Adi Yulianto,et al. 2009. Buku Pedoman Pengolahan Sampah Terpadu : Konversi Sampah Pasar Menjadi Kompos Berkualitas Tinggi. Yayasan Danamon Peduli. Jakarta.

Hermawan, Beni dkk. 2007. Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Sumber Biogas Untuk Mengatasi Krisis Energi Dalam Negeri. Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Kaharudin dan Sukmawati, M. Farida. 2010. Petunjuk Praktis Manajemen Umum Limbah Ternak untuk Kompos dan Biogas. Kementrian Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. NTB.

Koopmans, A. 1998. Trend in Energy Use. Expert Consultation on Wood Energy, Climate and Health. 7-9 October, 1998, Phuket, Thailand.

Makiyah, M. 2013. “Analisis Kadar N, P Dan K Pada Pupuk Cair Limbah Tahu Dengan Penambahan Tanaman Matahari Meksiko (Thitonia Diversivolia)â€. Fakultas MIPA. UNNES.

Nurjahya. 2005. Pemanfaatan Limbah Ternak Ruminansia Untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan. Institute pertanian Bogor.

Peraturan Menteri Pertanian No.28/SNI/Permentan/OT.140/2/2009

Sofian, Amat. 2008. Peningkatan Kualitas Biogas Sebagai Bahan Bakar Motor Bakar dengan cara Pengurangan Kadar CO 2 dalam Biogas dengan Menggunakan Slurry Ca(OH)2 . Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadyah Surakarta.

Sufyandi,A. 2001. Informasi Teknologi Tepat Guna Untuk Pedesaan Biogas. Bandung

Sutedjo, M. M. 1999. Pupuk dan Cara Pemupukan. PT Rineka Cipta. Jakarta.

Veziroglu, T.N. 1991. Hydrogen Technology for Every Needs of Human Settlement. Int. Journal Hydrogen Energy, 12:9

Downloads

Published

2023-07-03

Issue

Section

Articles