Pemetaan Kondisi Sanitasi Lingkungan Dasar Pada Sekolah Dasar Di Kelurahan Sungai Jawi Luar Kota Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i2.66332Keywords:
Pemetaan, Sanitasi Lingkungan Dasar, Sekolah Dasar, Sistem Informasi GeografisAbstract
Informasi tentang kondisi dan penyakit sanitasi dasar di Sekolah Dasar sangat diperlukan untuk memastikan bahwa lingkungan di sekolah aman dan sehat bagi siswa dan staf. Informasi ini membantu dalam memantau kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekolah dan memperbaiki masalah sanitasi yang ada jika ditemukan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memetakan kondisi baik atau kurang baiknya kondisi sanitasi lingkungan dasar menurut Kemendikbud tentang Pedoman Pengembangan Sanitasi Sekolah Dasar pada SD di Kelurahan Sungai Jawi Luar Kota Pontianak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis spasial menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (GIS). Data akan disajikan dalam bentuk peta tematik. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa pemetaan ini merincikan beberapa informasi mengenai kriteria komponen sanitasi dasar, yang meliputi air bersih, jamban, CTPS, limbah cair, dan sampah. Informasi kondisi sanitasi ditandai dengan simbol warna, di mana hijau menunjukkan kondisi sangat baik, kuning menunjukkan kondisi baik, dan jingga (oranye) menunjukkan kondisi cukup. Kondisi sanitasi dasar di 6 (enam) SD Kelurahan Sungai Jawi luar dalam lima komponen sanitasi dasar secara rata-rata tergolong "Sangat Baik" untuk air bersih, "Sangat Baik" untuk jamban sekolah, "Sangat Baik" untuk CTPS, "Baik" untuk limbah cair, dan "Baik" untuk sampah.
References
Bougie, R., & Uma, S. (2010). Research Methods for Business. London: John Wiley & Sons, Ltd.
Budiman, C. (2012). Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: EGC.
Depkes RI. (2009). Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Sehat. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dinas Kesehatan Kota Pontianak. (2014). Dokumen Strategi Sanitasi Kota Pontianak Tahun 2014. Pontianak: Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
Duwila, F. (2018). Pemetaan Sanitasi Dasar dengan Penyakit Diare pada Masyarakat Desa Pesisir Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(6), 119-127.
Ihsani, I. (2019). Edukasi Sanitasi Lingkungan dengan Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Kelompok Usia Pra Sekolah di Taman Asuh Anak Muslim Ar-Ridho Tasikmalaya. Prosiding Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat(6), 289-296.
Kemendikbud. (2017). Pedoman Pengembangan Sanitasi Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mubarak, C. (2009). Ilmu Kesehatan Masyarakat: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.
Nilandita, W. (2022). Pemetaan Kondisi Sanitasi Lingkungan Dasar serta Kejadian Penyakit pada Pondok Pesantren di Kota Surabaya. Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 7(2), 59-67.
Soeparman. (2002). Pembuangan Tinja dan Limbah Cair. Jakarta: EGC.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
WHO. (2020). Sanitation. Diambil kembali dari who.int: https://www.who.int/water_sanitation_health/sanitation/en/
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.