Monitoring Kualitas Limbah Cair Rumah Sakit dan Impilkasinya terhadap Kualitas Air Sungai Brang Biji, Kabupaten Sumbawa
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i2.67160Keywords:
Brang Biji River, Hospital WWTP, liquid, monitoring, waste, water qualityAbstract
Kualitas air dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kegiatan manusia seperti industri, pertanian, dan pemukiman. Sungai Brang Biji di Sumbawa merupakan salah satu sumber air yang penting bagi masyarakat setempat, sehingga penting untuk memantau kualitas airnya secara teratur. Adapun aktivitas rumah sakit merupakan salah satu sumber yang dapat mencemari kualitas air sungai brang biji. Pada penelitian ini dilakukan kegiatan monitoring kualitas air sungai brang biji akibat dari adanya limbah cair rumah sakit. Penelitian ini dilakukan di aliran sungai tepat di depan rumah sakit umum daerah Sumbawa dengan melihat karakteristik suhu, temperature, TSS dan TDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis baku mutu limbah cair IPAL RSUD Sumbawa dan kualitas air sungai Brangbiji serta merumuskan strategi pengelolaan lingkungan penanganan limbah rumah sakit. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey, obyek kajiannya adalah kualitas air Sungai Brang Biji. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling, dan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan semua sampel limbah cair rumah sakit untuk parameter pH, suhu, TDS, TSS masih memenuhi kualitas baku mutu, sedangkan kualitas air sungai Brangbiji berdasarkan parameter pH, suhu, TDS, TSS, melebihi baku mutu air kelas 1 dan 2 tetapi masih memenuhi baku mutu air kelas 3 dan 4. Limbah cair IPAL RSUD bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan menurunkan kualitas air Sungai Brang Biji, bahwasannya yang mempengaruhi menurunnya kualitas air Sungai Brang Biji bukan satu-satunya disebabkan oleh limbah cair rumah sakit, akan tetapi terdapat faktor-faktor lainnya seperti kegiatan pertanian, peternakan dan industri yang mempengaruhi baku mutu kualitas air sungai brang biji hanya memenuhi untuk baku mutu air kelas 3 dan 4. Adapun strategi pengelolaan lingkungan yang dapat dilakukan adalah menyediakan IPAL Komunal untuk RSUD, pemanfaatan limbah menjadi bentuk lain yang bermanfaat dan perlu adanya monitroring rutin kualitas air Sungai Brang Biji.
References
Abidin Z., Farahdilla, A.Y.F., Mutaqin, Y.R.I. 2022. Analisis Penentuan Kualitas Air Sungai Gesang dengan Parameter BOD dan COD. Jurnal Environmental Science, 4(22): 194-200.
Andriza, P., Putra, R.M., Nedi, S. 2022. Strategi Pengelolaan Limbah Padat RSUD Provinsi (Studi Kasus Masa Pandemi Covid-19). Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 6(3): 261-271.
Asrini, N. K., Adnyana, I Wayan., Rai, I Nyoman. 2017. Studi Analisis Kualitas Air Di Daerah Aliran Sungai Pakerisan Provinsi Bali. Jurnal Ecotrophic, 11(2): 101-107.
Faisal, M., Yusuf, M., & Mahmudah, R. 2019. Analisis Pengaruh Kegiatan Pertanian Terhadap Kualitas Air Sungai Brang Biji di Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa. Jurnal Agrifor, 18(1), 54-62.
Hocquet, D., Muller, A., Bertrand, X. 2016. What happens in hospitals does not stay in hospitals: antibiotic-resistant bacteria in hospital. wastewater systems., 93(4):395-402.
Kaswinari F. 2007. Kajian Teknis Pengolahan Limbah Padat dan Cair Industri Tahu Studi Kasus Industri Tahu Tandang Semarang, Sederhana Kendal dan Gagak Sipat Boyolali. [Tesis]. Universitas Diponegoro.
Makarung, T.E., Mangangka, I.R, Legrans, R.R.I. 2022. Analisa efektivitas pengolahan limbah cair rumah sakit umum daerah .noongan. TEKNO, 20(82): 512-518.
Menteri Lingkungan Hidup Repblik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah. Tahun 2014, No, 17. Jakarta.
Oka, I. W., & Hartono, H. M. 2019. Identifikasi Jenis Ikan di Sungai Brang Biji, Kabupaten Sumbawa. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 15(1), 1-9.
Pohan, D.A.S., Budiyono, Syafrudin. 2016. Analisis Kualitas Air Sungai Guna Menentukan Peruntukan Ditinjau Dari Aspek Lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 14(2): 63-71.
Presiden Republik Indonesia. 2001. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Tahun 2001, No. 82. Jakarta.
Rahmat, B., Mallongi, A. 2018. Studi Karakteristik dan Kualitas BOD dan COD Limbah Cair Rumah Sakit Umum Daerah Lanto DG, Pasewang Kabupaten Jeneponto. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 1(1): 1-19.
Samina, Setiani, O., Purwanto. 2013. Efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik di Kota Cirebon Terhadap Penurunan Pencemaran Organik dan E-Coli. Jurnal Ilmu Lingkungan, 11(1): 36-42.
Wardana, I. M., Kusumawati, E., & Pratiwi, D. P. 2018. Analisis Pemanfaatan Sumber Daya Air Sungai Brang Biji dan Kualitas Airnya di Desa Kumbung, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 23(2), 128-133.
Waspodo RSB, Rahayu D, Komariah S. 2013. Efektivitas riverbank filtratio terhadap parameter fisik (TDS) di Sungai Chideung. Jurnal Keteknikan Pertanian, 1(1) : 117-121.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.