Identifikasi Bahaya dan Resiko Menggunakan Metode Job Hazard Analysis (JHA) di Washing Plant Pertambangan Bauksit PT. Kurnia Jaya Raya Kabupaten Sanggau

Authors

  • Alifia Qutrunnada Universitas Tanjungpura
  • Azwa Nirmala Universitas Tanjungpura
  • Ricka Aprillia Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i3.69517

Keywords:

K3, JHA, Washing Plant

Abstract

Salah satu penyebab utama dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yaitu kegagalan dalam mengidentifikasi atau mengenali suatu bahaya yang ada atau bahaya yang sesungguhnya dapat dihindari di tempat kerja. Pada aktivitas di washing plant PT. Kurnia Jaya Raya masih terdapat tindakan-tindakan tidak aman (unsafe acts) dan juga  kondisi-kondisi tidak aman (unsafe conditions) yang merupakan potensi penyebab terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Terkait dengan permasalahan ini akan dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengindentifikasi potensi bahaya dan risiko yang terjadi pada aktivitas di washing plant, menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja, dan merekomendasikan upaya pengendalian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu JHA (Job Hazard Analysis). Penelitian dimulai dengan pengambilan data primer di daerah penelitian yaitu pengidentifikasian potensi bahaya dan pengambilan data kuesioner responden. Selanjutnya ditentukan risiko consequence dan probability untuk penilaian tingkat risiko, dan rekomendasi untuk masing-masing kegiatan. Dari hasil penelitian didapatkan 21 potensi bahaya dan 31 risiko dari  3 aktivitas alat. Untuk tingkat resiko terdapat 31,25% risiko tergolong extreme dan 68,75% tergolong high. Direkomendasikan upaya pengendalian risiko bagi perusahaan ialah engineering control sebanyak 10 rekomendasi (40%), administrative control sebanyak 11 rekomendasi (44%), dan personal equipment sebanyak 4 rekomendasi (16%).

References

Ardyanti, R., Nirmala, A., & Meilasari, F. (2020). Identifikasi Bahaya dan Risiko Menggunakan Metode Hirac pada Aktivitas Tambang Bauksit di PT. Aneka Tambang Tbk Tayan Hilir. JeLAST, 7(2).

Azady, A. A. A., Widowati, E., & Rahayu, S. R. (2018). Penggunaan Job Hazard Analysis dalam Identifikasi Risiko Keselamatan Kerja pada Pengrajin Logam. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 2(4), 510–519. https://doi.org/10.15294/higeia.v2i4.23564

Dokumen Studi Kelayakan PT. Kurnia Jaya Raya, (2012).

Ferdy, T. V., Syahrudin, S., & Herlambang, Y. (2022). Kajian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja di Washing Plant Pada Kegiatan Penambangan Bauksit PT. Cita Mineral Investindo Tbk Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat. JeLAST, 9(3).

Kementerian ESDM. 2002. “Jumlah Kecelakaan di Area Pertambangan Menurut Kondisi (2019-2021)â€, KESDM, 2022.

OSHA 3071. (2002). Job Hazard Analysis. USA : U.S. Departement Labour.

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Plunkert, P. (1999). Bauxite and alumina. U.S : Geological Survey Mineral Commodity Summaries 1999, p. 32-33.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : ALFABETA.

Suma’mur. (1981). Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: Haji Masagung.

Sydney Standards Australia International Ltd. Australian Standard/NewZealand Standard 4360:2004 Risk Management. (2004). Sydney : Sydney Standards Australia International Ltd.

UNSW Health and Safety (2008). Risk Management Program. Canberra: University of New South Wales. http://www.ohs.unsw.edu.au/ohsriskmanagement/index.html. (diakses 17 Februari 2023).

Downloads

Published

2023-10-26