Analisis Kemampuan Penyediaan Air Bersih PDAM Tirta Raya Untuk Daerah Pelayanan Desa Kapur Kabupaten Kubu Raya
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i3.69559Keywords:
Desa Kapur, kapasitas IPA, kebutuhan air bersih, PDAM Tirta RayaAbstract
Kebutuhan air bersih suatu wilayah ditentukan oleh pertambahan penduduk dan urbanisasi. Selain itu, distribusi air yang memadai harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih dan mendapatkan dukungan dari masyarakat umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kebutuhan air bersih di wilayah pelayanan Desa Kapur., mengetahui kemampuan penyediaan air bersih IPA Kapur Tirta Raya untuk mencukupi kebutuhan air bersih di daerah pelayanan Desa Kapur dan mengetahui perbandingan antara kebutuhan air bersih daerah pelayanan Desa Kapur dengan kemampuan penyediaan air IPA Kapur Tirta Raya. Metode penelitian dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden masyarakat Desa Kapur untuk mengetahui besar kebutuhan atau pemakaian air yang digunakan. Hasil dari penelitian ini yaitu total kebutuhan air bersih di Desa Kapur sebesar 1.521.537 liter/hari, dengan kebutuhan pada jam puncak sebesar 2.191.541 liter/hari. Kapasitas IPA yang ada saat ini sebesar 20 liter/detik tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan air penduduk Desa Kapur. Kebutuhan penduduk di wilayah layanan Desa Kapur bisa terpenuhi dengan adanya IPA baru yang berkapasitas 100 liter/detik. Kapasitas 100 liter/detik dari IPA Kapur memenuhi seluruh kebutuhan air bersih dari 18% populasi desa tersebut, dan pada jam sibuk, kebutuhan air mencapai 25% dari total output. Kapasitas produksi yang tersisa digunakan untuk desa lain yang dilayani.
References
Alihar, F. (2018). Penduduk dan Akses Air Bersih Di Kota Semarang. Jurnal Kependudukan Indonesia, 13(1), 67–76.
BPS Kecamatan Sungai Raya. (2020). Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kuburaya dalam Angka 2020. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kubu Raya.
Departemen Pekerjaan Umum. (2006). Petunjuk Praktis Perencanaan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Bersih Perdesaan. Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Gaib, D. T. Y., Tanudjaja, L., & Hendratta, L. A. (2016). Perencanaan Peningkatan Kapasitas Produksi Air. Jurnal Sipil Statik, 4(8), 481–491.
Noperissa, V., & Waspodo, R. S. B. (2018). Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Domestik Menggunakan Metode Regresi di Kota Bogor. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 3(3), 121–132.
Sekretariat Kabinet RI. (2017). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Issue 1).
Shartisya, H., Fathurrahman, & Purnamasari, E. (2018). Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih di PDAM Kecamatan Dusun Timur. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6, 486–495.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitaf Kualitatif dan R&D. CV. ALFABETA.
Tomasoa, S. K., & Jacobs, S. L. (2017). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi Air Bersih PDAM Di Kota Ambon. Eksekutif, 14(1), 160–182.
Umboh, D. E., Wuisan, E. M., & Tanudjaja, L. (2016). Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih di Desa Ranolambot Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa. Jurnal Sipil Statik, 4(6), 357–366.
Yadi, A. F., Suprayogi, I., Fauzi, M., & Bocharid. (2022). Analisa Kebutuhan Air Bersih Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pekanbaru Tahun 2038. 10(2), 131–137.
Zulhilmi, Efendy, I., Syamsul, D., & Idawati. (2019). Faktor yang Berhubungan Tingkat Konsumsi Air Bersih pada Rumah Tangga di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireun. Jurnal Biologi Education, 7(November), 110–126.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.