Screening Awal Potensi Bahan Galian Industri di Kalimantan Barat sebagai Bahan Pembuatan Panel Surya

Authors

  • Septami Setiawati Universitas Tanjungpura
  • Ricka Aprillia Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i1.72614

Keywords:

Kalimantan Barat, karakterisasi, kuarsa, panel surya, XRF

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan untuk mereduksi penggunaan energi fosil saat ini menjadi perhatian penting di seluruh dunia. Salah satu energi terbarukan yang memiliki potensi cukup besar adalah energi surya. Dalam energi surya, radiasi matahari diubah menjadi arus listrik dengan menggunakan panel surya yang bahan bakunya terbuat dari bahan semikonduktor. Bahan semikonduktor yang biasa digunakan dan mudah diperoleh adalah silikon dalam bentuk senyawa silika (SiO2)  pada  mineral kuarsa. Indonesia memiliki potensi  mineral  kuarsa yang melimpah.  Namun, pemanfaatan  mineral tersebut  sebagai bahan baku panel surya masih belum terlalu masif. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk  melakukan screening awal dan mengetahui potensi bahan galian (pasir kuarsa dan kaolin)  dari  beberapa daerah di Kalimantan Barat (Mempawah, Singkawang,  dan Bengkayang)  serta  mengetahui  kelayakannya  sebagai bahan baku panel surya. Dalam penelitian ini, telah dilakukan pengambilan sampel dari beberapa  daerah  di Kalimantan Barat. Sampel tersebut kemudian dipreparasi dan dianalisis dengan metode XRF, untuk diperoleh karakteristiknya  untuk  dibandingkan dengan kriteria pasir kuarsa sebagai bahan pembuatan panel surya. Berdasarkan hasil analisis, pasir kuarsa dari beberapa daerah di Kalimantan Barat berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan panel surya sebab memiliki kandungan SiO2  yang cukup tinggi (70-90%). Sampel pasir kuarsa belum memenuhi kriteria sebagai bahan baku panel surya. Perlu dilakukan usaha pemurnian untuk meningkatkan kadar SiO2  dan menurunkan kadar Fe2O3, TiO2, dan Al2O3.

Author Biographies

Septami Setiawati, Universitas Tanjungpura

Department of Mining Engineering

Ricka Aprillia, Universitas Tanjungpura

Department of Mining Engineering

References

Darwis, D., Sesa, E., Iqbal, Kasim, S., Diharnaini, Lestari, A. S., & Lamanu, M. (2020). Characteristic study of SiO2 content of quartz rock as a raw material for making silicon metal for solar cells. Journal of Physics: Conference Series, 1434(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1434/1/012021

Kamiludin, U., Darlan, Y., & Kurnio, H. (2016). Sebaran Endapan Kuarsa Di Perairan Delta Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat. Jurnal Geologi Kelautan, 6(3), 135–145. https://doi.org/10.32693/jgk.6.3.2008.157

Kausarian, H., Umar, M., & Wiyono, S. (2013). Silica Sand Potency of Bukit Pelintung as Base Material of Solar Cell. Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace: Science and Engineering, 2(Desember), 20–24.

Maldonado, S. (2020). The Importance of New “Sand-To-Silicon†Processes for the Rapid Future Increase of Photovoltaics. ACS Energy Letters, 5(11), 3628–3632. https://doi.org/10.1021/acsenergylett.0c02100

Prasetyo, A. B., Handayani, M., Sulistiyono, E., Firdiyono, F., Febriana, E., Mayangsari, W., Wahyuningsih, S., Pramono, E., Maksum, A., Riastuti, R., & Soedarsono, J. W. (2023). Fabrication of high purity silica precipitates from quartz sand toward photovoltaic application. Journal of Ceramic Processing Research, 24(1), 103–110. https://doi.org/10.36410/jcpr.2023.24.1.103

Prayogo, T., & Budiman, B. (2012). Survei Potensi Pasir Kuarsa Di Daerah Ketapang Propinsi Kalimantan Barat. Jurnal Sains Dan Teknologi Indonesia, 11(2), 126–132. https://doi.org/10.29122/jsti.v11i2.825

Sulistiyani, Priyambodo, E., & Yogantori, L. (2015). Gunung Merapi Sebagai Bahan Baku Fotovoltaik Silica Purification Form Merapi Volcano Sand As Photovoltaic. 4(2), 122–127.

Syafrizal, Hidayat, A. Y., Hadiana, W. mayzzani, Rifaldi, M. D., & Rasma, P. (2022). Karakterisasi Pasir Kuarsa di Daerah Bangka Sebagai Bahan Baku Panel Surya. Prosiding TPT XXXI PERHAPI, 21–32.

Xakalashe, B. S., & Tangstad, M. (2011). Silicon processing: from quartz to crystalline silicon solar cells. Southern African Pyromethallurgy International Conference, April, 1–18.

Downloads

Published

2024-01-15