Potensi Bahaya dan Resiko Peledakan Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Karyawan PT Trimitra Batu Berkah Desa Sempalai Kabupaten Sambas

Authors

  • Puteri Asha Nabila Universitas Tanjungpura
  • Wahdaniah Mukhtar Universitas Tanjungpura
  • Ricka Aprillia Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i2.74506

Keywords:

safety, health, work, blasting

Abstract

They were blasting at PT. Trimitra Batu Berkah has potential hazards and risks of work accidents due to workers who neglect to use Personal Protective Equipment (PPE), the environment, and unsafe actions. The company has not considered some things such as the completeness of PPE, the provision of drinking water, and the rest period of blasting workers, so an occupational safety and health (K3) management study is needed. The purpose of this study is to identify potential hazards and risks of explosions and recommend control of blasting risks to occupational health safety in employees of PT. Trimitra Blessing Stone Desa Sempalai Kabupaten Sambas. Solving this research problem uses the Job Hazard Analysis method, collecting blasting activity data, identifying potential hazards and risks, analyzing the assessment and risk level of blasting activity, and recommending risk control. The results of the study identified 37 potential hazards and 51 risks in blasting activities, a substantial level of 67% with 34 risks, a priority 3 risk level of 23% with 12 risks, a very high-risk level of 4% with 2 risks, an acceptable risk level of 4% with 2 risks and a priority 1 risk level of 2% with 1 risk. Risk control recommendations were identified as elimination by 5% with 3 controls, substitution by 3% with 2 controls, Engineering by 16% with 10 controls, administration by 28% with 17 controls, and personal protective equipment by 48% with 29 controls.

Author Biographies

Puteri Asha Nabila, Universitas Tanjungpura

Program Studi Teknik Pertambangan

Wahdaniah Mukhtar, Universitas Tanjungpura

Program Studi Teknik Pertambangan

Ricka Aprillia, Universitas Tanjungpura

Program Studi Teknik Pertambangan

References

Afandi, M., S. K. Anggraeni, dan A. S. Mariawati. (2015). Manajemen Risiko K3 Menggunakan Pendekatan HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) Guna Mengidentifikasi Potensi Hazard. Jurnal Teknik Industri, 3(2).

Anisya, Permatasari. (2022). Kajian Manajemen Risiko Keselamatan dan kesehatan Kerja (K3) pada Aktivitas Peledakan (Blasting) PT. Borneo Bintang Pasifik Job Site CV. Mentari Mandiri Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat. Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Asih, T. N., N. A. Mahbubah, dan M. Z. Fathoni. (2021). Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proses Fabrikasi dengan Menggunakan Metode HIRARC (Studi Kasus: PT. Ravana Jaya). JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri), 1(2), 272–303.

Azady, A. Asyhar Wahyu, Widowati, E., & Rahayu, S. R. (2018). Penggunaan Job Hazard Analysis dalam Identifikasi Risiko Keselamatan Kerja pada Pengrajin Logam. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 2(4), 510–519.

Budiharjo, H. P., dkk. (2017). Keselamatan Kerja, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan pada PT. Air Manado. Jurnal EMBA, Volume 5, nomor 3, hal. 4145—4154.

Herwandi, Gusti. (2020). Identifikasi Potensi Bahaya K3 Dan Pengendalian Risiko Terhadap Pekerjaan Pada Kegiatan Pembongkaran (Pengeboran dan Peledakan) Di PT. Sulenco Wibawa Perkasa Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Ihsan, T., T. Edwin, dan R. O. Irawan. (2017). Analisis Risiko K3 dengan Metode HIRARC pada Area Produksi PT Cahaya Murni Andalas Permai. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(2), 179–185.

Ilmansyah, Y., Mahbubah, N. A., Widyaningrum, D., Studi, P., Industri, T., Gresik, U. M., & Bahaya, P. (2020). Penerapan Job Safety Analysis Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja dan Perbaikan Keselamatan Kerja di PT Shell Indonesia. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3), 8(1).

Mangkunegara, Anwar Prabu., (2016), Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Bandung: Remaja Rosda Karya

Putri, M, (2018). Optimasi Geometri Peledakan Untuk Mencapai Target Fragmentasi Dan Diggability Dalam Pemenuhan Target Produktivitas Ore Di Pit Durian Barat Dan Pit South Osela Site Bakan Pt J Resources Bolaang Mongondow Sulawesi Utara, Teknik Pertambangan, UNP, Padang.

Redjeki, S., (2016). Modul Bahan Ajar Cetak Farmasi:†Kesehatan dan Keselamatan Kerjaâ€. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pusdik SDM Kesehatan. Badan Pengembangan dan PemberdayaanSumber Daya Manusia Kesehatan. Jakarta Selatan.

Wijaya, A., T. W. S. Panjaitan, dan H. C. Palit. (2015). Evaluasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan Metode HIRARC pada PT. Charoen Pokphand Indonesia. Jurnal Titra, 3(1), 29–34.

Peraturan

ISO 45001:2018 (2018). Occupational health and safety management system Requirement with guidance for use. Geneva: International Organization for Standardization.

The Australian Standard/New Zealand Standard (AS/NZS 4360:2004). Risk Management

Kepdirjen 185.K/37.04/DJB Tahun 2019. “Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan Sistem

Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubaraâ€. Jakarta

Downloads

Published

2024-08-28

Issue

Section

Articles