Potensi Limbah Kulit Nanas (Ananas comsus) dan Kemangi (Ocimum basilicum) sebagai Bahan Dasar Hand sanitizer

Authors

  • Briliani Azmi Santoso Universitas Tanjungpura
  • Dela Tri Agustin Universitas Tanjungpura
  • Januar Reyhan Idzihaar Universitas Tanjungpura
  • Dian Rahayu Jati Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i2.74995

Keywords:

daun kemangi, limbah kulit nanas, hand sanitizer

Abstract

Kulit nanas dan daun kemangi memiliki potensi untuk dijadikan hand sanitizer di Era Pandemi covid-19 saat ini mengandung senyawa flavonoid yang bersifat desinfektan yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Bentuk sediaan yang dibuat adalah hand sanitizer spray. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tahapan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar ekstrak limbah kulit nanas dan daun kemangi serta mengetahui hasil uji pH, uji iritasi kulit, uji bakteri, dan uji homogenitas. Pada produk hand sanitizer ekstrak limbah kulit nanas dan daun kemangi diperoleh dengan metode penyaringan biasa dan penambahan etanol 96% untuk menetralisasikan pH hand sanitizer agar aman untuk kulit serta penambahan ocean fresh fragfrance untuk mengurangi bau dari ekstrak kulit nanas. Hand sanitizer ini diformulasikan dengan konsentrasi limbah kulit nanas : daun kemangi : etanol (1:1:3, 1:2:5, 1:3:6). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sampel pH berada pada range 4,5-4,76 yang masih aman untuk kulit sesuai SNI. Campuran tersebut setiap sampel yaitu homogen dan tidak menyebabkan iritasi kulit. Efektivitas yang paling baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu konsentrasi 1:3:6 dengan 86,4%. Ekstrak limbah kulit nanas dan daun kemangi dapat dijadikan produk yang ramah lingkungan serta ekonomis.

Author Biographies

Briliani Azmi Santoso, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Dela Tri Agustin, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Januar Reyhan Idzihaar, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Dian Rahayu Jati, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

References

Anggreini, C. K., & Asngad, A. (2018). Hand Sanitizer dalam Bentuk Gel dari Daun Serai dengan Penambahan Alkohol dan Triklo. Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek Iii, 126–130.

Brdjanin, S., Bogdanovic, N., Kolundzic, M., Milenkovic, M., Golic, N., Kojic, M., & Kundakovic, T. (2015). Antimicrobial activity of oregano (Origanum vulgare L.): And basil (Ocimum basilicum L.): Extracts. Advanced Technologies, 4(2), 5–10. https://doi.org/10.5937/savteh1502005b

Diana, A. R. (2014). Pengaruh Desiminasi Dokter Kecil Tentang Penggunaan Hand Sanitizer Gel dan Spray Terhadap Penurunan Angka Kuman Tangan Siswa SDN Demakijo Gamping Sleman. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Larasati, A. L., Gozali, D., & Haribowo, C. (2020). Penggunaan Desinfektan dan Antiseptik Pada Pencegahan Penularan Covid-19 di Masyarakat. Majalah Farmasetika, 5(3), 137–145. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v5i3.27066

Larasati, D. A., & Apriliana, E. (2016). Efek Potensial Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai Pemanfaatan Hand Sanitizer. Jurnal Majority, 5(5), 124–129.

Maulana, M. R., Ariningrum, N. D., Nurjanah, B. A. D., & Harismah, K. (2020). Uji Stabilitas Fisik Hand Sanitizer Antiseptik Berbasis Daun Stevia Dan Kulit Nanas ( Ananas comosus ( L .) Merr .). Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek (SNPBS) Ke-V 2020, 391–397.

Putri, M. A., Saputra, M. E., Amanah, I. N., & Fabiani, V. A. (2019). Uji Sifat Fisik Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak Daun Pucuk Idat (Cratoxylum glaucum). Prosiding Seminar Nasional Penelitian & Pengabdian Pada Masyarakat, 3, 39–41.

Rini, A. R. S., Supartono, & Wijayati, N. (2017). Hand Sanitizer Ekstrak Kulit Nanas sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Indonesian Journal of Chemical Science, 6(1), 61–66.

Suerni, E., Alwi, M., & M.M, G. (2013). Uji Daya Hambat Ekstrak Buah Nanas Ananas comosus L . Merr.), Salak (Salacca edulis Reinw.) dan Mangga Kweni (Mangifera odorata Griff.) terhadap Daya Hambat Staphylococcus aureus. Jurnal Biocelebes, 7(1), 35–47.

Wijaya, J. I. (2013). Formulasi sediaan gel. 2(1), 1–14.

Downloads

Published

2024-08-28

Issue

Section

Articles