Efektivitas Sabut Kelapa dan Ampas Tebu Sebagai Bahan Pot Organik

Authors

  • Wira Anggara Universitas Tanjungpura
  • Julia Julia Universitas Tanjungpura
  • Meity Anggraini Universitas Tanjungpura
  • Dian Rahayu Jati Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i2.76347

Keywords:

ampas tebu, pot organik, sabut kelapa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kekuatan pot organik dengan inovasi bahan pot organik terbuat dari campuran ampas tebu dan sabut kelapa. Penelitian menggunakan kanji sebagai perekat. Penelitian mengkaji potensi pengurangan limbah ampas tebu dan sabut kelapa. Penelitian ini menggunakan pot plastik berdiameter 12 cm dan 9 cm berlapis kantong plastik. Penelitian dilakukan dengan variasi komposisi bahan yaitu sabut kelapa, ampas tebu dan campuran keduanya. Penelitian terhadap rendaman dalam air dilakukan untuk menguji ketahanan pot organik. Hasil uji ketahanan yang diperoleh dari ketiga variasi pot organik yaitu pot dengan bahan campuran ampas tebu dan sabut kelapa memiliki ketahanan paling baik.

Author Biographies

Wira Anggara, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Julia Julia, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Meity Anggraini, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Dian Rahayu Jati, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

References

Jr, JK. C.S., & Yu, B.AL. (2017). Coconut Coir Based Sound Absorber Board For Noise Pollution Control. APEC Youth Sci. J. 9, 13–20.

Lavarack, B.P., Griffin, GJ., & Rodman, D. (2002). The acid hydrolysis of Sugarcane Bagasse Hemicellulose to Produce Xylose, Arabinose,

Glucose and Other Products. In Biomass & Bioenergy (pp. 367–380).

Nisa, K., Sari, N. M., & Violet. (2021). Pot Tanam Organik Sekam Padi dalam Rangka Mendukung Gerakan Revolusi Hijau di Kalimantan Selatan. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(5), 448–454.

Nursyamsi, Tikupadang, H. (2015). Biopot Sebagai Pot Media Semai Pengganti Polybag yang Ramah Lingkungan. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 12(2), 121–129.

Pudjiono, E., & Djojowasito, G. (2013). Pembuatan Dan Pengujian Kantong Tanam Organik Dari Bahan Eceng Gondok (Eichoirnia Crassipes ( Mart.) Solms). Agroteknologi, 1–8.

Rohmah, B. (2015). Penggunaan Pot Organik untuk Pembibitan Semai Mindi (Media azedarach L) Rumah Kaca. Institut Pertanian Bogor.

Samidi, & Prabandono. (2014). Coco Preneurship. Yogyakarta: Lily Publisher.

Sari, D. P., & Solikatun, S. (2020). Upaya Penanggulangan Erosi dan Tanah Longsor menggunakan Limbah Serabut Kelapa di Dusun Klui, Desa Malaka. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(1), 411–416.

Schettini, E., Santagata, G., Malinconico, M., Immirzi, B., Mugnozza, S. G., & Vox, G. (2013). Recycled Wastes of Tomato and Hemp Fibres for Biodegradble Pots: Physico-Chemical Characterization and Field Performance. Resources, Conservation and Recycling, 9–19.

Zai, E. O., & Simanjuntak, J. O. (2019). Pengaruh Penambahan Abu Serabut Kelapa Terhadap Kuat Tekan Beton. Construct: Jurnal Teknik Sipil, 3(2), 1–14.

Downloads

Published

2024-08-28

Issue

Section

Articles