Desalinasi Air Payau Menggunakan Metode Reeverse Osmosis (RO) Dengan Variasi Tekanan Pompa
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i2.76501Keywords:
Air payau, Desalinasi, Reverse Osmosis, Total Dissolved Solid (TDS), Besi (Fe), Mangan, E.Coli.Abstract
Air payau yang melimpah di sekitar masyarakat pesisir seringkali sulit dimanfaatkan secara langsung karena mengandung tingkat mineral garam yang tinggi. Untuk menjadikannya layak konsumsi, diperlukan proses desalinasi, di mana salah satu metodenya adalah reverse osmosis (RO). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi proses dan tingkat efektivitas metode reverse osmosis dengan variasi tekanan pompa. Pengujian sampel melibatkan analisis parameter salinitas, TDS, pH, E.Coli, Fe, dan Mangan. Hasil pengolahan diolah untuk mengetahui presentase perubahan sebelum dan setelah pengujian untuk mengetahui efektivitasnya. Data yang dihasilkan kemudian dibandingkan untuk menentukan metode pengolahan yang paling efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses desalinasi menggunakan metode reverse osmosis terdiri dari tiga tahap, yaitu pre-treatment, treatment, dan pasca-treatment. Pengolahan dengan menggunakan metode reverse osmosis pada variasi tekanan single pump dengan menggunakan membran tipe BW (brackish water) menunjukkan efektivitas penurunan parameter salinitas sebesar 63,70% dan parameter TDS sebesar 60,43%. Sementara itu, pada membran tipe SW (sea water), efektivitas penurunan parameter salinitas mencapai 97,69%, dan parameter TDS sebesar 97,67%. Selanjutnya, pengolahan reverse osmosis pada variasi tekanan double pump dengan menggunakan membran tipe BW (brackish water) memiliki nilai efektivitas penurunan parameter salinitas sebesar 20,83%, dan parameter TDS sebesar 18,41%. Pada membran tipe SW (sea water), efektivitas penurunan parameter salinitas mencapai 96,73%, dan parameter TDS sebesar 96,59%.
References
M. Meddy, “Jurnal Teknik Sipil DESALINATION OF BRACKISH WATER USING REVERSE OSMOSIS ( RO ) METHOD , CASE STUDY IN SUNGAI ITIK VILLAGE,†vol. 23, pp. 1–6, 2023.
L. Kalsum et al., “Pengolahan Air Payau Menjadi Air Bersih Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Brackish Water Treatment To Clean Water Using Electrocoagulation Method,†J. Kinet., vol. 12, no. 01, pp. 1–8, 2021, [Online]. Available: https://jurnal.polsri.ac.id/index.php/kimia/index
P. Studi, T. Kimia, F. Teknik, and U. Bosowa, “KONSENTRASI AIR PAYAU TERHADAP REJEKSI,†2018.
I. Al Aswant, “Apolasi untuk Pemetaan pH Air Pada Sumur Bor di Kabupaten Aceh Besar Berbasis SIGnalisis Perbandingan Metode Inter,†UPT Perpust. Univ. Syiah Kuala, pp. 1–76, 2016.
W. D. Rendrahadi, “Analisa Kualitas Air tanah Berdasarkan Kandungan Bakteri Escherichia Coli (E.Coli) pada Musim Kemarau di Kawasan Gumuk Pasir,bantul, Yogyakarta,†Skripsi, pp. 1–69, 2021, [Online]. Available: https://dspace.uii.ac.id/
Ika ika, Tahril Tahril, and Irwan Said, “ANALISIS LOGAM TIMBAL (Pb) DAN BESI (Fe) DALAM AIR LAUT DI WILAYAH PESISIR PELABUHAN FERRY TAIPA KECAMATAN PALU UTARA,†J. Akad. Kim., vol. 1, no. 4, pp. 181–186, 2012.
N. I. Said, “Metoda Penghilangan Zat Besi Dan Mangan Di Dalam Penyediaan Air Minum Domestik,†J. Air Indones., vol. 1, no. 3, pp. 239–250, 2018, doi: 10.29122/jai.v1i3.2352.
W. Widayat, “Pengolahan Air Payau Menggunakan Teknologi Membran Sistem Osmosa Balik Sebagai Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Air Minum Masyarakat Kepulauan Seribu,†J. Air Indones., vol. 1, no. 3, pp. 264–271, 2018, doi: 10.29122/jai.v1i3.2354.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.