Penurunan Logam Krom Air Limbah Industri Pertambangan Nikel dengan Variasi Waktu Tinggal Fitoremediasi (Studi kasus: di Pertambangan Nikel Sulawesi Selatan)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i2.77369

Keywords:

Waktu Tinggal, Fitoremediasi, Krom Heksavalen, Eceng Gondok

Abstract

Hasil pemantauan air limbah keluaran Process Plant 2 Pond masih melebihi baku mutu parameter krom total dan krom heksavalen. Baku mutu yang digunakan yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2006. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan air limbah Process Plant 2 Pond, Pond, dan menganalisis pengaruh fitoremediasi berdasarkan variasi waktu tinggal fitoremediasi terhadap penurunan krom air limbah Process Plant 2 Pond. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode sampling yang digunakan berupa grab sampling. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan regresi. Percobaan dilakukan dengan skala laboratorium menggunakan 4 bak yang difungsikan sebagai reaktor buatan. Bak tersebut terdiri dari 1 bak kontrol tanpa perlakuan, dan 3 bak dengan masing-masing bak berisi 3 eceng gondok. Variasi waktu yang digunakan yaitu 5; 10; dan 15 hari. Parameter yang digunakan yaitu krom total dan krom heksavalen. Tumbuhan yang digunakan yaitu eceng gondok (Eichornia crassipes Solms). Hasil uji Process Plant 2 Pond untuk parameter krom total sebesar 1,355 ppm dan krom heksavalen sebesar 0,528 ppm.  Variasi waktu tinggal terbaik di hari ke-10 dengan tingkat efektivitasnya hingga 91,477% untuk penurunan krom heksavalen dan 94,022% untuk penurunan krom total. Kadar krom total di hari ke-10 sebesar 0,081 ppm dan 0,045 ppm untuk krom heksavalen

Author Biographies

M Afif Fadhili, UPN Veteran Yogyakarta

Department of Environmental Engineering, Faculty of Mineral Technology

Titi Tiara Anasstasia, UPN Veteran Yogyakarta

Department of Environmental Engineering, Faculty of Mineral Technology

References

Azizah, S. A. N., Asrifah, R. D., & Wicaksono, A. P. (2023). Efektifitas Penyisihan Seng (Zn) Limbah Tailing Menggunakan Metode Fitoremediasi di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI, 4(1), 57–65. https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8835

Baker, H. M., Rahoomi, T. D., & Abdel-Halim, H. (2022). Spectrophotometric Method for Determination of Chromium Ion in Aqueous Solution Using Ninhydrin. American Journal of Analytical Chemistry, 13(10), 382–398. https://doi.org/10.4236/ajac.2022.1310026

Handayani, R. I., Dewi, N. K., & Priyono, B. (2014). Akumulasi kromium (Cr) pada daging ikan nila merah (Oreochromis ssp.) dalam karamba jaring apung di Sungai Winongo Yogyakarta. Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences, 37(2), 123–129.

Indrawati, T., Ningsih, N. I. D., & Sumarwanto, P. (2023). Penyisihan Krom Dalam Limbah Cair Laboratorium Dengan Metode Adsorpsi dan Fitoremediasi. Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan, 5(2), 83–90. https://doi.org/10.14710/jplp.5.2.83-90

Juhriah, & Alam, M. (2016). Fitoremediasi logam berat merkuri (hg) pada tanah tanaman Celosia plumosa (voss) burv. Jurnal Biologi Makasar (Bioma), 1(1), 1–8.

Kasmiyati, S., Prameswati, M., & Sucahyo. (2022). Pengaruh Mangan ( Mn ) Terhadap Oksidasi Kromium Trivalen Dan Pertumbuhan Tagetes Erecta. Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati, 21(3), 313–325.

Kurniawati, S., Nurjazuli, & Raharjo, M. (2017). Risiko Kesehatan Lingkungan Pencemaran Logam Berat Kromium Heksavalen (Cr VI) pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Aliran Sungai Garang Kota Semarang. Higiene, 3(3), 150–160.

Lintjewas, L., Setiawan, I., & Kausar, A. Al. (2019). Profil Endapan Nikel Laterit di Daerah Palangga, Provinsi Sulawesi Tenggara. RISET Geologi Dan Pertambangan, 29(1), 91. https://doi.org/10.14203/risetgeotam2019.v29.970

Natalina, N., & Firdaus, H. (2018). Penurunan Kadar Kromium Heksavalen (Cr6+) Dalam Limbah Batik Menggunakan Limbah Udang (Kitosan). Teknik, 38(2), 99. https://doi.org/10.14710/teknik.v38i2.13403

Nugroho, A. A., Wahyuningsih, N. E., & Ginandjar, P. (2019). Pengaruh Lama Kontak Dan Kerapatan Tanaman Eceng Gondok Dalam Mereduksi Kadmium Pada Air Larutan Pupuk Buatan. JURNAL

KESEHATAN MASYARAKAT (e-Journal), 7(1), 374–380.

Oktavia, Z., Budiyono, & Dewanti, N. A. Y. (2016). Pengaruh Variasi Lama Kontak Fitoremediasi Tanaman Kiambang (Salvinia Molesta) Terhadap Kadar Kadmium (Cd) Pada Limbah Cair Home Industry Batik “X†Magelang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4, 1–23.

Ramadhan, A. F., Sutrisno, E., & Sumiyati, S. (2017). Efisiensi penyisihan bod dan phospat pada air limbah pencucian pakaian (laundry) dengan menggunakan fitoremediasi tanaman kayu apu (Pistia Stratiotes L). Jurnal Teknik Lingkungan, 6(3), 1–11.

Ramadhani, J., Asrifah, R. R. D., & Widiarti, I. W. (2020). Pengolahan Air Lindi Menggunakan Metode Constructed Wetland di TPA Sampah Tanjungrejo, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian, 1(2), 1–8. Retrieved from http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/kebumian/article/view/3280

Setiyono, A., & Gustaman, R. A. (2017). Pengendalian Kromium (Cr) yang Terdapat di Limbah Batik dengan Metode Fitoremediasi. Unnes Journal of Public Health, 6(3), 155–160.

Suyono. (2015). Analisis Regresi untuk Penelitian (1st ed.). Yogyakarta: Deepublish.

Downloads

Published

2024-08-28

Issue

Section

Articles