Kombinasi Aerasi Venturi-Filtrasi dalam Pengolahan Air Sumur Bor Menjadi Air Bersih

Authors

  • Chofifah Suci Nuriyanti Universitas Tanjungpura
  • Indah Permata Sari Universitas Tanjungpura
  • Amalina Aprianti Universitas Tanjungpura
  • Rizki Purnaini Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i2.77529

Keywords:

Air Tanah, Besi (Fe), Pasir Silika, Zeolit

Abstract

Ketersediaan air bersih sangat penting guna memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Namun, terdapat beberapa daerah yang belum mendapatkan akses air bersih, sehingga masyarakat umumnya akan menggunakan air sumur bor. Kualitas air sumur bor bergantung pada kondisi lingkungan dan sistem akifer tanah air yang masih belum memenuhi syarat air bersih menurut Permenkes Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2017. Air sumur bor ini memiliki kandungan besi (Fe) yang tinggi sehingga air berbau, berwarna keruh, dan pada wadah akan menimbulkan bercak kuning kecoklatan setelah beberapa saat kontak dengan udara. Oleh karena itu dibuatlah alat pengolahan air secara aplikatif dengan sistem kombinasi aerasi venturi dan filtrasi dengan media saringan pasir silika dan zeolit. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kemampuan alat dalam memperbaiki kualitas air sumur bor dari segi parameter besi (Fe) menjadi air bersih agar memenuhi syarat yang diperbolehkan. Hasil penelitian didapatkan bahwa kadar besi sebelum pengolahan 0,64 mgL-1 dan sesudah pengolahan 0,13 mgL-1 sehingga presentase penurunan kadar besi (Fe) sebesar 79,69 %.

Author Biographies

Chofifah Suci Nuriyanti, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Indah Permata Sari, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Amalina Aprianti, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Rizki Purnaini, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

References

Batara, Zaman dan Oktiawan. 2017. Pengaruh Debit Udara Dan Waktu Aerasi Tehadap Efisiensi Penurunan Besi Dan Mangan Menggunakan Diffuser Aerator Pada Air Tanah. Jurnal Teknik Lingkungan. Vol. 6(1).

Fatimah. 2019. Pengaruh Tinggi Media Pasir Silika Terhadap Penyisihan Kekeruhan Pada Unit Filtrasi Pengolahan Air Minum. Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti. Jakarta. Indonesia.

Febrina, Laila dan Astrid Ayuna. 2014. Studi Penurunan Kadar Besi (Fe) dan Mangan (Mn) dalam Air Tanah Menggunakan Saringan Keramik. Jurusan Teknologi. Vol 7(1).

Febriani, Yeza. 2019. Teknologi Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Bersih Dalam Upaya Pengurangan Kadar Logam di Daerah Pedesaan. Journal Applied Physics of Cokroaminoto Palopo.

Madina, F. E., Rina, E., & Inyoman, C. 2017. Analisis Kapasitas Adsorpsi Silika dari Pasir Pantai Panjang Bengkulu Terhadap Pewarna Rhodamin B. Alotrop. Vol 1 (2), 98-101.

Mugiyantoro, Alwin. 2017. Penggunaan Bahan Alam Zeolit, Pasir Silika, Dan Arang Aktif Dengan Kombinasi Teknik Shower Dalam Filterisasi Fe, Mn, Dan Mg Pada Air Tanah Di Upn “Veteran†Yogyakarta. Jurnal Proceeding, Seminar Nasional Kebumian Ke-10. Hal: 1127 – 1137.

Novia. 2019. Alat Pengolahan Air Baku Sederhana dengan Sistem Filtrasi. Widyakala. Vol 6. ISSN 2337-7313.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua, dan Pemandian Umum.

Quddus, R. 2014. Teknik Pengolahan Air Bersih dengan Sistem Saringan Pasir Lambat (Downflow) yang Bersumber dari Sungai Musi. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan. Vol 2(4):669-675.

Pratama, Prasdiatma. 2017. Model Alat Pengolahan Fe Dan Mn Menggunakan Sistem Venturi Aerator Dengan Variabel Diameter Pipa Venturi Dan Kemiringan Irisan Pipa Venturi. Jurnal Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya. Hal: 1-20.

Sulastri, S., dan Nurhayati, I. 2014. Pengaruh Media Filtrasi Terhadap Kekeruhan, Warna dan TDS pada Air Telaga di Desa Balong Panggang. Jurnal Teknik. Vol 12(01).

Downloads

Published

2024-08-28

Issue

Section

Articles